Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

Apa Penyebab Turbulensi seperti yang Dialami Singapore Airlines?

Reporter

Editor

Mila Novita

image-gnews
Sebuah pesawat Singapore Airlines terlihat di landasan setelah meminta pendaratan darurat di Bandara Internasional Suvarnabhumi Bangkok, Thailand, 21 Mei 2024. Pongsakornr Rodphai/Handout via REUTERS
Sebuah pesawat Singapore Airlines terlihat di landasan setelah meminta pendaratan darurat di Bandara Internasional Suvarnabhumi Bangkok, Thailand, 21 Mei 2024. Pongsakornr Rodphai/Handout via REUTERS
Iklan

Penyebab turbulensi

Udara berombak yang dirasakan sebagai turbulensi bisa disebabkan oleh berbagai faktor. Birch menjelaskan, turbulensi dapat disebabkan oleh fenomena alam seperti pola angin normal di atmosfer, atau karena hentakan pesawat lain di dekatnya.

Salah satu penyebab paling umum dari turbulensi parah adalah turbulensi mekanis, yang sangat umum terjadi di sekitar pegunungan dan penghalang fisik lainnya. Ketika angin menerpa pegunungan, maka akan terbentuk seperti gelombang. Arus udara yang pecah ini menciptakan udara bergejolak yang mengguncang pesawat saat mencoba melewatinya.

Namun, beberapa turbulensi dahsyat disebabkan oleh badai petir yang menciptakan arus vertikal besar dari udara yang ganas. 

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

Menurut Layanan Cuaca Nasional, arus ini dapat menyebabkan pesawat naik atau turun antara 600 dan 1.830 meter sekaligus. 

Selain itu, turbulensi pesawat komersial juga bisa karena arus kuat yang disebut aliran jet.

Paul Williams, profesor ilmu atmosfer di Universitas Reading, mengatakan bahwa ini juga disebut turbulensi udara jernih.

"Hal ini mungkin sulit untuk dihindari karena tidak muncul pada radar cuaca di dek penerbangan," kata dia. 

Kronologi Singapore Airlines Turbulensi Parah

Singapore Airlines meninggalkan Bandara Heathrow Inggris pada Senin malam pukul 22.17 waktu setempat dengan 211 penumpang dan 18 awak.

Namun, penerbangan tersebut mengalami turbulensi ekstrem saat berada di dekat ruang angkasa Myanmar, wilayah yang saat ini sedang dilanda badai petir tropis ekstrem. 

Laporan cuaca penerbangan menunjukkan bahwa badai petir yang mencapai ketinggian 51.000 kaki saat ini tersebar di wilayah barat Thailand. 

Menurut laporan, pesawat tersebut diyakini turun mendadak selama beberapa menit dalam turbulensi ekstrem di ketinggian 31.000 kaki.

Ada kemungkinan bahwa meningkatnya arus udara akibat badai tropis menyebabkan turbulensi hebat yang memaksa pesawat jatuh. 

Inilah salah satu alasan mengapa penumpang diminta untuk menyimpan semua tas di loker di atas atau di bawah kursi. "Benda-benda ini berpotensi berbahaya jika kabin terguncang," kata Birch. "Demikian pula, jika Anda tidak mengenakan sabuk pengaman, Anda bisa terluka sama seperti saat Anda berada di dalam mobil bahkan dalam tabrakan kecil," dia menambahkan. 

Menurut Otoritas Penerbangan Federal (FAA), terdapat 163 orang cedera serius akibat turbulensi antara 2009 dan 2022.

Pilihan Editor: Alasan Mengapa Pesawat Komersial Terbang di Ketinggian 35.000 Kaki

Iklan



Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

 

Video Pilihan


Menko Luhut Bentuk Satgas Penurunan Harga Tiket Pesawat, Ajak Kemenparekraf hingga Asosiasi Industri Penerbangan

4 jam lalu

Ilustrasi pesawat. Sumber: getty images/mirror.co.uk
Menko Luhut Bentuk Satgas Penurunan Harga Tiket Pesawat, Ajak Kemenparekraf hingga Asosiasi Industri Penerbangan

Menteri Koordinator Bidang Maritim dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan telah membentuk satgas penurunan harga tiket pesawat. Anak Buah Sandiaga Uno mengatakan Kemenparekraf sudah menerima beberapa penugasan


Berangsur Pulih dari Pandemi, Angkasa Pura Catat 36,5 Juta Pergerakan Penumpang Sepanjang Januari-Juni

4 jam lalu

Sejumlah calon penumpang berjalan untuk lapor diri di Terminal 3 Bandara Sekarno Hatta, Tangerang, Banten, Rabu 19 April 2023. PT Angkasa Pura II selaku pengelola Bandara Soekarno Hatta memprediksi puncak arus mudik lewat bandara Soetta terjadi mulai H-3 atau Rabu (19/4) dengan pergerakan pesawat yang terjadwal mencapai 1.138 penerbangan dengan total penumpang 164.575 hingga H-1 atau Jumat (21/4). ANTARA FOTO/Muhammad Iqbal
Berangsur Pulih dari Pandemi, Angkasa Pura Catat 36,5 Juta Pergerakan Penumpang Sepanjang Januari-Juni

Rinciannya adalah sebanyak 28,1 juta penumpang rute domestik dan 8,4 juta penumpang rute internasional.


