5 Alasan untuk Menjelajahi Selandia Baru Pada 2019

Reporter:
Editor:

Tulus Wijanarko

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Joe Clarke dan Mike Dawson, melihat pemandangan sambil membawa kayak saat acara Into The Wild di Wanaka, Selandia Baru pada tanggal 29 Maret 2016. Graeme Murray/Red Bull Content Pool

    Joe Clarke dan Mike Dawson, melihat pemandangan sambil membawa kayak saat acara Into The Wild di Wanaka, Selandia Baru pada tanggal 29 Maret 2016. Graeme Murray/Red Bull Content Pool

    TEMPO.CO, Jakarta - Selandia Baru tampaknya sudah menyiapkan secara matang untuk menerima para pelancong pada 2019. Animo kunjungan ke Negara Kiwi itu memang kian meningkat termasuk dari Indonesia. Berdasarkan riset, jumlah pengunjung Indonesia ke negeri itu meningkat hampir dua kali lipat dalam tiga tahun terakhir.

    Lewat rilis yang diterima Tempo beberapa waktu lalu, Tourism New Zealand telah merangkum 5 alasan yang bisa membuat traveler semakin yakin untuk segera membeli tiket pesawat ke Selandia Baru pada.

    1. Penerbangan langsung Jakarta-Auckland

    Mengunjungi Selandia baru kini lebih mudah dengan menumpang penerbangan langsung dari Jakarta ke Auckland. Sekurangnya ada dua maskapai yang melayani rute itu, yakni Air New Zealand dan Singapore Airlines melalui Star Alliance.

    Penerbangan baru yang dijadwalkan berangkat tiga kali dalam sehari ini mempersingkat waktu transit, dan meningkatkan konektivitas melalui hub Singapura. Dengan demikian, orang Indonesia memiliki lebih banyak waktu untuk menjelajahi Selandia Baru karena durasi penerbangan yang lebih pendek.

    2. Beragam pengalaman dapat dijangkau dengan mudah

    Para wisatawan bisa menemukan banyak hal yang menarik, mulai dari gletser dan fiord yang spektakuler. Juga ada budaya yang autentik hingga aktivitas yang mendebarkan.

    Selain itu jarak yang dekat antar daerah dan beragam transportasi yang tersedia, memungkinkan turis untuk mendapatkan berbagai pengalaman berbeda dalam satu hari. Angkutan yang ada, antara lain, bus, kereta api, dan mobil.

    Di Selandia Baru, anda bisa bermain salju dan lalu berenang di lautan yang hangat hanya dalam jangka waktu 24 jam.Menikmati keindahan pariwisata Selandia Baru bisa dengan menggunakan transportasi bus. (newzealand.com)

    3. Wahana Ekstrim Baru

    Selandia baru terkenal dengan berbagai aktivitas yang mendebarkan, seperti skydiving, bungy jumping, caving, dan off-road driving. Tahun 2019 akan hadir wahana pemompa adrenalin baru, yakni "Nevis Catapult". Wahana ini  hasil karya A.J. Hackett, perusahaan yang memperkenalkan bungy jumping ke seluruh dunia.

    Berlokasi di Nevis Valley dekat Queenstown, para pencinta adrenalin akan “ditembakkan” dan meluncur sejauh 150 meter pada lintasan di atas ngarai sebelum akhirnya jatuh dengan kekuatan 3G dengan kecepatan hampir 100 km/jam dalam 1,5 detik. Bikin, degdegan bukan?

    4. Keramahan penduduk lokal

    Keramaha warga local itu disebut Manaakitanga.  Anda dapat mendengarkan berbagai cerita dari pemandu, dna bahkan merasakan langsung. Mungkin anda ingin merasakan pengalaman unik melakukan salam Hongi seperti yang pernah diterima Presiden Joko Widodo?

    5. Mengagumi bintang-bintang di terang langit malam

    Sebagai salah satu negara dengan langit tergelap di dunia, Selandia Baru merupakan tempat yang tepat menyaksikan keindahan bintang di langit malam. Salah satu lokasi terbaik adalah Aoraki Mount Cook Village yang jauh dari gemerlap lampu kota.

    Anda juga dapat menikmati indahnya langit bertabur bintang pada perayaan Tahun Baru Maori yang dikenal dengan Matariki. Acara istimewa ini dirayakan pada bulan Mei atau Juni ketika rasi bintang Pleiades—yang disebut Matariki oleh orang-orang Maori—muncul di ufuk timur laut.  Pada tahun 2019, Matariki akan dimulai pada tanggal 10 Juni.

    Ikuti rangkaian perayaan ini, mulai dari pemeran seni hingga festival, parade, dan workshop. Pastikan juga untuk berkunjung ke Star Compass (tea a Rangi) di Waitangi Regional Park, Hawke’s Bay, di mana Anda dapat mengetahui bagaimana para leluhur Maori menggunakan rasi bintang sebagai penunjuk arah.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    UMP 2020 Naik 8,51 Persen, Upah Minimum DKI Jakarta Tertinggi

    Kementerian Ketenagakerjaan mengumumkan kenaikan UMP 2020 sebesar 8,51 persen. Provinsi DKI Jakarta memiliki upah minimum provinsi tertinggi.