Asyiknya Wisata Keliling Desa Naik VW Safari di Borobudur

Reporter

Tempo.co

Editor

Mila Novita

Sabtu, 31 Agustus 2024 16:36 WIB

Spot foto Randu Alas, di Desa Wisata Tuksongo, salah satu lokasi yang disinggahi saat wisata keliling desa wisata Borobudur dengan VW Safari, Rabu, 28 Agustus 2024. TEMPO/Mila Novita

Membatik di Desa Borobudur

Dari Randu Alas, wisata dilanjutkan menyusuri jalan-jalan desa yang mulus, melewati kebun-kebun penduduk yang ditanami cabai, jagung, terong, dan ragam sayuran lainnya. Ini sebenarnya bukan kebun, melainkan sawah karena pada musim hujan lahannya akan ditanami padi, kata Mustanir.

Di antara tanaman-tanaman itu terihat puncak stupa Candi Borobudur. Sesekali mobil berpapasan dengan rombongan wisatawan, di antaranya turis asing, yang mengendarai sepeda atau berjalan kaki.

Tiba di Desa Borobudur, wisatawan diajak membatik di Rumah Batik Borobudur. Workshop sekaligus toko ini dikelola oleh sekelompok perempuan pembatik.
Wisatawan yang ingin mencoba membatik akan diberi kain putih berukuran sekitar 40x40 cm yang sudah ada sketsanya. Ada beberapa kompor kecil dengan wajan mini berisi malam atau lilin panas dan canting yang sudah disiapkan. Sebelum memulai, salah satu anggota kelompok rumah batik itu, Nur Fatikah, memberikan sedikit teori membatik.

"Santai saja, sambil dinikmati. Pakai feeling, kalau terlalu dingin, lilinnya tidak bisa jalan, sedangkan kalau terlalu panas akan beleber," kata dia sambil menunjukkan caranya.

Proses membatik ini susah-susah gampang dan butuh kesabaran. Terkadang sudah berhati-hati pun, canting melenceng dari pola dan lilinnya beleber.

"Pantas saja batik tulis harganya mahal, bikinnya susah," kata salah satu peserta sambil tertawa.

Proses membatik yang diikuti wisatawan hanya sampai mencanting, sedangkan pewarnaan dan pencelupan dilakukan oleh anggota kelompok rumah batik itu. Namun, hasil membatik ini boleh dibawa pulang.

Bikin Gerabah

Spot terakhir dalam wisata VW Safari ini adalah membuat gerabah di Sentra Gerabah Desa Wisata Karanganyar. Sentra gerabah ini berada di bangunan terbuka di pinggir sawah di belakang rumah penduduk.

Ayu, salah satu pengelola sentra gerabah itu, mengatakan bahwa tradisi membuat gerabah ini merupakan warisan turun-temurun di desa mereka.

"Di Candi Borobudur ada relief pembuatan gerabah, semua pembuatnya perempuan. Sama persis dengan di sini, dari cara pembuatannya yang masih tradisional, pembakarannya, juga pembuatnya yang semua perempuan," kata Ayu.

Dia juga membuka kelas gerabah untuk anak-anak sekolah dasar untuk regenerasi tradisi ini. Menurut Ayu, pembuat gerabah berusia muda di desa ini semakin sedikit karena banyak yang memilih bekerja di luar daerah.

Wisatawan yang belajar membuat gerabah bisa memilih bentuk yang diinginkan, seperti gelas, mangkuk, miniatur stupa Candi Borobudur, atau bentuk lain untuk pajangan. Hasilnya bisa dibawa pulang, tetapi setelah melalui proses finishing, penjemuran, dan pembakaran yang membutuhkan waktu seharian.

Perjalanan wisata dengan VW Safari ini menjadi bagian dari wisata Borobudur Trail of Civilization atau BToC yang dilluncurkan pada 2021 lalu. Wisata ini mengajak pengunjung menelusuri jejak peradaban yang terinspirasi dari relief Candi Borobudur.

