Wisata Air Terjun Tiu Kelep dan Air Terjun Sindang Gile NTB Tutup

Reporter:
Editor:

Rini Kustiani

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • ilustrasi air terjun di Indonesia (pixabay.com)

    ilustrasi air terjun di Indonesia (pixabay.com)

    TEMPO.CO, Mataram - Kawasan wisata Air Terjun Tiu Kelep yang masih satu lokasi dengan Air Terjun Sindang Gile di Senaru, Kabupaten Lombok Utara, Nusa Tenggara Barat, ditutup. Penutupan ini dilakukan setelah kawasan itu longsor akibat gempa berekuatan magnitudo 5,8 pada Minggu sore, 17 Maret 2019.

    Baca: Air Terjun Sedudo Berubah Hitam, Ini Penjelasan Pemkab Nganjuk

    "Melihat kondisi ini, untuk sementara kawasan wisata air terjun ditutup," kata Sekertaris Daerah Lombok Utara Suardi di dekat pintu gerbang wisata Air Terjun Tiu Kelep dan Sindang Gile di Senaru.

    Keputusan itu diambil setelah melakukan pertemuan singkat dengan instansi terkait, diantaranya kepolisian, TNI, Badan Penanggulangan Bencana Daerah atau BPBD, dan Tim SAR pada Minggu malam di dekat pintu gerbang wisata Air Terjun Tiu Kelep dan Sindang Gile, Senaru.

    Suardi belum bisa memastikan sampai kapan wisata air terjun andalan warga Lombok Utara ini ditutup. "Dilihat dulu perkembangannya. Kami juga akan membicarakan dengan pihak Taman Nasional Gunung Rinjani karena ini kewenangan mereka," ujar Suardi.

    Baca juga: Tahura Nuraksa Pilihan Wisatawan di NTB, Cek Dulu Fasilitasnya

    Selain menutup sementara wisata Air Terjun Tiu Kelep dan Air Terjun Sindang Gile di Senaru, pemerintah daerah juga menyepakati kelanjutan evakuasi korban lonsor pada Senin pagi, 18 Maret 2019 Dikabarkan masih ada satu lagi jenazah warga negara Malaysia yang belum dievakuasi karena posisinya terjepit bebatuan besar di jalur menuju Air Terjun Tiu Kelep.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Calon Menteri yang Disodorkan Partai dan Ormas, Ada Nama Prabowo

    Presiden Joko Widodo menyatakan bahwa sebanyak 45 persen jejeran kursi calon menteri bakal diisi kader partai.