Wisata Halal Kian Mudah di Taiwan

Reporter:
Editor:

Ludhy Cahyana

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sebanyak 70 persen turis di Taiwan akan mengunjungi pasar malam. Informasi belanja dan kuliner menakjubkan di Taiwan pun dibutuhkan.

    Sebanyak 70 persen turis di Taiwan akan mengunjungi pasar malam. Informasi belanja dan kuliner menakjubkan di Taiwan pun dibutuhkan.

    TEMPO.CO, Jakarta Bukan perkara mudah meraup pasar wisatawan muslim dunia. Selain destinasi yang indah budaya dan pemandanganya, ketersedian kuliner halal menjadi nomor satu. 

    Bagi Taiwan yang sedang menggenjot pertumbuhan dari wisata halal, Indonesia adalah pasar yang legit. Inilah yang mendorong Taiwan gencar berpromosi di Indonesia. Sekretaris Jenderal Asosiasi Pengunjung Taiwan Wu Chao Yen mengatakan saat ini pihak pariwisata sedang mendorong restoran untuk mendapatkan sertifikasi halal.

    "Kami sangat mendukung mendapatkan sertifikasi halal dari Asosiasi Muslim Tionghoa di Taiwan," ujar Yen. Wu Chao Yen menjelaskan bahwa kuliner merupakan potensi wisata yang penting untuk diperkenalkan pada pelancong. Maka di Taiwan pun setiap tahun memiliki agenda kuliner.

    Salah satu pasar malam yang ramai dikunjungi turis ini terletak di Jalan Rensan, tepat di sekitar Kuil Dianj di Keelung, Taiwan. Wisatawan muslim membutuhkan resto halal di lokasi-lokasi seperti ini. (eng.taiwan.net.tw)

    "Setiap tahun akan ada Taiwan Food Festival. Saat ini festival tersebut ada satu bagian untuk makanan halal, itu peminatnya banyak sekali," tuturnya.

    Menurut dia, mengutip data internal pariwisata Taiwan, tahun ini wisatawan Indonesia yang berkunjung masih sekitar 210 ribu orang. "Target kami perlahan-lahan ingin setiap tahun bisa ada 500 ribu pelancong Indonesia ke Taiwan," katanya.

    Adapun ihwal visa para pelancong Indonesia, Wu Chao Yen menganggap tak sulit untuk mengurusnya. "Cari informasi yang lengkap tentang pembuatan visa semua ada di sini (Pusat Informasi Pariwisata Taiwan di Jakarta)," tuturnya.

    Pemilik paspor Indonesia, bila ingin melancong ke Taiwan bebas visa, untuk masa tinggal 14 hari. Cara pendaftaraannya mengisi formulir aplikasi online. Adapun syaratnya mempunyai paspor atau visa Taiwan, Australia, Kanada, Jepang, Korea Selatan, Selandia Baru, Amerika Serikat, Inggris, atau Uni Eropa Schengen dalam 10 tahun terakhir.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tips Menghadapi Bisa Ular dengan Menggunakan SABU

    Untuk mengatasi bisa ular, dokter Tri Maharani memaparkan bahwa bisa ular adalah protein yang hanya bisa ditawar dengan SABU polivalen.