Selasa, 25 September 2018

Masjid Agung Natuna, Kemegahan di Kota Kecil

Reporter:
Editor:

Rita Nariswari

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Masjid Agung Natuna berada di Ranai, dikelililingi perbukitan dengan latar belakang Gunung Ranai. (TEMPO/Rita Nariswari)

    Masjid Agung Natuna berada di Ranai, dikelililingi perbukitan dengan latar belakang Gunung Ranai. (TEMPO/Rita Nariswari)

    TEMPO.CO, Jakarta -- Ranai, ibukota Kabupaten Natuna, Provinsi Kepulauan Kepri, sudah pasti menjadi salah satu tujuan mudik para perantau. Baik dari yang terdekat dari Batam, dan Tanjungpinang maupun dari Jakarta dan kota-kota besar lainnya.

    Saat gema takbir di Hari Raya Lebaran tiba,  warga Ranai  akan berkumpul di masjid, salah satunya di Masjid Agung Natuna.  Sebagai kota kecil, Ranai mempunyai tempat ibadah yang tergolong mewah dan telah menjadi tujuan dari turis domestik yang datang ke kota yang berada di Pulau Bunguran ini. 

    Bangunan masjid yang berada di kompleks Gerbang Utaraku ini memang menonjol.  Sekilas bangunannya mengingatkan orang pada Taj Mahal, India. Inspirasi arsitekturnya memang banyak menyomot bangunan bersejarah di India tersebut. Terutama bentuk kubahnya.

    Kemudian juga jalan masuk menuju masjid yang panjang dengan dua sisi dan bagian tengahnya berupa kolam yang panjang. Di latar belakang tampak Gunung Ranai. 

    Selain Taj Mahal, nilai-nilai arsitektur juga dicuplik dari masjid lain di dunia, yang umumnya menonjolkan nilai-nilai arsitektur khas Timur Tengah. 

    Baca: Sedap Nian Kernas dan Tabel Mando Khas Natuna Ini.

    Hanya ketika saya ke sana, kolam tengah kering sehingga tampilan masjid lebih dari sisi belakang dengan bidikan dari atas bukit. Masjid yang mampu menampung jemaah hingga 180 orang per baris safnya ini memiliki 20 kubah yang ditempatkan dalam 3 tingkatan. 

    Pada bagian tertinggi terdapat kubah utama dengan ukuran terbesar yang melambangkan sifat ihsan, sedangkan 6 kubah yang lebih kecil merupakan simbol dari rukun iman dalam agama Islam.

    Di tingkat terbawah ada 12 kubah yang melambangkan hari kelahiran Nabi Muhammad saw. Bangunan terdiri dari dua lantai.

    Hanya lokasinya yang menjorok dan jauh dari rumah warga, masjid yang dibangun antara 2007-2009 ini cenderung sepi di hari-hari biasa. Yang berada di sekeliling kebanyakan mahasiswa dan karyawan pemerintah daerah. Karena masjid dirancang menjadi bagian dari kompleks Gerbang Utaraku yang dikelilingi oleh sekolah tinggi, kantor pemerintah, asrama haji, fasiitas olahraga dan lain-lain.

    Rita Nariswari


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Karen Agustiawan Ditahan Karena Akuisisi Pertamina di Blok BMG

    Kejaksaan Agung menahan mantan Direktur Utama Pertamina Karen Agustiawan terkait kasus dugaan korupsi investigasi Pertamina berupa akuisisi aset BMG.