Main ke Korea Selatan? Jangan Lupa Berfoto di 5 Jalanan Keren Ini

Reporter:
Editor:

Mitra Tarigan

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Jalan Haengnidan-gil. Korea Tourism organization/ANTARANEWS

    Jalan Haengnidan-gil. Korea Tourism organization/ANTARANEWS

    TEMPO.CO, Jakarta - Bagi sebagian wisatawan Indonesia, foto-foto keren saat liburan jadi hal wajib yang nantinya akan dipamerkan di media sosial masing-masing. Jika Anda berniat ke Korea Selatan, ada beberapa jalanan yang sedang populer dan jadi tempat menarik untuk diabadikan dalam foto atau video.

    Baca: Wisata ke Korea Pakai Hanbok Seperti Marsha Aruan dan Marion Jola

    Berikut rangkumannya dari Korea Tourism Organization (KTO) Jakarta.

    1. Jalan Mangnidan-gil
    Terletak di Mangwon, Mapo-gu, Seoul, jalan ini dibuka pada 2015. Jalan ini dipenuhi deretan kafe-kafe kecil, restoran, dan toko-toko.

    Salah satu daya tarik utama jalan trendi ini adalah lokasi yang dekat dengan pasar Mangwon. Pasar ini tidak hanya menjual bahan makanan khas dan barang-barang rumah tangga untuk kehidupan sehari-hari, tetapi juga memiliki banyak jajanan pasar patut dicoba.

    Jalan Mangnidan-gil dapat diakses dari stasiun Mangwon (jalur 6, pintu keluar 2). Jika berjalan-jalan ke daerah ini, jangan lupa mencoba makanan jalannya seperti kroket, kimbab cumi goreng dan ayam goreng ala Korea yang terkenal lezat.

    2. Jalan Songnidan-gil
    Di tengah-tengah kantor dan rumah-rumah pribadi yang memenuhi daerah ini, jalan Songnidan-gil terlihat mencolok dengan barisan kafe dan restoran kecilnya. Restoran-restoran populer di sepanjang jalan Songnidan-gil meliputi restoran Mija, Gabaedo, Peach Grey, dan banyak lagi. Jalan ini bisa didatangi sebelum atau setelah mengunjungi Taman Naru Songpa. Mau ke Songnidan-gil? Ambil jalur 9 dan turun di stasiun Songpanaru (pintu keluar 1).

    3. Jalan Haengnidan-gil
    Suwon, yang hanya berjarak satu jam dari ibu kota Seoul, adalah kota bersejarah yang memiliki benteng Hwaseong dan istana Haenggung. Di Suwon, jalan Haengnidan-gil ini jadi alternatif tempat yang patut dikunjungi. Pada pandangan pertama, jalan kecil di sebelah benteng Suwon ini bisa jadi terlihat membosankan, tetapi sebenarnya ada daya tarik di dalamnya.

    Di jalan Haengnidan-gil, ada sekitar 90 toko dengan gaya berbeda dan unik, mulai dari kafe modern dan pub eksotis hingga studio tembikar dan galeri fotografi. Selain dengan berjalan kaki, Anda juga dapat menyusuri jalan dengan naik sepeda atau becak.

    4. Jalan Hwangnidan-gil
    Jalan Hwangnidan-gil di Gyeongju adalah satu lagi bintang yang sedang naik daun di kota yang dipenuhi dengan tempat-tempat bersejarah ini. Sama seperti perjalanan ke kuil Bulguksa yang tidak akan lengkap tanpa mampir ke Seokguram Grotto, perjalanan ke Kompleks Makam Kuno Daereungwon juga harus mencakup kunjungan ke Jalan Hwangnidan-gil.

    Jalan ini menggabungkan pesona tradisional Korea dengan gaya modern kafe-kafe yang menghadap ke desa tradisional hanok, restoran yang menyajikan berbagai hidangan, dan toko-toko yang menjual hanbok bergaya modern. Area ini belakangan terpilih sebagai salah satu dari 100 Objek Wisata yang Harus Dikunjungi versi KTO pada tahun 2019-2020.

    Jika memungkinkan, berkunjunglah pada Sabtu atau Ahad agar bisa berkunjung ke pasar akhir pekan, Gyeongju Bonghwang Jangte. Di sini, pengunjung dapat menikmati pertunjukan musik, food truck, dan membeli kerajinan tangan khas.

    5. Jalan Haeridan-gil
    Jika Anda mencari objek wisata terpopuler di Busan, jalan Haeridan-gil dekat Pantai Haeundae adalah jawabannya. Hingga enam tahun lalu, daerah ini adalah desa di sebelah jalur kereta api aktif sehingga banyak dijauhi karena suasana yang bising.

    Baca: Pemeran Avengers: Endgame Traveling ke Istana Gyeongbokgung Korea

    Setelah jalur kereta yang melewati jalan ini berhenti beroperasi, jalan ini menjadi populer karena banyak kafe, restoran dan toko dibuka. Setiap toko di sini terlihat unik karena "disulap" dari bangunan tempat tinggal warga. Bangunan-bangunan tersebut kemudian dicat warna-warni yang menarik untuk diabadikan di unggahan Instagram.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Beda Kerusuhan Mei 2019 dengan Kengerian di Ibu Kota 1998

    Kerusuhan di Jakarta pada bulan Mei terjadi lagi, namun kejadian di 2019 berbeda dengan 1998. Simak kengerian di ibu kota pada akhir Orde Baru itu.