Rabu, 23 Mei 2018

Karimun Gelar Festival Barongsai Internasional  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Salah satu barongsai berupaya mengambil

    Salah satu barongsai berupaya mengambil "angpao" yang diikatkan pada bambu di halaman Klenteng Kwan Kong, Manado, Sulawesi Utara, 10 Februari 2017. Pertunjukan kesenian tradisional etnis Tionghoa tersebut menjadi daya tarik bagi masyarakat Manado pada malam menjelang perayaan Cap Go Meh. ANTARA/Adwit B Pramono

    TEMPO.CO, KARIMUN – Pemerintah Kabupaten Karimun, Provinsi Kepulauan Riau, akan menggelar Festival Barongsai Internasional pada 24-25 Maret 2017. Ini adalah ikhtiar untuk meningkatkan kunjungan wisatawan dalam negeri ataupun mancanegara.

    ”Untuk tahap awal, festival diikuti 10 tim dari tiga negara, yaitu Singapura, Indonesia, dan Malaysia,” kata Kepala Seksi Atraksi Promosi Kerja Sama Pariwisata Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Karimun Bennyyudishitira di Tanjung Balai Karimun, Jumat, 10 Maret 2017.

    Benny menuturkan panitia masih membuka pendaftaran untuk tim kesenian lain.

    Festival Barongsai tersebut, menurut Benny, juga akan diikuti Festival Reog sebagai bonus tambahan. Untuk Festival Reog Singapura juga sudah memastikan akan mengirim timnya.

    Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Karimun Syuryaminsyah menjelaskan, Festival Barongsai Internasional ini didukung oleh Kementerian Pariwisata.

    ”Selama ini, atraksi Barongsai selalu dimainkan setiap perayaan Tahun Baru Imlek, dan kali ini kita kemas dalam sebuah festival yang menarik,” kata dia.

    ANTARA



     

     

    Lihat Juga


    Selengkapnya
    Grafis

    Teror di Indonesia Meningkat, RUU Anti Terorisme Belum Rampung

    RUU Anti Terorisme tak kunjung rampung padahal Indonesia telah menghadapi rangkaian serangan dalam sepekan, dari tanggal 8 sampai 16 Mei 2018.