Festival Taman Nasional 2019 Digelar di Bali

Reporter:
Editor:

Rini Kustiani

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pantai Pink yang berada Pulau Komodo.  Lokasinya tidak jauh dari pintu masuk Taman Nasional Komodo, Nusa Tenggara Timur. TEMPO/Rita Nariswari

    Pantai Pink yang berada Pulau Komodo. Lokasinya tidak jauh dari pintu masuk Taman Nasional Komodo, Nusa Tenggara Timur. TEMPO/Rita Nariswari

    TEMPO.CO, Jakarta - Festival Taman Nasional danTaman Wisata Alam ketiga akan digelar pada 19 - 21 Juli 2019 di Peninsula Island, Nusa Dua, Bali.

    Ketua penyelenggara Festival Taman Nasional dan Taman Wisata Alam 2019, Dyan Syaheati mengatakan festival ini merupakan satu rangkaian dari acara Hari Konservasi Alam Nasional yang diadakan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan. "Sebekumnya, festival ini sukses diadakan di Banyuwangi, Jawa Timur dan Prambanan, Yogyakarta," kata Dyan Syaheati dalam keterangan tertulis di Jakarta, Selasa 25 Juli 2019.

    Festival Taman Nasional dan Taman Wisata Alam akan menyuguhkan berbagai objek wisata menarik, namun tetap memegang konsep pemanfaatan taman nasional sebagai pusat konservasi alam. "Tahun ini kami mengangkat tema 'Bijak berwisata alam' sekaligus mensosialisasikan berbagai potensi ekowisata kepada generasi muda," ucap dia.

    Dyan Syaheati menjelaskan, taman nasional dan taman wisata alam tak hanya memiliki keanekaragaman hayati, namun juga tak lepas dari keunikan budaya masyarakat di sekitarnya. "Setiap taman nasional dan taman wisata alam punya potensi budaya lokal, flora, dan fauna, kekayaan alam, juga kreativitas masyarakat, seperti kerajinan tangan dan kuliner khas,” katanya.

    Selama Festival Taman Nasional dan Taman Wisata Alam berlangsung, para pengunjung dapat mengikuti berbagai aktivitas, di antaranya National Park Travel Fair, Farmtrip 2019, Festival Film Pendek Taman Nasional dan Taman Wisata Alam, Talkshow Konservasi dan Tren Wisata Alam, Pameran Taman Nasional dan Taman Wisata Alam, dan Festival Tari Budaya Nusantara.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Eliud Kipchoge Tak Pecahkan Rekor Dunia Marathon di Ineos 1:59

    Walau Eliud Kipchoge menjadi manusia pertama yang menempuh marathon kurang dari dua jam pada 12 Oktober 2019, ia tak pecahkan rekor dunia. Alasannya?