Pilihan Editor: Mengenal Relief Karmawibhangga di Candi Borobudur yang Kemudian Ditutup

Berita terkait

Peneliti Minta Pemasangan Chattra Candi Borobudur Dibatalkan, Ini Alasannya

5 hari lalu

Peneliti Minta Pemasangan Chattra Candi Borobudur Dibatalkan, Ini Alasannya

Kementerian Agama menunda pemasangan chattra di stupa induk Candi Borobudur, yang semula dijadwalkan untuk diresmikan pada 18 September 2024

Baca Selengkapnya

Jalan-jalan ke Desa Wisata di Borobudur, Cicipi Renyahnya Rengginang Bu Yatin di Wanurejo

8 hari lalu

Jalan-jalan ke Desa Wisata di Borobudur, Cicipi Renyahnya Rengginang Bu Yatin di Wanurejo

Pengunjung tak hanya membeli oleh-oleh, tetapi juga mencoba membuat rengginang bersama para pekerja.

Baca Selengkapnya

Polemik Penolakan Chattra di Stupa Induk Candi Borobudur, Sandiaga: Semua Pihak Harus Didengar

8 hari lalu

Polemik Penolakan Chattra di Stupa Induk Candi Borobudur, Sandiaga: Semua Pihak Harus Didengar

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno menegaskan semua aspirasi soal pemasangan chattra di Candi Borobudur harus didengar.

Baca Selengkapnya

Sukses Kelola Potensi Keindahan Alam Jadi Pariwisata Unggulan, Desa Keciput Belitung Raih ADWI 2024

13 hari lalu

Sukses Kelola Potensi Keindahan Alam Jadi Pariwisata Unggulan, Desa Keciput Belitung Raih ADWI 2024

Desa Keciput Belitung dulu dikenal dengan wisata bahari, kini menunjukkan perkembangan yang baik

Baca Selengkapnya

Hari Pelanggan Nasional, Ada Promo Beli 2 Dapat 4 Tiket di Candi Borobudur, Prambanan, dan Ratu Boko

16 hari lalu

Hari Pelanggan Nasional, Ada Promo Beli 2 Dapat 4 Tiket di Candi Borobudur, Prambanan, dan Ratu Boko

Promosi Geden ini berlaku untuk berkunjung ke Taman Wisata Candi Borobudur, Prambanan dan Keraton Ratu Boko pada 5 hingga 8 September 2024.

Baca Selengkapnya

Naik Getek Menyusuri Sungai Progo di Magelang, Ada Kisah tentang Candi Borobudur

17 hari lalu

Naik Getek Menyusuri Sungai Progo di Magelang, Ada Kisah tentang Candi Borobudur

Wisata ini merupakan bagian dari Journey of the Stone, salah satu paket wisata BToC yang terinspirasi dari relief Candi Borobudur.

Baca Selengkapnya

Menjajal jadi Nelayan Tanpa Perahu di Desa Wisata Sambeng Borobudur

17 hari lalu

Menjajal jadi Nelayan Tanpa Perahu di Desa Wisata Sambeng Borobudur

Di Desa Sambeng, pengunjung diajak membuat jala dan menebarnya di Sungai Progo. Ini merupakan bagian dari wisata Borobudur Trail of Civilization.

Baca Selengkapnya

Menyusuri Jejak Peradaban Borobudur di Desa Wisata, dari Sawah, Sungai, sampai Meja Makan

20 hari lalu

Menyusuri Jejak Peradaban Borobudur di Desa Wisata, dari Sawah, Sungai, sampai Meja Makan

Borobudur Trail of Civilization menawarkan beberapa paket wisata dari pertanian, kerajinan tangan, hingga kuliner.

Baca Selengkapnya

Liburan ke Desa Wisata Pulau Pramuka di Kepulauan Seribu, Ini Aktivitas Seru yang Bisa Dilakukan

28 hari lalu

Liburan ke Desa Wisata Pulau Pramuka di Kepulauan Seribu, Ini Aktivitas Seru yang Bisa Dilakukan

Pulau Pramuka yang masuk 50 besar Anugerah Desa Wisata Indonesia (ADWI) 2024 ini hanya berjarak 2,5 jam perjalanan dari dermaga Ancol, Jakarta Utara.

Baca Selengkapnya

Penghasil Kerajinan Batik Kayu Ini Raih Juara Pertama Lomba Desa Wisata di Yogyakarta

28 hari lalu

Penghasil Kerajinan Batik Kayu Ini Raih Juara Pertama Lomba Desa Wisata di Yogyakarta

Desa Wisata Krebet dikenal sebagai penghasil kerajinan batik kayu, produknya menjangkau pasar internasional.

Baca Selengkapnya