Sabtu, 17 November 2018

Rampak Ritmis Genteng Kembali Bergema di Jatiwangi Majalengka

Reporter:
Editor:

Rita Nariswari

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Para peserta Rampak Genteng di Jatiwangi Majalengka tengah berlatih untuk acara yang digelar 11 November 2018. Acara ini diinisiasi para penggiat seni dari Jatiwangi art Factory (JaF). (Instagram @infomjlk)

    Para peserta Rampak Genteng di Jatiwangi Majalengka tengah berlatih untuk acara yang digelar 11 November 2018. Acara ini diinisiasi para penggiat seni dari Jatiwangi art Factory (JaF). (Instagram @infomjlk)

    TEMPO.CO, Bandung - Warga Jatiwangi Kabupaten Majalengka, Jawa Barat, tengah bersiap dalam perhelatan Festival Rampak Genteng. Acara yang akan berlangsung Ahad siang, 11 November 2018 itu merupakan festival tiga tahunan sejak 2012. "Tahun ini targetnya melibatkan 11 ribu peserta," kata panitia acara Ismal Muntaha lewat siaran pers.

    Rampak Genteng merupakan pembuka Festival Musik Keramik 2018 yang bertajuk Gerakan Masyarakat Tanah Berbunyi. Pada Rampak Genteng yang pertama, Jatiwangi melibatkan 1001 peserta, lalu bertambah menjadi 7.000 peserta di festival kedua pada 2015.

    Peserta Rampak Genteng melibatkan warga sebagai perampak genteng, peniup suling tanah, penabuh tambur, penari, dan juga paduan suara yang bersatu dalam harmoni. "Festival ini adalah satu-satunya festival musik keramik yang ada di dunia," kata Ismal.

    Adapun peserta yang akan terlibat dalam rampak genteng ini, antara lain pelajar sekolah, mahasiswa, guru dan dosen, buruh genteng, polisi, birokrat, ibu-ibu PKK, pemuda karang taruna, berbagai komunitas, serta kelompok paduan suara.

    Baca Juga: 

    Meriahnya, Hari Bakar Berjamaah Jatiwangi Majalengka

    Binaraga Genteng di Jatiwangi: Dari yang Berotot hingga yang Kerempeng

    Jatiwangi sebagai daerah sentra genteng, produksi gentengnya semakin menurun, dan jumlah pabrik gentengnya pun mulai berkurang dalam 10 tahun terakhir. Festival ini menjadi salah satu cara untuk meneguhkan genteng sebagai identitas Jatiwangi, yang dibunyikan dengan lantang bersama ribuan warga Jatiwangi dan sekitarnya.

    Saat ini, setiap hari sejak bulan September lalu, warga berlatih rampak bersama di desa-desa dan sekolah-sekolah. Para pemuda-pemudi bergerak sebagai pelatih rampak yang siap disebar ke lebih dari 20 titik per harinya secara rutin. Antusias dan kreativitas membuat semua orang  menyatukan semangat untuk menyambut Minggu 11 November 2018.

    Dengan festival musik keramik di tahun ini, warga juga sedang membangun kesepakatan untuk  kota terakota, membangun budaya baru dan berinisiatif merancang kota oleh tangan dan pikiran  warganya sendiri untuk keberlangsungan tanah genteng di Jatiwangi. Festival Rampak Genteng berlokasi di Jatiwangi Square atau bekas pabrik gula mulai pukul 14.00.

    ANWAR SISWADI


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Agar Merpati Kembali Mengangkasa

    Sebelum PT Merpati Nusantara Airlines (Persero) berpotensi kembali beroperasi, berikut sejumlah syarat agar Merpati Airlines dapat kembali ke angkasa.