Tiket Pesawat Domestik Mahal, Anak Buah Sandiaga Uno Sebut Dampaknya Hampir 40 Persen bagi Kegiatan Pariwisata

6 jam lalu

Adyatama Kepariwisataan dan Ekonomi Kreatif Ahli Utama, Nia Niscaya (kanan) dan Direktur Manajemen Investasi Kemenparekraf Zulkifli Harahap (kiri) dalam
Tiket Pesawat Domestik Mahal, Anak Buah Sandiaga Uno Sebut Dampaknya Hampir 40 Persen bagi Kegiatan Pariwisata

Kemenparekraf mencatat tiket penerbangan pesawat jadi komponen yang berkontribusi hampir 40 persen bagi kegiatan pariwisata. Mahalnya tiket pesawat diangap akan berdampak besar.


9 Hal yang Perlu Diketahui Orang Tua sebelum Melepas Anak Naik Pesawat Sendirian

12 jam lalu

Ilustrasi penumpang pesawat terbang. Unsplash.com/Mohammad Arrahmanur
9 Hal yang Perlu Diketahui Orang Tua sebelum Melepas Anak Naik Pesawat Sendirian

Jennifer Bachdim dan Irfan Bachdim melepas anak kedua yang berusia 10 tahun terbang sendirian dari Belanda ke Indonesia.


Jangan Pakai Sandal Jepit saat Naik Pesawat, Pramugari Jelaskan Alasannya

3 hari lalu

Ilustrasi bandara (Pixabay)
Jangan Pakai Sandal Jepit saat Naik Pesawat, Pramugari Jelaskan Alasannya

Alas kaki ini menimbulkan bahaya dalam penerbangan, apalagi jika penumpang diharuskan segera melakukan evakuasi di pesawat.


AirAsia Travel Fair 2024 di Medan, Tebar Promo Diskon Tiket 20 Persen hingga Casback Rp 2 Juta

3 hari lalu

Pesawat A330-900 AirAsia X
AirAsia Travel Fair 2024 di Medan, Tebar Promo Diskon Tiket 20 Persen hingga Casback Rp 2 Juta

Maskapai penerbangan Indonesia AirAsia menggelar AirAsia Travel Fair (AATF) 2024 Medan pada 12-14 Juli 2024 di Centre Point Medan, Sumatera Utara.


Baru Pertama Naik Pesawat, Penumpang Buka Pintu Darurat saat Ingin ke Toilet

3 hari lalu

Pintu darurat (ilustrasi)
Baru Pertama Naik Pesawat, Penumpang Buka Pintu Darurat saat Ingin ke Toilet

Penumpang itu bisa didenda karena membuka pintu darurat dan menyebabkan pesawat dilarang terbang untuk pemeliharaan.


Sisi Kiri atau Kanan, Mana yang Lebih Nyaman Duduk di Pesawat?

3 hari lalu

Ilustrasi penumpang pesawat terbang. Unsplash.com/Mohammad Arrahmanur
Sisi Kiri atau Kanan, Mana yang Lebih Nyaman Duduk di Pesawat?

Soal keamanan, baik sisi kiri atau kanan sama saja. Namun, ada pelancong yang punya kecenderungan untuk memilih duduk di salah satu sisi pesawat.


Scoot Buka Rute Penerbangan ke Sibu Sarawak dengan Armada Baru

4 hari lalu

Pesawat Scoot dan Singapore Airlines terlihat di landasan Bandara Changi Singapura, 30 Maret 2020. (Reuters)
Scoot Buka Rute Penerbangan ke Sibu Sarawak dengan Armada Baru

Dengan armada jet E190-E2 Embraer, maskapai bertarif rendah asal Singapura, Scoot, buka rute baru jelajahi langit Sibu, Sarawak.


FAA Perintahkan 2.600 Pesawat Boeing 737 Diinspeksi

5 hari lalu

Logo Boeing terlihat di sisi Boeing 737 MAX di Farnborough International Airshow, di Farnborough, Inggris, 20 Juli 2022. REUTERS/Peter Cziborra
FAA Perintahkan 2.600 Pesawat Boeing 737 Diinspeksi

2.600 pesawat Boeing 737 harus diinspeksi karena masker oksigennya bermasalah.