Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

Ramai Penolakan Beach Club di Kawasan Karst Gunungkidul Yogyakarta, Pemkab : Belum Ada Izin

image-gnews
Rencana Beach Club yang awalnya melibatkan Raffi Ahmad di Gunungkidul, DI Yogyakarta. Dok. Instagram
Rencana Beach Club yang awalnya melibatkan Raffi Ahmad di Gunungkidul, DI Yogyakarta. Dok. Instagram
Iklan

TEMPO.CO, Yogyakarta - Beach club yang rencananya dibangun di tebing Pantai Krakal, Gunungkidul, DI Yogyakarta, menjadi sorotan. Proyek ambisius bernama Bekizart itu dinilai berpotensi merusak lingkungan alam kawasan karst dan tak terlalu memberi dampak ekonomi warga lokal.

Proyek yang awalnya melibatkan pesohor Raffi Ahmad ini terdiri dari resort, vila, dan beach club dengan lokasi yang menghadap ke laut. 

Namun sejak peletakan batu pertama beach club yang rencananya dilengkapi hotel dan 300 vila mewah di pinggir pantai itu pada akhir 2023, kritik berdatangan mulai dari Wahana Lingkungan Hidup (Walhi) Yogyakarta hingga terbaru petisi penolakan di laman situs Change.org "Tolak Pembangunan Resort Raffi Ahmad di Gunungkidul!" yang telah ditandatangani lebih dari 35 ribu orang, hingga Selasa, 11 Juni petang.

Karena kontroversi, Raffi Ahmad akhirnya menyartakan mundur dari proyek tersebut. 

Belum Ada Izin 

Bagaimana sebenarnya progres proyek itu saat ini? Sekretarias Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Kabupaten Gunungkidul Asar Janjang Riyanti menuturkan, sampai saat ini belum ada permohonan izin dari pihak investor.

"Belum ada permohonan izin (dari investor), sampai saat juga belum terbit izin apa pun dari Pemkab Gunungkidul soal itu," kata Asar kepada Tempo, Rabu 12 Juni 2024.

Asar mengatakan, sejak gaung peletakan pertama proyek itu, untuk mendapatkan izin jelas ada prosedurnya.

"Itu bagian dari perizinan, ada persyaratan dasar dan persyaratan perizinan berusaha yang perlu diproses sesuai dengan investasi yang akan dibangun," kata dia.

Hanya saja, terkait proyek itu, Asar mengatakan belum bisa memastikan perizinan apa yang harus diurus. 

"Karena semua akan ditapis oleh sistem, kalau belum ada pengajuan permohonan, belum bisa dipastikan apa yang perlu diurus," ujar dia.

Dengan maraknya kritik dari organisasi lingkungan sampai munculnya petisi penolakan warga, Asar mengatakan Pemkab Gunungkidul pedomannya pada regulasi.

"Semua mengikuti regulasi yang ada saja," kata dia.

Petisi di Change.org

Sebelumnya di laman situs Change.org menampilkan petisi penolakan pembangunan beach club yang awalnya milik artis Raffi Ahmad di Gunungkidul. Petisi tersebut dibuat oleh seorang warga bernama Muhammad Raafi yang dimulai sejak 21 Maret 2024 lalu. Dalam pernyataannya, dia mengaku tidak sepakat dengan pembangunan beach club di Kabupaten Gunungkidul yang dinilai memiliki dampak negatif terhadap Kawasan Bentang Alam Karst (KBAK) Gunungsewu.

"Itu kawasan lindung geologi, yang harusnya ngga boleh dibangun apa-apa," tulis Raafi dalam petisinya.

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

Dia juga menuliskan Wahana Lingkungan Hidup (Walhi) Yogyakarta juga menyebut, potensi dampak negatif dari pembangunan resort di Gunungkidul berupa kekeringan, krisis air bersih, kerusakan karst, banjir, dan longsor. 

Iklan



Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

 

Video Pilihan


Pemda Yogyakarta Tutup 4 Tambang Ilegal dan Stop Aktivitas Penambangan di 32 Titik Lainnya

1 hari lalu

Ilustrasi Tambang Ilegal. Dok.TEMPO/Jumadi
Pemda Yogyakarta Tutup 4 Tambang Ilegal dan Stop Aktivitas Penambangan di 32 Titik Lainnya

Pemerintah Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) belakangan gencar melakukan penindakan aktivitas penambangan di berbagai kabupaten/kota provinsi itu pasca munculnya aduan masyarakat dan beredar di media sosial.


Berpotensi Rusak Alam, Sultan HB X Minta Tambang Ilegal Yogyakarta Ditutup

8 hari lalu

Wisatawan bersorak gembira usai menyusuri sungai di Gua Pindul di Desa Bejiharjo, Karangmojo Kabupaten Gunung Kidul, DI Yogyakarta, 30 Juli 2016. Dalam wisata tersebut, wisatawan ditawarkan edukasi mengenai bentukan gua khas kawasan karst dan berbagai ornamen di dalamnya, seperti batu krsital, 'moonmilk', stalaktit, dan stalagmit. TEMPO/Fardi Bestari
Berpotensi Rusak Alam, Sultan HB X Minta Tambang Ilegal Yogyakarta Ditutup

Sektor pariwisata di Yogyakarta sangat didukung kelestarian alam, kawasan karst jadi sorotan.


