Senin, 22 Oktober 2018

Festival Raja Ampat Kembali Digelar di Bulan Oktober

Reporter:
Editor:

Rita Nariswari

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pemandagan gugusan bukit kars Pianemo, Kabupaten Raja Ampat, Papua Barat, 19 November 2016. Raja Ampat merupakan rangkaian empat gugusan pulau yang dinamakan, Pulau Waigeo, Pulau Misool, Pulau Salawati, dan Pulau Batanta. TEMPO/Hariandi Hafid

    Pemandagan gugusan bukit kars Pianemo, Kabupaten Raja Ampat, Papua Barat, 19 November 2016. Raja Ampat merupakan rangkaian empat gugusan pulau yang dinamakan, Pulau Waigeo, Pulau Misool, Pulau Salawati, dan Pulau Batanta. TEMPO/Hariandi Hafid

    TEMPO.CO, Jakarta - Festival Pesona Raja Ampat kembali diadakan pada tanggal 18-21 Oktober 2018. Acaranya dipusatkan di Waisai, ibu kota Kabupaten Raja Ampat di Pulau Waigeo, Papua Barat. Menteri Pariwisata Arief Yahya menyatakan, keindahan menakjubkan dari Kepulauan Raja Ampat adalah daya tarik utamanya.

    "Tapi, Anda juga akan dibawa ke tempat snorkeling dan diving di seluruh pulau. Asal tahu saja, Raja Ampat mendapat gelar tempat Snorkeling dan Diving Terbaik Dunia oleh CNN Travel. Inilah surganya para penyelam dan snorkeling," ujar menteri yang memimpin Kementerian Pariwisata Terbaik 2018 di Asia Pasifik pada 21 September 2018. 

    Baca Juga: 

    Dermaga Baru Piaynemo Memudahkan Kapal Turis untuk Sandar 

    5 Keistimewaan dari Kopi Oksibil Papua, Dikemas dengan Koteka 

    Festival ini menawarkan banyak kesempatan bagi wisatawan untuk eksplorasi laut Raja Ampat. Di sini wisatawan akan menjumpai paus, lumba-lumba, dugong, kura-kura dan banyak lagi. Raja Ampat juga menjadi jantung segitiga karang dunia.

    "Dijamin Anda akan mendapatkan pengalaman yang benar-benar tak terlupakan di Festival Pesona Raja Ampat. Ayo berwisata ke Raja Ampat," cetus Menpar Arief Yahya seperti dikutip dari situs kemenpar.go.id.

    Menpar mengungkapkan dalam festival tersebut akan ditampilkan atraksi yang menarik. Termasuk berupa pertunjukkan seni dan budaya tradisional. Kemudian ada juga parade perahu tradisional yang dihias dan serta program bersih pantai. Kemeriahan pun akan diramaikan oleh pesta rakyat dan bazar bersama warga lokal.

    Ia juga menyebutkan ada berbagai kompetisi yang bisa diikuti wisatawan dalam festival ini, seperti foto bawah laut, foto jurnalistik, hingga menarik, memasak hidangan laut dan kontes seni. 

    .


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Laporan Sementara Dampak Gempa Palu per 20 Oktober 2018

    Laporan sementara dampak Gempa Palu per daerah tingkat II pasca gempa dan tsunami Sulawesi tengah di lima sektor sampai 20 Oktober 2018.