Kamis, 19 Juli 2018

2 Tempat Wisata di Banyuwangi Dilewati Kirab Obor Asian Games

Reporter:
Editor:

Rita Nariswari

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Seorang wisatawan melakukan selfie dengan latar belakang Api Biru di kawasan  Gunung Ijen, Banyuwangi, Jawa Timur, 20 Februari 2016. Wisatawan mendaki Gunung Ijen yang memiliki ketinggian 2.443 mdpl untuk melihat fenomena api biru. TEMPO/Fajar Januarta

    Seorang wisatawan melakukan selfie dengan latar belakang Api Biru di kawasan Gunung Ijen, Banyuwangi, Jawa Timur, 20 Februari 2016. Wisatawan mendaki Gunung Ijen yang memiliki ketinggian 2.443 mdpl untuk melihat fenomena api biru. TEMPO/Fajar Januarta

    TEMPO.CO, Jakarta -- Banyuwangi menjadi salah satu kabupaten yang akan dilalui dalam kirab obor Asian Games 2018. Rombongan perwakilan atlet dan stakeholder akan melalui dua tempat wisata populer di kota ujung timur Pulau Jawa itu.

    Kirab obor dijadwalkan sampai di Banyuwangi pada 21 hingga 23 Juli nanti. Sedangkan tempat wisata yang dilewati ialah destinasi yang diunggulkan kabupaten tersebut. Berikut ini di antaranya.

    1. Ijen
    Ijen adalah kawah gunung berapi yang masih aktif. Gunung ini menjadi perbatasan wilayah Bondowoso dan Banyuwangi. Ketinggiannya mencapai 2.443 mdpl.

    Kawah Gunung Ijen terkenal karena danaunya yang memiliki luas mencapai 5.446 hektare. Dari atas kawah ini terjadi fenomena blue fire atau api biru. Api biru muncul tiap pukul 04.00. Maka itu jalur pendakian ke puncak Ijen sudah ramai sejak tengah malam.

    Di sekitar Ijen pengunjung bisa menyaksikan fenomena sosial yang khas. Para orangtua tampak naik-turun memikul belerang. Belerang itu konon dihargai sangat murah oleh pengepul. Fenomena ini menjadi potret sosial yang menarik dikaji sejumlah wisatawan.

    Untuk menuju ke sana pengunjung perlu baik bus atau kereta sampai Banyuwangi. Lalu dilanjutkan naik ojek sampai Kecamatan Licin, Desa Banyusari atau Paltuding. Di sanalah biasanya dimulai pendakian.

    Umat Hindu mengelilingi padma saat upacara ritual Melasti di Pantai Boom, Banyuwangi, Jawa Timur, 15 Maret 2018. Umat Hindu di Banyuwangi menggelar ritual Melasti menjelang Hari Raya Nyepi Tahun Saka 1940 guna mensucikan diri dan alam semesta. ANTARA FOTO/Budi Candra Setya

    2. Pantai Boom
    Pantai ini baru saja naik daun. Pantai Boom terkenal karena ikonnya berupa ayunan dari kayu yang tampak mirip dengan pemandangan di Gili Trawangan, Lombok.

    Pantai Boom menjadi arena atau pusat kegiatan masyarakat, meliputi upacara keagamaan atau kesenian. Beberapa kali juga diadakan parade gandrung sewu di sini. Kegiatan ini menghadirkan seribu penari gandrung. Mereka menari di atas pasir Pantai Boom.

    Kini Pantai Boom sedang diupayakan untuk dibangun menjadi pelabuhan khusus kapal yacht atau kapal-kapal mewah berupa kapal pesiar. Kapal ini akan membawa penumpang dari berbagai negara. Pelabuhan ini dinamai Pelabuhan Boom Marina.

    Kabarnya, pelabuhan ini bakal dilengkapo fasilitas wisata yang lengkap. Di antaranya meliputi dermaga, lokasi rekreasi, dan penginapan-penginapan berkelas.

    FRANCISCA CHRISTY ROSANA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Musim Berburu Begal Saat Asian Games 2018 di Jakarta

    Demi keamanan Asian Games 2018, Kepolisian Daerah Metro Jaya menggelar operasi besar-besaran dengan target utama penjahat jalanan dan para residivis.