Menteri Pariwisata Target 10 Juta Wisman di 2015  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Arief Yahya. TEMPO/Prima Mulia

    Arief Yahya. TEMPO/Prima Mulia

    TEMPO.CO, Jakarta - Target kedatangan wisatawan mancanegara (wisman) cukup terpenuhi. Angka sementara kunjungan wisman ke Indonesia tahun 2014 sebesar 9,3 juta wisman. Dan pada 2015 ditargetkan menjadi 10 juta.

    "Jumlah kunjungan wisatawan mancanegara sebesar 10 juta atau tumbuh sekitar 7-8 persen," kata Menteri Pariwisata Arief Yahya dalam jumpa pers Akhir Tahun Kementerian Pariwisata 2014, Selasa, 23 Desember 2014.

    Ia menyebutkan, capaian angka sementara jumlah kunjungan wisman ke Indonesia tahun 2014 sebesar 9,3 juta wisman. Perkembangan kunjungan wisman pada periode Januari hingga Oktober 2014 sebanyak 7.755.616 wisman. Dan pencapaian wisman pada Oktober 2014 sebanyak 808.767 wisman dengan pertumbuhan 12.34 persen.

    "Apabila pencapaian pada November dan Desember 2014 signifikan, maka target akhir tahun ini optimis tercapai," ujar Arif. (Baca: Promosi Pariwisata Banten Tahun 2015)

    Untuk jumlah perjalanan wisatawan Nusantara (wisnus) pada 2014 sebanyak 251 juta perjalanan. "Bagi kepala daerah yang belum menjadikan pariwisata sebagai industri utama, agar segera beralih," kata Arief. Arief membandingkan dengan industri manufaktur, bidang pariwisata punya hasil lebih baik terutama untuk penyerapan tenaga kerja.

    Pencapaian pariwisata di bidang ekonomi pada 2014 di antaranya, kontribusi pariwisata terhadap perekonomian (PDB) nasional sebesar 4.01 persen. (Baca: Karya Kriya Daur Ulang, Dari Limbah Jadi Berkah)

    Devisa yang dihasilkan oleh pariwisata sebanyak 10,3 juta orang dan daya saing pariwisata Indonesia pada 2013 berada di peringkat 70 dunia menurut World Economic Forum (WEF).

    Target jumlah wisatawan Nusantara sebesar 254 juta perjalanan dan perolehan devisa sebesar 12,05 miliar dolar AS. Ia menyebut, pengeluaran wisnus Rp 201,5 triliun serta jumlah tenaga kerja di bidang pariwisata sebanyak 11,3 juta orang.

    Ia mengatakan kekuatan pariwisata Indonesia pada tiga unsur yakni nature, culture, dan manmade. Untuk alam potensinya 60 persen, culture 35 persen (untuk wisata heritage dan religi), wisata kuliner, belanja, dan wisata kota serta desa. "Untuk manmade 5 persen dikembangkan wisata MICE dan even serta wisaya olahraga juga wisata kawasan terpadu," katanya.

    EVIETA FADJAR

    Berita Terpopuler
    Kuliner Sehat Berbahan Pangan Lokal 'Ndeso'
    Malioboro Bakal Macet Parah di Liburan Akhir Tahun
    Berapa Harga Sewa Ojek Land Rover?
    Ojek Land Rover Laris di Wisata Alam Bandung


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Lolos ke Piala Eropa 2020, Ronaldo dan Kane Bikin Rekor

    Sejumlah 20 negara sudah memastikan diri mengikuti turnamen empat tahunan Piala Eropa 2020. Ada beberapa catatan menarik.