Lewati 4 Spot Wisata, Asyiknya Turis Naik LRT di Palembang

Reporter:
Editor:

Rita Nariswari

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Jembatan Ampera, Palembang, Sumatera Selatan. ANTARA/Widodo S. Jusuf

    Jembatan Ampera, Palembang, Sumatera Selatan. ANTARA/Widodo S. Jusuf

    TEMPO.CO, Jakarta – Mode transportasi light rail transit atau LRT yang sudah diujicobakan di Palembang bakal menjadi ikon kebanggaan pariwisata baru bagi warga Sumatera Selatan. Gubernur Sumatera Selatan Alex Noerdin mengklaim, LRT Palembang merupakan mode transportasi untuk berwisata lantaran merupakan satu-satunya yang melintasi sungai ikonis, yakni Sungai Musi.

    “Naik LRT sama saja kita sudah berwisata di Palembang karena 13 stasiun yang dilewati kereta itu berada di daerah wisata,” kata Alex dalam konferensi pers Hari Belanja Diskon Indonesia (HBDI) di kantor Kementerian Pariwisata, Jalan Medan Merdeka Barat 8, Jakarta Pusat, Senin, 30 Juli 2018. 

    LRT Palembang akan mengangkut penumpangnya dari Bandara Internasional Mahmud Badaruddin II di Sukarami sampai Stadion Jakabaring di Seberang Ulu. Panjang jalur kereta ini tercatat 23,4 kilometer.

    Ada 13 stasiun pemberhentian yang akan dilewati LRT. Empat di antaranya berada di kawasan pusat perbelanjaan dan destinasi wisata. Di antaranya Pasar KM 5, Palembang Square, Pasar Cinde, dan Jembatan Ampera.

    Pasar tradisional Cinde yang melirik arsitek Thomas Kasrten dengan struktur utama memakai kontruksi cendawan seperti pasar djohar semarang. TEMPO/hmad Supardi

    Kereta ringan tersebut telah beroperasi kembali mulai hari ini, 30 Juli 2018, setelah sebelumnya dihentikan dua hari untuk evaluasi. Menurut Alex, masyarakat umum sudah mulai bisa menggunakannya dan merasakan sensasi berkeliling kota menggunakan mode transportasi termutakhir di kota pempek itu. 

    Bujet yang dikeluarkan untuk menumpang LRT diklaim murah. Sekali jalan dari stasiun ke stasiun dipatok Rp 5 ribu. Sedangkan untuk rute paling jauh, yakni dari bandara menuju Stadion Jakabaring, penumpang akan dikenakan tarif Rp 10 ribu.

    LRT ini memiliki fasilitas full penyejuk ruangan (AC) dan akses Internet (Wi-Fi). Setiap hari akan ada tujuh set kereta yang disediakan. “Ada delapan sebenarnya, tapi satu set difungsikan untuk cadangan,” ujar Alex.

    Baca Juga: 

    Di Palembang, Obor Asian Games akan Diarak di Sungai Musi

    Buka 24 Jam, Pasar Durian Palembang Siap Memanjakan Lidah

    Masing-masing set kereta terdiri atas satu lokomotif dan tiga gerbong. Sedangkan masing-masing gerbong mampu menampung 150 penumpang. Jadi, sekali angkut, LRT dapat membawa 450 orang.

    Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Sumatera Selatan Irene Camelin Sinaga mengatakan, khusus untuk Asian Games, guide dan liasson officer (LO) dari masing-masing atlet telah disiapkan untuk menceritakan sejarah lokasi-lokasi yang dilewati LRT. “Termasuk Jembatan Ampera yang lekat dengan histori Sukarno,” ujarnya saat ditemui di tempat yang sama.

    Para LO yang sekaligus berfungsi sebagai guide telah mengikuti pelatihan sebelumnya. Irene memastikan, LO akan siap sedia di bandara dan hotel.

    FRANCISCA CHRISTY ROSANA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Edy Rahmayadi Mundur dari PSSI dengan Catatan Prestasi Buruk

    Edy Rahmayadi menegaskan mundur dari jabatan ketua umum PSSI, pada 20 Januari 2019, tanpa tekanan siapa pun. Dia mangaku gagal mengurus PSSI.