Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

Karnaval Kostum Melibatkan 27 Negara

Editor

Nur Haryanto

image-gnews
Seorang wanita peserta Malang Flower Carnival (MFC) IV memperagakan kostumnya di atas catwalk di sepanjang Jl. Besar Ijen, Kota Malang, Jawa Timur, (30/6). Acara MFC IV ini bertemakan
Seorang wanita peserta Malang Flower Carnival (MFC) IV memperagakan kostumnya di atas catwalk di sepanjang Jl. Besar Ijen, Kota Malang, Jawa Timur, (30/6). Acara MFC IV ini bertemakan "Eksotika Bunga Nusantara". TEMPO/Aris Novia Hidayat
Iklan

TEMPO.CO , Malang - Kampung Celaket Kota Malang menggelar karnaval kostum, melibatkan sebanyak 27 Negara. Karnaval merupakan pembukaan festival persilangan budaya bertajuk International Celaket Cross Cultural Festival (ICCCF) yang diselenggarakan selama sepekan. Mengenakan pakaian tradisional dan pakaian motif bunga, mereka berlenggak-lenggok di Kelurahan Celaket sejauh 1,5 kilometer.

"Senang dan lebih mengenal budaya Indonesia," kata warga Ukraina, Anna Lysiuk, Sabtu 26 Oktober 2013. Mengenakan pakaian Bally Dance khas Timur Tengah, ia membaur dengan warga Malang yang mengenakan pakaian tradisional. Mereka berasal dari berbagai Negara di Eropa, Amerika, Australia, dan Asia.

Selama sepekan akan diselenggarakan aneka pertujukan seni antara lain baskalan, bantengan, campur sari dan kuda lumping. Selain itu, kesenian tradisional seperti Ludruk, Kuda Lumping, Tari Topeng Malang, Jaipong asal Jawa Barat dan kolaborasi seni tari mancanegara.

ICCCF merupakan kegiatan tahun kedua, acara ini berawal dari acara tahunan Celaket Bersyukur, sejak 2006. Sebuah acara bersih desa yang menampilkan beragam budaya Malang. Lantas, digelar pagelaran persilangan budaya yang melibatkan warga negara asing.

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

"Wisatawan asing saling tukar budaya," kata Panitia ICCCF, Hanan Jalil. Selama ini, katanya, warga Celaket memiliki kekayaan budaya seperti Campursari, Keroncong, Kuda Lumping, Tari Topeng Malang dan Ludruk.

Wakil Ketua DPR, Priyo Budi Santoso yang hadir dalam karnaval kostum ini mengaku bangga. Lantaran, festival digagas dan dikembangkan dari kelompok masyarakat di perkampungan. "Patut dicontoh dan dikembangkan di daerah lain," katanya.


EKO WIDIANTO

Iklan



Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

 

Video Pilihan


Banyuwangi Ethno Carnival 2024 Ungkap Sisik Melik Potensi Lokal

13 jam lalu

Peserta memperagakan kostum dengan tema Wisata Desa pada gelaran Banyuwangi Ethno Carnival (BEC) di Gesibu Blambangan, Banyuwangi, Jawa Timur, Sabtu 13 Juli 2024. Banyuwangi Ethno Carnival 2024 yang masuk dalam Kharisma Even Nusantara tersebut mengangkat tema Ndaru Deso Revival of Village dengan menampilkan 130 model yang memperagakan kostum bernuansa potensi Desa di Banyuwangi. ANTARA FOTO/Budi Candra Setya
Banyuwangi Ethno Carnival 2024 Ungkap Sisik Melik Potensi Lokal

Banyuwangi Ethno Carnival kali ini menyajikan berbagai sisik melik potensi yang tersebar di 189 desa dan 28 kelurahan di bumi Blambangan.


Sandiaga Uno Sebut Banyuwangi Ethno Carnival Bisa jadi Acuan Karisma Event Nusantara

19 jam lalu

Peserta memperagakan kostum dengan tema Wisata Desa pada gelaran Banyuwangi Ethno Carnival (BEC) di Gesibu Blambangan, Banyuwangi, Jawa Timur, Sabtu 13 Juli 2024. Banyuwangi Ethno Carnival 2024 yang masuk dalam Kharisma Even Nusantara tersebut mengangkat tema Ndaru Deso Revival of Village dengan menampilkan 130 model yang memperagakan kostum bernuansa potensi Desa di Banyuwangi. ANTARA FOTO/Budi Candra Setya
Sandiaga Uno Sebut Banyuwangi Ethno Carnival Bisa jadi Acuan Karisma Event Nusantara

BEC tahun ini mengangkat tema Ndaru Deso Revival of Village yang menampilkan berbagai keunikan dan potensi desa-desa di Banyuwangi.


Banyuwangi Ethno Carnival 2024, Jalanan Sepanjang 2,5 Kilometer Disulap jadi Catwalk

2 hari lalu

Peserta memperagakan kostum dengan tema warisan budaya pada sesi penilaian Banyuwangi Ethno Carnival (BEC) di Gesibu Blambangan, Banyuwangi, Jawa Timur, Selasa 9 Juli 2024. Penilaian kostum dengan tema Ndaru Deso Revival of Village yang diikuti 134 model itu, sebagai persiapan BEC yang digelar pada 10-14 Juli 2024 di Gesibu Blambangan. ANTARA FOTO/Budi Candra Setya
Banyuwangi Ethno Carnival 2024, Jalanan Sepanjang 2,5 Kilometer Disulap jadi Catwalk

Tahun ini, BEC mengusung tema "Ndaru Deso" Revival of Village. Para talent akan berparade sejauh 2,5 kilometer di catwalk jalanan kota Banyuwangi.


Liburan ke Bandung Pekan Ini, Ada Festival Tahu hingga Karnaval Budaya Asia-Afrika

11 hari lalu

Peserta pawai budaya daerah di gelaran Asia Africa Festival 2023 di Bandung, Jawa Barat, 29 Juli 2023. Tiga tahun tak digelar karena pandemi, ribuan warga tumpah di sekitar Gedung Merdeka menyaksikan jalannya festival dengan tema Universe of Creative Culture. TEMPO/Prima Mulia
Liburan ke Bandung Pekan Ini, Ada Festival Tahu hingga Karnaval Budaya Asia-Afrika

Beragam acara festival mewarnai Kota Bandung sepekan ini dari aneka kuliner hingga karnaval budaya Asia-Afrika di akhir pekan, 6-7 Juli 2024. Lokasinya tersebar di area Cihampelas Walk dan Jalan Asia-Afrika di pusat Kota Bandung.


Meriahnya Rio Carnival di Brasil yang Sudah Ada Sejak Zaman Kolonial

12 Februari 2024

Ratu drum Tati Minerato dari sekolah samba Porto da Pedra tampil pada malam parade Karnaval di Sambadrome, di Rio de Janeiro, Brasil 11 Februari 2024. REUTERS/Ricardo Moraes
Meriahnya Rio Carnival di Brasil yang Sudah Ada Sejak Zaman Kolonial

Rio Carnival di Brasil merupakan salah pesta terbesar di dunia yang menarik jutaan pengunjung dari berbagai negara.


Asal-usul Karnaval Venesia dan Deretan Acaranya

1 Februari 2024

Peserta bersuka ria saat parade topeng di Grand Canal selama Karnaval Venesia, di Venesia, Italia 28 Januari 2024. REUTERS/Guglielmo Mangiapane
Asal-usul Karnaval Venesia dan Deretan Acaranya

Karnaval Venesia berlangsung pada 27 Januari hingga 13 Februari 2024


Brazil Menunda Persyaratan Visa untuk 3 Warga Negara Ini

9 Januari 2024

Kontestan dari sekolah samba Academicos do Grande Rio menunjukkan kreasi keretanya dalam Parade Karnival di Sambadrome di Rio de Janeiro, Brasil, 12 Februari 2018. (AP Photo/Leo Correa)
Brazil Menunda Persyaratan Visa untuk 3 Warga Negara Ini

Pemerintah Brazil sejak tahun lalu berencana menerapkan syarat visa untum tiga negara tertentu


Daftar Event Tahun Baru 2024 di Jakarta, Ada Konser Musik hingga Karnaval

30 Desember 2023

Merayakan tahun baru di Jakarta tetap menyenangkan. Anda bisa mendatangi event tahun baru yang diselenggarakan di Jakarta, ada yang gratis. Foto: Canva
Daftar Event Tahun Baru 2024 di Jakarta, Ada Konser Musik hingga Karnaval

Beberapa event menyambut tahun baru 2024 akan digelar di sejumlah titik di Jakarta. Mulai dari acara musik hingga pesta kembang api. Ini lokasinya.


Karnaval Bertema Serangga di Bandung, Biaya Grup Peserta Rp 100 Juta

5 September 2023

Gubernur Ridwan Kamil, Ataliya Praratya, dan Arkana Aidan Misbach, berpakaian kontemporer saat ikut parade budaya dan seni di Jalan Ir H Djuanda,  Bandung, Ahad, 3 September 2023. Parade ini menampilkan helaran seni budaya dan peragaan busana kontemporer dari seluruh kota kabupaten di Provinsi Jawa Barat sebagai bagian dari pagelaran West Java Festival 2023. TEMPO/Prima Mulia
Karnaval Bertema Serangga di Bandung, Biaya Grup Peserta Rp 100 Juta

Biaya yang diajukan untuk ikut sebagai peserta karnaval itu menurutnya mencapai Rp 100-an juta yang mendapatkan dukungan dari sekolah dan daerah.


Jelang HUT RI ke-78, Sleman Jamasan Pusaka, Yogya Siapkan Karnaval

11 Agustus 2023

Jamasan pusaka di Sleman, Yogyakarta Jumat 11 Agustus 2023. Dok. Istimewa.
Jelang HUT RI ke-78, Sleman Jamasan Pusaka, Yogya Siapkan Karnaval

Aji mengatakan jamasan pusaka ini bermakna sebagai pengingat untuk selalu menyucikan hati dan pikiran untuk hidup di peradaban yang lebih baik.