Kereta Wisata Dunia: Fasilitas, Pemandangan, dan Tujuannya Top

Reporter:
Editor:

Ludhy Cahyana

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ruang duduk di kereta wisata yang ditumpangi Presiden Joko Widodo saat berkunjung ke Sukabumi, Jawa Barat, 7 April 2018. Tempo/Vindry Florentin

    Ruang duduk di kereta wisata yang ditumpangi Presiden Joko Widodo saat berkunjung ke Sukabumi, Jawa Barat, 7 April 2018. Tempo/Vindry Florentin

    TEMPO.CO, Jakarta - Perjalanan dengan kereta belum sepi peminat. Untuk meraup penumpang yang lebih menguntungkan, perusahaan-perusahaan kereta api dunia menciptakan kereta wisata. Interior kereta disulap semewah hotel, dengan kamar mewah, dan makanan yang lezat.

    PT Kereta Api Indonesia (KAI) melalui anak perusahaannya mengoperasikan PT KA Pariwisata. Kereta ini memiliki fasilitas lengkap, dari kamar hingga ruang pertemuan yang mewah. Berikut kereta-kereta wisata mewah yang dioperasikan untuk tujuan wisata.

    Kereta wisata pertama yang melakukan perjalanan melalui wilayah Kutub Utara Rusia dan ke Norwegia berangkat dari stasiun Saint Petersburg pada hari Rabu dengan 91 penumpang naik untuk perjalanan uji coba perdana.

    Rusia

    Pada Mei 2019, Rusia melansir kereta wisata yang dinamai Zarengold. Kereta ini menempuh perjalanan dari Saint Petersburg melalui Petrozavodsk, kota bersejarah Kem dan Murmansk. Dengan tujuan akhir ke Kirkenes di Norwegia. Dari kota pelabuhan itu, wisatawan menggunakan kapal menyeberang ke Oslo atau melalui udara ke pulau Spitsbergen.

    Seluruh perjalanan memakan waktu 11 hari dan memungkinkan penumpang untuk menemukan daerah-daerah terpencil. Perjalanan perdana itu, Zarengold membawa 91 wisatawan dari tujuh negara termasuk AS, Jerman, Norwegia, dan Rusia.

    India memiliki setidaknya lim aperushaan kereta wisata dengan layanan hotel bintang lima. Foto: @maharajas_express

    India

    Perusahaan Indian Railways mengoperasikan kereta wisata mewah sejak 2010. Perusahaan kereta India itu, mengoperasikan Palaces On Wheels, Maharaja Express, Fairy Queen, Heritage on Wheels dan The Indian Maharaja.

    Indian Railways menawarkan rute tematik: Heritage of India memiliki rute Mumbai-Ajanta- Udaipur-Jodhpur- Bikaner-Jaipur-Ranthambore- Agra- New Delhi. Treasures of India menawarkan rute New Delhi- Agra-Ranthambore- Jaipur-New Delhi. Sementara rute Gems of India menawarkan perjalanan dari New Delhi-Agra-Ranthambore- Jaipur-New Delhi.

    Selain rute bersejarah, Indian Railways memiliki rute untuk menikmati panorama alam. Rute tersebut disebut Indian Panorama. Rute ini dimulai dari New Delhi-Jaipur-Ranthambore-Fatehpur Sikri-Agra-Gwalior-Orchha-Khajuraho-Varanasi-Lucknow-New Delhi. Sementara The Indian Splendour, dengan perjalanan dimulai dari Delhi-Agra- Ranthambore-Jaipur-Bikaner- Jodhpur-Udaipur-Balasinor-Mumbai.

    Indonesia

    Bertepatan dengan hari ulang tahun ke-74, pada 28 September 2019, PT Kereta Api Indonesia (KAI) melalui anak perusahaannya, Kereta Api Pariwisata meluncurkan layanan Kereta Api Istimewa. Kereta wisata ini hanya terdiri dari dua gerbong berkapasitas 40 penumpang.

    Suasana ruang tidur di gerbong kereta wisata tipe Jawa yang ditumpangi Presiden Jokowi saat berkunjung ke Sukabumi, Jawa Barat, Sabtu, 7 April 2018. Gerbong tipe Jawa dilengkapi dengan sofa yang saling berhadapan. Ruangan duduknya dihiasi ornamen khas Jawa seperti ukiran di jendela. TEMPO/Vindry Florentin

    Untuk rute jarak pendek, Jakarta-Bandung dibandrol Rp19 juta untuk 40 penumpang. Sebelumnya, PT KAI juga melansir kereta wisata dengan tujuan Jakarta-Surabaya. Kereta wisata ini melekat pada kereta Argo Bromo Anggrek.

    Fasilitas Kereta Api Istimewa ini berupa meja panjang untuk kepentingan rapat, yang dilengkapi kursi empuk dengan sentuhan klasik yang elegan. Layar lebar dan proyektor untuk presentasi juga disediakan. Di gerbong lain, disediakan sofa duduk layaknya di ruang tamu. Dilengkapi dengan meja-meja yang lebih kecil untuk menampung grup kecil. Fasilitas yang disediakan seperti ruang rapat, lounge, mini bar, karaoke, mushola, dan toilet.

    Singapura

    Singapura memiliki kereta wisata eksklusif Eastern & Oriental Express. Kereta ini merupakan kereta wisata yang menghubungkan Singapura-Thailand. Untuk menikmatinya, wisatawan dikenakan biaya Rp23 juta.

    Eastern & Oriental Express mengajak para traveler melintasi Singapura sampai Thailand, melewati Kuala Lumpur, mencicipi aneka kuliner Melayu di Penang, juga lanskap alam cantik seperti Cameron Highlands dan Khao Yai National Park. Perjalanan Singapura-Thailand memakan waktu 3 hari 2 malam, dimulai dari Woodlands Train Checkpoint, Singapura, pukul 12.15 waktu setempat.

    Interior mewah kereta Oriental and Eastern Express dengan pemandangan pedesaan dan hutan, membuat petjalanan rute Singapura-Malayasia-Thailand diminati wisatawan. Foto: @gontheroad

    Kereta mewah ini mengangkut 125 penumpang. Ada kelas Presidential, State, dan Superior. Ada dua gerbong restoran, juga satu gerbong khusus untuk bar. Kereta ini juga dilengkapi beragam hiburan serta butik mewah. Dengan harga tersebut, semua akomodasi sudah ditanggung. Makan, tur dengan pemandu, juga tiket masuk ke beragam destinasi wisata.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Lolos ke Piala Eropa 2020, Ronaldo dan Kane Bikin Rekor

    Sejumlah 20 negara sudah memastikan diri mengikuti turnamen empat tahunan Piala Eropa 2020. Ada beberapa catatan menarik.