Keraton Kasepuhan Cirebon Bersolek, Ini Tujuan Liburan di Cirebon

Reporter:
Editor:

Mitra Tarigan

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Bangunan Keraton Kasepuhan yang dibangun oleh Panembahan Pakungwati I tahun 1529 di Cirebon, Jawa Barat, (26/1). Keraton kerajaan Islam ini merupakan perluasan dari Keraton Pakungwati yang dibangun oleh Pangeran Cakrabuana. TEMPO/Prima Mulia

    Bangunan Keraton Kasepuhan yang dibangun oleh Panembahan Pakungwati I tahun 1529 di Cirebon, Jawa Barat, (26/1). Keraton kerajaan Islam ini merupakan perluasan dari Keraton Pakungwati yang dibangun oleh Pangeran Cakrabuana. TEMPO/Prima Mulia

    TEMPO.CO, Jakarta - Keraton Kasepuhan Cirebon, Jawa Barat dibenahi untuk menyambut Lebaran. Kawasan ini merupakan tempat wisata favorit di Cirebon. Pengecatan tembok pun dilakukan untuk memberi nuansa yang lebih memikat. "Semua pemandu bagian kebersihan, keamanan, tiket, dan lainnya disiagakan H-7 sampai H+7 Lebaran," kata Sultan XIV Kasepuhan Cirebon Pangeran Raja Adipati (PRA) Arief Natadiningrat seperti dikutip Antara, Minggu, 12 Mei 2019.

    Baca: Nasi Lengkasi Lengko, Kuliner Sederhana Khas Cirebon Kian Beragam

    Menurut dia pembenahan perlu dilakukan agar elok dipandang untuk menikmati suasana keraton. Persiapan libur lebaran tahun ini kami melakukan pengecatan tembok keraton agar lebih bagus lagi," ujarnya.

    Bila Anda masih ada waktu di Cirebon, coba datang ke Gua Sunyaragi. Gua ini memiliki wahana hiburan yang memiliki daya pikat bagi pengunjung. Wahana hiburan itu adalah balon terbang, ayunan terbang, sepeda terbang, dan panahan.

    Gua Sunyaragi berada di tengah kota di sisi jalan by pass Brigjen Dharsono. Pemandangan bangunan gua yang dengan material batu karang merupakan peninggalan bersejarah pada masa lampau. Pada masa lampau anggota kerajaan menggunakan Gua Sunyaragi untuk beristirahat dan meditasi.

    Area gua ini pada masa lampau memiliki fungsi masing-masing. Adapun di antaranya Mande Beling, dahulu digunakan untuk beristirahat sultan saat mengunjungi Gua Sunyaragi. Bangsal Jinem, adalah tempat sultan memberikan pengarahan atau wejangan kepada para pengikutnya.

    Baca: 2 Hari di Cirebon, Ada 10 Tempat Wisata yang Bisa Dijambangi

    Ada pula Gua Pengawal di Kompleks Gua Sunyaragi, Cirebon, Jawa Barat.
    Gua Pengawal berfungsi sebagai tempat berkumpul para pengiring sultan. Ada juga Gua Pande Kemasan yang digunakan untuk membuat senjata seperti keris, tombak, dan barang logam lain.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tips Menghadapi Bisa Ular dengan Menggunakan SABU

    Untuk mengatasi bisa ular, dokter Tri Maharani memaparkan bahwa bisa ular adalah protein yang hanya bisa ditawar dengan SABU polivalen.