Tips Tak Tersesat di Kebun Raya Bogor

Reporter:
Editor:

Rini Kustiani

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sejumlah warga berfoto di Taman Meksiko, Kebun Raya Bogor, 31 Maret 2016. Taman ini memiliki kekayaan koleksi lebih dari 100 spesies, seperti: agave, yucca, kaktus dan tumbuhan sukulen lain. Lazyra Amadea Hidayat

    Sejumlah warga berfoto di Taman Meksiko, Kebun Raya Bogor, 31 Maret 2016. Taman ini memiliki kekayaan koleksi lebih dari 100 spesies, seperti: agave, yucca, kaktus dan tumbuhan sukulen lain. Lazyra Amadea Hidayat

    TEMPO.CO, Jakarta - Kebun Raya Bogor memiliki area seluas 87 hektare. Di dalamnya terdapat ribuan koleksi tanaman yang dikelola oleh Pusat Konservasi Tumbuhan atau PKT Kebun Raya Bogor.

    Kebun yang berada di jantung Kota Bogor ini tepat menjadi destinasi wisata edukasi dan olahraga. Keanekaragaman hayati dan udara yang sejuk membuat pengunjung betah berlama-lama di sana sembari menjelajah di antara rerimbunan pohon.

    Ketika sedang asyik menjelajah, tak jarang wisatawan Kebun Raya Bogor baru sadar kalau mereka sudah jauh masuk. Faktor kelelahan dan kehilangan petunjuk arah membuat mereka bingung bagaimana cara mencari pintu keluar terdekat.

    Manajer Humas dan Kerja Sama Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) kawasan Bogor selaku pengelola PKT Kebun Raya Bogor, Ayi Doni Darussalam mengatakan saat ini ada aplikasi untuk platform Android bernama Jawara yang bisa menjadi pemandu wisatawan Kebun Raya Bogor. "Aplikasi Jawara ini singkatan dari Jelajah, Belajar, dan Wisata di Kebun Raya," katanya, Senin 24 Juni 2019.

    Aplikasi yang tersedia dalam Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris ini memuat informasi lokasi dan koleksi tanaman di dalam Kebun Raya Bogor. "Pengunjung bisa menuju spot yang diinginkan dengan dipandu aplikasi Jawara," kata Ayi Doni.

    Selain Kebun Raya Bogor, aplikasi Jawara juga dapat memandu pengunjung yang berwisata ke Kebun Raya Cibodas, Kebun Raya Purwodadi di Pasuruan, Jawa Timur, dan Kebun Raya Bali di Bedugul.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Perjalanan Pemakzulan Donald Trump Dari Ukraina Ke Kongres AS

    Dewan Perwakilan Rakyat Amerika Serikat mencetuskan penyelidikan untuk memakzulkan Presiden Donald Trump. Penyelidikan itu bermula dari Ukraina.