Selama Sepekan, Kediri Dimeriahkan Festival Budaya dan Panji

Senin, 17 Juli 2017 | 07:55 WIB
Selama Sepekan, Kediri Dimeriahkan Festival Budaya dan Panji
Sejumlah seniman asal Kediri, Jawa Timur menampilkan atraksi Kesenian Barongan saat parade budaya dalam rangka Musyawarah Komisariat Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (Apeksi) Wilayah IV 2016 di Sanur, Bali, 2 Juni 2016. Gelar budaya tersebut untuk lebih memperkenalkan budaya Indonesia kepada masyarakat luas khususnya wisatawan asing. TEMPO/Johannes P. Christo

TEMPO.CO, Jakarta - Pemerintah Kabupaten Kediri, Jawa Timur, menggelar Pekan Budaya dan Pariwisata 2017, mulai 16-22 Juli 2017. Hal ini dilakukan untuk melestarikan dan promosi beragam potensi budaya di daerah ini.

"Ada beragam kreativitas, produk unggulan, serta potensi dari berbagai daerah akan disuguhkan pada masyarakat luas," kata Pelaksana Tugas Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Kediri Krisna Setiawan di Kediri, Minggu, 16/7.

Pelaksananaan pekan budaya tersebut juga bersamaan dengan pelaksanaan festival panji nasional. Ini adalah program kerjasama antara Pemkab Kediri, Pemprov Jatim, serta Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Tema kegiatan ini adalah: Panji merajut keharmonisan Nusantara.



Krisna mengatakan festival akan diawali parade budaya dan pawai mobil hias. Mobil hias juga dihias sesuai dengan tema kebudayaan, misalnya Sri Tanjung, Joko Kendhil, Ande-ande Lumut, Adipati Panjer, dan beragam tema lainnya.

"Untuk mobil hias ada beberapa tema yang diangkat dan acara ini diikuti oleh instansi pemerintah, swasta dan BUMD," ujarnya.

Pemerintah juga menggelar pameran pariwisata, budaya serta UMKM di lokasi SLG Kabupaten Kediri. Terdapat ratusan tempat yang disediakan baik untuk instansi pemerintah, perusahaan swasta, lembaga keuangan dan perbankan, pelaku UMKM, maupun industri jasa keuangan dan pariwisata.

Di lokasi itu, tambah dia, pelaku UMKM, industri, serta jasa pariwisata akan menyajikan beragam produk unggulan yang terbagi dalam beberapa zona atau kategori. Zona tersebut adalah: kampung Panji dan rumah peradaban, pembangunan dan investasi kepariwisataan, desa wisata dan industri kreatif kepariwisataan.



Lalu ada juga zona usaha mikro dan perdagangan, zona swasta dan permainan anak, zona komunitas dan "Kediri street food festival", serta zona "Kediri pioneering creativity contest".

Beragam pagelaran kesenian Panji dari berbagai daerah akan dipentaskan. Misalnya, "Fashion barong", janger Banyuwangi, gambuh Denpasar Bali, wayang beber Pacitan, dan kinanti sekar dari Yogyakarta.

"Nanti juga ada pentas kreativitas sebagai sarana para generasi muda menyalurkan bakat dan kreasi, yang dikemas dalam lomba akustik dan festival teater Panji," kata Krisna.

Seluruh rangkaian kegiatan akan ditutup dengan pertunjukan tari kolosal 1.000 barong Nusantara, tepatnya pada 22 Juli 2017 di kawasan SLG.



ANTARA

Disclaimer : Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi tempo.co. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan