Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

Suhu Panas Ekstrem Jadi Satu Penyebab Sejumlah Jemaah Haji Yogyakarta Meninggal di Tanah Suci

image-gnews
Sejumlah bus yang membawa jemaah haji Indonesia melintas menuju Mekah di Mina, Arab Saudi, Selasa, 18 Juni 2024. Jemaah Indonesia yang mengambil nafar awal mulai didorong dari Mina menuju hotel di Mekah hingga sebelum matahari terbenam pada 12 Zulhijah atau 18 Juni 2024, sementara yang mengambil nafar tsani akan meninggalkan Mina pada 13 Zulhijah atau 19 Juni 2024. ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan
Sejumlah bus yang membawa jemaah haji Indonesia melintas menuju Mekah di Mina, Arab Saudi, Selasa, 18 Juni 2024. Jemaah Indonesia yang mengambil nafar awal mulai didorong dari Mina menuju hotel di Mekah hingga sebelum matahari terbenam pada 12 Zulhijah atau 18 Juni 2024, sementara yang mengambil nafar tsani akan meninggalkan Mina pada 13 Zulhijah atau 19 Juni 2024. ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan
Iklan

TEMPO.CO, Yogyakarta - Suhu panas ekstrem di Arab Saudi yang saat siang hari mencapai 43 derajat Celcius, dinilai menjadi satu faktor penyebab sejumlah jamaah haji asal Yogyakara meninggal dunia.

Kementerian Agama Kantor Wilayah (Kanwil) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) mencatat, hingga Rabu, 19 Juni 2024, sedikitnya ada lima jemaah haji asal DIY meninggal dunia saat ibadah itu termasuk salah satunya petugas haji yang mendampingi.

"Akibat cuaca ekstrem itu banyak jemaah khususnya lansia (lanjut usia) tidak kuat, mereka mengalami dehidrasi ketika proses lempar jumroh aqabah dan merasa lemas,” kata Kepala Bidang Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kementerian Agama Kanwil DIY Aidi Johansyah Rabu, 19 Juni 2024.

Adapun lima jamaah asal DIY yang meninggal seluruhnya lansia dengan usia di atas 60 tahun. Mereka terdiri dari dua orang jamaah asal dari Kabupaten Bantul, dua jamaah dari Kota Yogyakarta dan satu jamaah dari Kabupaten Kulon Progo.

Heat Stroke

Aidi menjelaskan, kondisi heat stroke atau situasi penyakit serius akibat suhu panas ini memang menjadi satu tantangan terberat bagi jemaah haji tahun ini.

Ia mengungkap, puncak suhu terpanas di Tanah Suci saat ini berlangsung mulai pukul 10.00 hingga 14.00 waktu setempat. 

"Kondisi cuaca ini bagi jamaah yang sudah lansia sangat berat karena memang sangat panas, di tenda pun penuh,” kata dia. 

Imbauan Pemerintah Arab Saudi

Bahkan, kata Aidi, akibat cuaca panas ekstrem itu, pemerintah Arab Saudi telah memberikan imbauan keras serta mengunci pagar agar tak ada jemaah haji melakukan lempar jumroh saat suhu panas mencapai puncak di jam 10.00-14.00 itu.

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

"Ancamannya bagi jamaah yang melanggar (aturan lempar jumroh saat cuaca sangat panas) itu deportasi, memang sangat keras imbauannya," ujar dia. 

Aidi menuturkan, saat ini ketua kloter sedang bertugas menggerakan jemaah yang berasal dari Yogyakarta untuk meninggalkan Mina. 

"Saat ini jamaah asal Yogyakarta sudah meninggalkan tenda Mina dan menuju hotel masing-masing," kata dia.

Dimakamkan di Tanah Suci

Adapun bagi jamaah yang meninggal dunia, ujar Aidi, akan langsung dimakamkan di Tanah Suci setelah dilaporkan ketua kloter kepada Maktab. Jenazah jamaah itu tidak dibawa ke Indonesia. 

“Aturan di Arab Saudi seperti itu (jika ada jamaah haji meninggal akan dimakamkan di Arab),” kata dia.

PRIBADI WICAKSONO

Pilihan Editor: Saudi Arabia Keuarkan Peringatan Suhu Panas Musim Haji, Ini Langkah Cegah Dampak Buruknya

Iklan



Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

 

Video Pilihan


Prabowo Terima Kunjungan Dubes Arab Saudi: Bahas Pertahanan hingga Undangan Putra Mahkota

7 jam lalu

Menteri Pertahanan Prabowo Subianto menerima kunjungan Duta Besar Arab Saudi untuk Indonesia Faisal bin Abdullah H. Amodi di Kantor Kementerian Pertahanan pada Kamis, 18 Juli 2024. Dok: Humas Kemhan
Prabowo Terima Kunjungan Dubes Arab Saudi: Bahas Pertahanan hingga Undangan Putra Mahkota

Pada Juni lalu, Prabowo sempat bertemu dengan Perdana Menteri Arab Saudi Muhammad bin Salman atau MBS bin Abdulaziz Al Saud di Jeddah.


Arab Saudi - Iran Kian Dekat, MBS Telepon Presiden Baru Ucapkan Selamat

9 jam lalu

Putra Mahkota Arab Saudi, Pangeran Mohammed bin Salman (MBS) berpose saat berkunjung ke Tembok Cina di Beijing, Cina 21 Februari 2019. Mohammed bin Salman berkunjung ke Tembok Cina menjelang melakukan pertemuan penting dengan Presiden Xi Jinping. Bandar Algaloud/Courtesy of Saudi Royal Court/Handout via REUTERS
Arab Saudi - Iran Kian Dekat, MBS Telepon Presiden Baru Ucapkan Selamat

Pangeran MBS dan Presiden Masoud Pezeshkian saling bertelepon membahas hubungan kerja sama antara Arab Saudi dan Iran.


Trump Berjanji Melindungi Arab Saudi Bila Terpilih Jadi Presiden

14 jam lalu

Presiden Amerika Serikat Donald Trump memegang grafik penjualan perangkat keras militer saat berbincang dengan Putra Mahkota Arab Saudi, Mohammed bin Salman di Gedung Putih, Washington, Amerika Serikat, 20 Maret 2018. (AP Photo/Evan Vucci)
Trump Berjanji Melindungi Arab Saudi Bila Terpilih Jadi Presiden

Donald Trump menyatakan akan melindungi Arab Saudi yang disebutnya kini mendekat ke Cina.


Pengamat Usulkan Pembentukan Badan Haji di Luar Kementerian, DPR: Kami Tampung

15 jam lalu

Jemaah calon haji Indonesia kloter 106 embarkasi Surabaya turun dari bus di Mekah, Arab Saudi, Selasa, 11 Juni 2024. Fase kedatangan jemaah haji Indonesia 1445 H/2024 M di tanah suci telah berakhir pada Selasa, 11 Juni 2024 yang ditandai dengan mendaratnya 333 jemaah yang tergabung dalam kelompok terbang 106 embarkasi Surabaya (SUB-106). ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan
Pengamat Usulkan Pembentukan Badan Haji di Luar Kementerian, DPR: Kami Tampung

Pembentukan Badan Penyelenggara Haji dan Umrah bertujuan agar pengelolaan dapat dilakukan secara akuntabel dan independen.


Arab Saudi Eksekusi Warganya atas Tuduhan Terorisme

22 jam lalu

Ilustrasi eksekusi mati
Arab Saudi Eksekusi Warganya atas Tuduhan Terorisme

Seorang pria di Arab Saudi dieksekusi mati atas tuduhan terorisme.


Pemda Yogyakarta Tutup 4 Tambang Ilegal dan Stop Aktivitas Penambangan di 32 Titik Lainnya

1 hari lalu

Ilustrasi Tambang Ilegal. Dok.TEMPO/Jumadi
Pemda Yogyakarta Tutup 4 Tambang Ilegal dan Stop Aktivitas Penambangan di 32 Titik Lainnya

Pemerintah Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) belakangan gencar melakukan penindakan aktivitas penambangan di berbagai kabupaten/kota provinsi itu pasca munculnya aduan masyarakat dan beredar di media sosial.


Profil Iskandar Harjodimulyo Sang Maestro Wayang Uwuh, Olah Limbah Jadi Karya

1 hari lalu

Perajin wayang Uwuh, Iskandar Hardjodimuljo. TEMPO/S. Dian Andryanto
Profil Iskandar Harjodimulyo Sang Maestro Wayang Uwuh, Olah Limbah Jadi Karya

Selain menciptakan wayang uwuh dari limbah, Iskandar Harjodimulyo aktif dalam berbagai kegiatan edukasi lingkungan pengelolaan sampah.


Pasutri Lansia Ditemukan Meninggal di Rumahnya di Jonggol, Ini Kata Polisi

1 hari lalu

Anggota Polsek Jonggol mengevakuasi mayat pasutri lansia di sebuah perumahan di kawasan Jonggol, Kabupaten Bogor. Selasa, 16 Juli 2024. Dok. Polsek Jonggol.
Pasutri Lansia Ditemukan Meninggal di Rumahnya di Jonggol, Ini Kata Polisi

Sebelum ditemukan meninggal di rumahnya, korban tidak terlihat sejak Sabtu, 12 Juli lalu.


Olimpiade Esports akan Diadakan di Arab Saudi

1 hari lalu

Ilustrasi eSport. (debsport.com)
Olimpiade Esports akan Diadakan di Arab Saudi

Arab Saudi akan menjadi tuan rumah Olimpiade Esports pertama yang akan diselenggarakan pada 2025


Jogja International Kite Festival 2024 Segera Digelar, Catat Lokasi dan Tanggalnya

1 hari lalu

Festival tahunan layang-layang Jogja International Kite Festival (JIKF) 2023 di Pantai Parangkusumo, Yogyakarta. Dok. Istimewa
Jogja International Kite Festival 2024 Segera Digelar, Catat Lokasi dan Tanggalnya

Jogja International Kite Festival akan diikuti lebih dari 50 klub nasional dan 22 klub dari luar negeri, usung tema Persatuan dan Perdamaian Dunia.