Tak Ada Laporan Wisatawan Hilang, Jasad Mengapung Ditemukan di Pantai Baron Yogyakarta

8 hari lalu

Air pinggiran Pantai Baron Gunungkidul berubah menjadi cokelat terdampak banjir aliran sungai. Dok. Istimewa
Tak Ada Laporan Wisatawan Hilang, Jasad Mengapung Ditemukan di Pantai Baron Yogyakarta

Kasus kecelakaan terakhir di pantai Gunungkidul Yogyakarta terjadi pada 13 Juni 2024 yang dialami siswa SMP.


Kaesang: Peluang di Pilkada Jateng 2024 hingga Bersaing Survei dengan Raffi Ahmad

9 hari lalu

Ketua Umum PSI Kaesang Pangarep di kantor Muhammadiyah DKI Jakarta, Jumat, 21 Juni 2024. Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Kaesang Pangarep menegaskan dirinya tidak akan berduet dengan Anies Baswedan untuk maju di Pilkada Jakarta. TEMPO/Martin Yogi Pardamean
Kaesang: Peluang di Pilkada Jateng 2024 hingga Bersaing Survei dengan Raffi Ahmad

Ketua Dewan Pimpinan Pusat PDIP Djarot Saiful Hidayat mengatakan, tidak mempermasalahkan survei tinggi Kaesang di Pilkada Jawa Tengah


Maju Pilkada Bandung Barat, Jeje Govinda Akui Digendong Raffi Ahmad

10 hari lalu

Baliho Jeje Govinda yang menunjukkan mendapat sokongan dari Raffi Ahmad, Prabowo Subianto. dan Zulkifli Hasan. Foto: Instagram.
Maju Pilkada Bandung Barat, Jeje Govinda Akui Digendong Raffi Ahmad

Jeje Govinda mengakui dukungan kuat dan popularitas kakak iparnya, Raffi Ahmad membantunya untuk mencalonkan diri sebagai Bupati Bandung Barat.


Reaksi Golkar Soal PKB Usulkan Nagita Slavina Dampingi Bobby Nasution di Pilgub Sumut

10 hari lalu

Nagita Slavina. Foto: Instagram.
Reaksi Golkar Soal PKB Usulkan Nagita Slavina Dampingi Bobby Nasution di Pilgub Sumut

Golkar menyatakan nama Nagita Slavina masih asing di telinga masyarakat Sumatera Utara.


Artis Ini Ungguli Kaesang sebagai Cawagub Terpopuler dalam Survei Jelang Pilgub Jateng

10 hari lalu

Ketua Umum PSI Kaesang Pangarep di kantor Muhammadiyah DKI Jakarta, Jumat, 21 Juni 2024. Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Kaesang Pangarep menegaskan dirinya tidak akan berduet dengan Anies Baswedan untuk maju di Pilkada Jakarta. TEMPO/Martin Yogi Pardamean
Artis Ini Ungguli Kaesang sebagai Cawagub Terpopuler dalam Survei Jelang Pilgub Jateng

Survei Indikator mengungkap, meski Raffi Ahmad lebih populer dari Kaesang Pangarep, elektabilitasnya rendah.


Pantai-Pantai di Yogyakarta Gelar Sedekah Laut Sambut 1 Suro

11 hari lalu

Tradisi Sedekah Laut di Pantai Kukup Gunungkidul Yogyakarta menyambut 1 Suro. Dok. Istimewa
Pantai-Pantai di Yogyakarta Gelar Sedekah Laut Sambut 1 Suro

Sejumlah pantai di Yogyakarta menjadi lokasi gelaran tradisi sedekah laut atau juga dikenal Labuhan dalam peringatan 1 Suro atau 1 Muharram.


Intip Profil Nagita Slavina yang Diusulkan Dampingi Bobby Nasution di Pilkada Sumut

11 hari lalu

Nagita Slavina/Foto: Instagram/@raffinagita1717
Intip Profil Nagita Slavina yang Diusulkan Dampingi Bobby Nasution di Pilkada Sumut

Menurut Wakil Ketua Umum DPP PKB Jazilul, Nagita Slavina dapat mendulang suara lantaran memiliki banyak sekali pengikut di akun media sosial.


Gibran Rajin Blusukan di Perkampungan Jakarta, Terakhir Bersama Raffi Ahmad

15 hari lalu

Wakil Presiden Terpilih Gibran Rakabuming Raka (tengah) menyalami warga saat blusukan di Gang I Kelurahan Pasar Manggis, Jakarta, Rabu 3 Juli 2024. Dalam kesempatan tersebut, putra sulung Presiden Joko Widodo itu membagikan buku dan susu gratis kepada anak-anak. ANTARA FOTO/Aprillio Akbar
Gibran Rajin Blusukan di Perkampungan Jakarta, Terakhir Bersama Raffi Ahmad

Wakil presiden terpilih Gibran Rakabuming Raka blusukan ke tiga titik lokasi di Jakarta. Ia menyebut kegiatan itu sebagai belanja masalah.