Kaya Wisata Bahari, Gorontalo Diminta Promosikan 52 Pulaunya

Reporter:
Editor:

Mitra Tarigan

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pemilik perahu wisata menepi di pantai Botutonuo, Kabupaten Bone Bolango, Gorontalo, 26 Juni 2017. Objek wisata pantai tersebut ramai dikunjungi warga untuk menghabiskan libur Lebaran hari ke dua. ANTARA FOTO

    Pemilik perahu wisata menepi di pantai Botutonuo, Kabupaten Bone Bolango, Gorontalo, 26 Juni 2017. Objek wisata pantai tersebut ramai dikunjungi warga untuk menghabiskan libur Lebaran hari ke dua. ANTARA FOTO

    TEMPO.CO, Jakarta - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Gorontalo Utara, Provinsi Gorontalo, berharap Pemerintah Daerah (Pemda) lebih memperkuat promosi wisata bahari yang sangat diandalkan daerah itu.

    Baca: Kota Surabaya Bangun Wisata Kebun Anggrek di Eks Lokalisasi Dolly

    Ketua DPRD, Nurjanah Yusuf mengungkapkan saran itu terkait dukungannya bagi Pemda untuk memanfaatkan libur lebaran 1440 Hijriah sebagai momen promosi pariwisata mengandalkan objek-objek wisata bahari yang dimiliki.

    Politisi Partai Golkar itu berharap, Pemda khususnya Dinas Pariwisata setempat, berinovasi menggandeng pihak-pihak yang kompeten dalam mempromosikan wisata bahari. Sudah terbukti kata dia, objek wisata bahari yaitu pulau-pulau cantik yang ada di daerah ini, seperti Pulau Saronde, Bugisa, Lampu, Dionumo, Mohinggito dan masih banyak lagi pulau cantik dari 52 pulau yang ada, mampu menarik perhatian wisatawan dan menjadikannya destinasi wisata mengisi libur panjang. "Sedini mungkin, Pemda dapat merancang promosi maupun paket wisata memanfaatkan fasilitas yang dimiliki untuk lebih menarik minat kunjungan pariwisata ke daerah ini," ujarnya di Gorontalo, Selasa 21 Mei 2019.

    Ia berharap, Gorontalo Utara khususnya kekayaan wisata bahari yang dimiliki, mampu menjadi destinasi wisata yang populer dan banyak diminati wisatawan. Apalagi untuk sampai ke daerah ini kata Nurjanah, aksesnya sangat terbuka baik melalui jalur darat, maupun laut dan udara.

    Wisatawan berenang bersama dua ekor Hiu Paus di perairan Botubarani, Kabupaten Bone Bolango, Gorontalo, Ahad, 21 April 2019. Di Gorontalo, hiu paus ini disebut dengan nama lokal munggiyango hulalo. ANTARA

    Seperti, dari bandara Djalaluddin Gorontalo di Isimu Kabupaten Gorontalo, wisatawan memanfaatkan transportasi darat, hanya memerlukan waktu tempuh sekitar 20-25 menit saja. "Jarak tempuh yang sangat dekat ini, membuka peluang yang besar untuk menarik minat kunjungan wisata ke daerah ini," ujarnya.

    Ia berharap, Pemda mampu berinovasi memanfaatkan libur lebaran untuk meningkatkan kunjungan wisata tahun ini.

    Hal yang sama diungkap Wakil Ketua DPRD dari Fraksi PDIP, Djafar Ismail yang mengaku, kegiatan promosi dampaknya sangat besar bagi pengembangan pariwisata di daerah ini.

    Ia pun berharap, Pemda mampu memanfaatkan peluang libur lebaran untuk menarik minat kunjungan ke objek-objek wisata baik yang ada di darat maupun laut.

    Baca: Promosi Sail Nias 2019 Dilakukan Melalui Kesenian Saban Pekan

    Objek wisata bahari yang kita miliki, terbukti cukup diandalkan dan mampu menjadi destinasi wisata pilihan bagi para wisatawan berkunjung ke Gorontalo. "Peluang itu harus bisa dimanfaatkan pada libur lebaran tahun ini," ujar Djafar.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tips Menghadapi Bisa Ular dengan Menggunakan SABU

    Untuk mengatasi bisa ular, dokter Tri Maharani memaparkan bahwa bisa ular adalah protein yang hanya bisa ditawar dengan SABU polivalen.