Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

Pasar Tiban, Kiat Anne Avantie Mendorong Fashion UKM

image-gnews
Desainer Anne Avantie menggelar Pasar Tiban untuk mempromosikan karyanya di Palembang. TEMPO/Parliza Hendrawan
Desainer Anne Avantie menggelar Pasar Tiban untuk mempromosikan karyanya di Palembang. TEMPO/Parliza Hendrawan
Iklan

TEMPO.CO, Palembang - Pasar Tiban yang digagas desainer Anne Avantie dibuka mulai 22 November hingga 1 Desember. Di pasar yang digelar di Palembang Icon Mall itu, ia membawa seluruh hasil karyanya. Selain itu, Pasar Tiban dijadikan Anne untuk memberi motivasi para wanita pelaku usaha kecil dan menengah (UKM). 

TEMPO berkesempatan ikut berburu baju batik di arena Pasar Tiban. Terlihat pengunjung dengan leluasa memilah-milih busana yang ia inginkan. Dari gerbang masuk pasar, mulai ada suguhan baju batik pria dan wanita dengan corak dan motif tradisional hingga kekinian.

Modelnya pun sangat kaya: lengan pendek dan lengan panjang, baik itu dalaman maupun luaran. Bagi anda yang sedang memburu baju kebaya, berkunjung ke Pasar Tiban adalah hal yang tepat. Karena pakaian “Kartini” masa kini ini begitu mudah dijumpai di hampir setiap sudut pasar.

Anne Avantie mengatakan Palembang merupakan kota ke 30 yang ia datangi dalam perhelatan bertajuk “Pasar Tiban Karya Anak Negeri “Anne Avantie”. Sebelumnya, dia sudah menggelar hajatan serupa di beberapa kota di Pulau Jawa dan setelah dari Palembang, timnya akan terbang ke kota Bali untuk menyambangi para kolektor dan penyuka hasil rancangan dan karyanya.

Pasar Tiban mempromosikan karya Anne Avantie, juga kain tenun songket khas Palembang. TEMPO/Parliza Hendrawan

Palembang ia nilai sebagai kota yang istimewa, karena warga di kota pempek ini memiliki selera tinggi dalam hal pemilihan warna, corak, model dalam berbusana. Pada kedatangannya untuk pertama kali di kota Palembang, membuatnya tertarik mengulangi event serupa pada tahun berikutnya. “Semua yang dibawa ke sini, merupakan koleksi saya,” katanya, Sabtu, 23 November 2019.

“Saya sempat pesimis dan menilai bahwa cara berpakaian orang Palembang tidak seperti orang-orang di Surabaya, Medan, Bandung. Namun, melihat sambutan dan apresiasi masyarakat yang hadir di pembukaan acaranya membuat ia berganti perspektif,” ujar Anne.

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

Desainer yang dikenal lewat karya beragam kebaya ini pun berharap, tahun depan perhelatan Pasar Tiban ini dapat kembali hadir di Palembang dan berkolaborasi dengan desainer mode Palembang.

Sementara itu pada saat pembukaan Jumat lalu, sejumlah istri pejabat di Sumsel sempat menjadi model dadakan karya Anne Avantie. Terlihat istri Gubernur Sumsel, Istri Pangdam II Sriwijaya, Istri Kepala Kejati serta beberapa istri Bupati dan Walikota ikut serta menjadi peragawati.

Pasar Tiban digagas Anne Avantie untuk mempromosikan karyanya, termasuk wastra dan kebaya. TEMPO/Parliza Hendrawan

Febrita Lustia, istri Gubernur Sumsel Herman Deru ini berhasil memukau penonton yang memadati atrium Mall. Tak lupa beberapa kali ia mengembangkan senyum khasnya. Sebagaimana model pakaian branded, Febrita juga sempat mengibaskan selendang yang ia kenakan.

Menurut Febrita Lustia Pasar Tiban yang akan berlangsung hingga akhir bulan ini, dapat memberikan warna dan motivasi bagi UKM-UKM yang berada di Sumatera Selatan. Ajang ini juga dapat memperkenalkan kembali kerajinan unggulan yang berasal dari Sumatera Selatan, semisal songket, tenun, jumputan, blongsong.

Iklan



Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

 

Video Pilihan


Menengok Upacara Ngaben Perdana di Palembang, Momen Hikmat Mengenang Leluhur

8 hari lalu

Ratusan umat Hindu di Sumatera Selatan mengikuti upacara Ngaben massal perdana di kota Palembang. Ketua Parisada Hindu Dharma Indonesia Sumsel menjelaskan Ngaben diikuti 18 peserta yang berlangsung di Setra Gandawangi, Talang Jambe, Palembang. TEMPO/Parliza Hendrawan
Menengok Upacara Ngaben Perdana di Palembang, Momen Hikmat Mengenang Leluhur

Ratusan umat Hindu dari berbagai daerah di Sumatera Selatan antusias dan hikmat mengikuti rangkaian acara Ngaben di areal pemakaman atau setra Gandawangi, Talang Jambe, Palembang, Selasa, 4 Juni 2024


Listrik di Palembang Sudah Menyala, Warga: Tegangannya Belum Stabil

8 hari lalu

Pekerja melayani pembeli di sebuah minimarket yang menggunakan penerangan tambahan saat pemadaman listrik di Palembang, Sumatera Selatan, Selasa, 6 Juni 2024. Jaringan listrik PLN di lima Provinsi yaitu Sumatera Selatan, Lampung, Bengkulu, Jambi dan Kepulauan Bangka Belitung mengalami pemadaman serentak akibat adanya gangguan transmisi SUTT 275 kV Linggau-Lahat, Sumatera Selatan. ANTARA FOTO/Nova Wahyudi
Listrik di Palembang Sudah Menyala, Warga: Tegangannya Belum Stabil

Listrik mati di Sumatera Selatan, Jambi, dan Bengkulu pada Selasa, 4 Juni 2024 berdampak pada matinya air PDAM dan jaringan seluler.


Polisi Ungkap Mayat Perempuan dalam Koper Sempat Disetubuhi sebelum Dibunuh

42 hari lalu

Tangkapan layar rekaman CCTV saat terduga pelaku berinisial AARN (baju hitam) bersama RM (baju pink) memasuki hotel. ANTARA/HO-Dokumentasi Prbadi
Polisi Ungkap Mayat Perempuan dalam Koper Sempat Disetubuhi sebelum Dibunuh

Polisi mengungkapkan Ahmad Arif Ridwan Nuwloh (29) menyetubuhi RM, sebelum membunuhnya dan mayat perempuan itu ditemukan di dalam koper di Cikarang.


Bandara SMB II Palembang Turun Kelas, PHRI dan Blogger Sumsel Kecewa

43 hari lalu

Bandara Sultan Mahmud Badaruddin II, Palembang, Sumatra Selatan, bukan lagi bandara internasional. Statusnya turun jadi bandara domestik. TEMPO/Parliza Hendrawan
Bandara SMB II Palembang Turun Kelas, PHRI dan Blogger Sumsel Kecewa

Keputusan menurunkan status bandara di Palembang dinilai berdampak negatif terhadap pertumbuhan industri parawisata di Sumsel.


Permohonan Perceraian di Palembang Meningkat Usai Lebaran, Ini Kata Pengadilan Agama

51 hari lalu

Ilustrasi perceraian. Shutterstock
Permohonan Perceraian di Palembang Meningkat Usai Lebaran, Ini Kata Pengadilan Agama

Angka permohonan perceraian di Pengadilan Agama Palembang usai Lebaran meningkat dibandingkan dengan grafik sebelumnya yang menurun saat Ramadan.


Perhatikan Jumlah Tanduk Kambing di Atap Rumah Limas Palembang, Ini Filosofinya yang Penuh Makna

55 hari lalu

Pada bagian atap Rumah Limas terdapat ornamen menyerupai tanduk kambing dengan jumlah beragam. Jumlah tersebut melambangkan manusia dan Islam. TEMPO/Parliza Hendrawan
Perhatikan Jumlah Tanduk Kambing di Atap Rumah Limas Palembang, Ini Filosofinya yang Penuh Makna

Rumah Limas dibangun dengan perencanaan matang dan penuh dengan pesan moral dan filosofi yang dapat diambil hikmahnya. Salah satunya, di bagian atap rumah Limas terdapat ornamen menyerupai tanduk kambing dengan jumlah beragam.


PUPR Targetkan Tol Palembang - Betung Tuntas di 2025, Basuki: Tambah Tim Percepatan

55 hari lalu

Alat berat dikerahkan untuk menyelesaikan pengaspalan  Jalan Tol Trans Sumatera ruas Kayu Agung-Palembang (Kapal) di Jejawi, Ogan Komering Ilir (OKI), Sumatera Selatan, 27 Maret 2024. Untuk memperlancar arus mudik 2024 serta meningkatkan kenyamanan pemudik, PT Waskita Sriwijaya Tol melakukan perbaikan di Jalan Tol Trans Sumatera ruas Kayu Agung-Palembang (Kapal) dengan metode Scrapping Filling Overlay, Leveling, Patching dan ditargerkan selesai pada H-7 Idul Fitri 1445 H. ANTARA FOTO/Nova Wahyudi
PUPR Targetkan Tol Palembang - Betung Tuntas di 2025, Basuki: Tambah Tim Percepatan

Menteri PUPR Basuki Hadimuljono telah melihat langsung progres konstruksi dan pernak-pernik permasalahan di Jalan Tol Kayu Agung-Palembang-Betung.


Dibangun 1830, Rumah Limas Palembang Ini Pernah Dikunjungi Ratu Beatrix dari Belanda

56 hari lalu

Rumah Limas tampak depan. Rumah limas khas Palembang ini dibangun pada 1830. Saat ini rumah Limas menjadi koleksi Museum Balaputra Dewa. TEMPO/Parliza Hendrawan
Dibangun 1830, Rumah Limas Palembang Ini Pernah Dikunjungi Ratu Beatrix dari Belanda

Kedua rumah limas di Palembang ini pernah muncul di uang pecahan Rp10.000, dibangun tahun 1830-an.


Pulang Mudik Lebaran, Ini Destinasi Wisata Dekat Gerbang Tol Palembang dan Pekanbaru

58 hari lalu

Destinasi wisata budaya tempo dulu di Bukit Siguntang, Palembang. Di dalam Bukit Siguntang terdapat diantara nya makam Putri Rambut Selako. TEMPO/Parliza Hendrawan
Pulang Mudik Lebaran, Ini Destinasi Wisata Dekat Gerbang Tol Palembang dan Pekanbaru

Agar tak terlalu capai saat pulang mudik Lebaran bisa menepikan kendaraan untuk menikmati kuliner mengunjungi destinasi wisata


Kasus Pembunuhan Ibu dan Anak di Palembang, Polisi Selidiki Dugaan Ada Motif Lain

58 hari lalu

Polisi usut kasus pembunuhan ibu dan anak di Palembang, Sumatera Selatan, Senin 15 April 2024. ANTARA/HO-Polrestabes Palembang
Kasus Pembunuhan Ibu dan Anak di Palembang, Polisi Selidiki Dugaan Ada Motif Lain

Motif pembunuhan ibu dan anaknya itu diduga perampokan, namun tidak ada barang berharga yang hilang di rumah.