Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

Membandingkan Bea Masuk Barang Bawaan dari Luar Negeri di Indonesia dengan Negara Tetangga

Reporter

Editor

Mila Novita

image-gnews
Ilustrasi petugas Bea Cukai memeriksa penumpang di bandara. Dok. Bea Cukai
Ilustrasi petugas Bea Cukai memeriksa penumpang di bandara. Dok. Bea Cukai
Iklan

TEMPO.CO, Jakarta - Bea Cukai tengah menjadi sorotan setelah banyak kasus viral terkait dengan bea masuk dan pajak barang bawaan penumpang dari luar negeri. Beberapa kasus yang viral menunjukkan bahwa bea masuk lebih besar daripada harga barang tersebut.

Ketentuan biaya bea masuk barang bawaan dari luar negeri di Indonesia sering mendapat kritik, bagaimana dengan di negara tetangga? Terdapat perbedaan bea masuk dan pajak yang berlaku di tiap negara.

Indonesia 

Pembagian ketentuan pengenaan bea masuk dan pajak di Indonesia berdasarkan jenis barang, yakni personal use atau barang pribadi dan non personal use. Personal use adalah barang yang digunakan/dipakai untuk keperluan pribadi termasuk sisa perbekalan. Adapun non personal use merupakan barang yang dibawa oleh penumpang selain barang pribadi yang jumlah, jenis, dan sifatnya tidak wajar untuk keperluan pribadi. Ini termasuk barang titipan.

Menurut laman Direktorat Bea Cukai, barang pribadi atau personal use penumpang dengan nilai kurang dari USD500 atau sekitar Rp8 juta per orang diberikan pembebasan bea masuk. Apabila lebih dari itu maka akan dipungut bea masuk dan pajak dalam rangka impor (PDRI). Jadi, yang perlu dibayarkan penumpang antara lain bea masuk yang dikenakan sebesar 10 persen, PPN 11 persen, PPh 0,5-10 persen (jika punya NPWP) atau 1-20 persen (jika tidak punya NPWP).

Untuk menghitung bea masuk, Kementrian Perdagangan (Kemendag) dalam rilis pada 7 Mei 2024 menerangkan bahwa seluruh biaya kepabeanan akan dikurangi dengan kurs dolar untuk penumpang biasa. "Jadi kalau penumpang (dari luar negeri bawa barang belanjaan impor) boleh dipotong (mendapat keringanan pajak sebesar) US$ 500 tapi lebihnya bayar ya, itu aja," kata Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan.

Hasil akhirnya baru akan dipotong tarif pajak sebesar 10 persen per penumpang dari total jumlah harga barang yang melebihi batas maksimal. 

Malaysia 

Pembagian ketentuan pajak di Negeri Jiran dikategorikan berdasarkan barang-barangnya, yaitu barang yang terkena bea masuk dan yang tidak terkena bea masuk. Kedua jenis barang tersebut nantinya dikategorikan lagi berdasarkan besar tarif pajak penjualannya sebesar 5 persen atau 10 persen atau besaran yang spesifik.

Menurut laman customs.gov.my, terdapat daftar barang yang dibebaskan dari pembayaran bea masuk/pajak bagi wisatawan atau pelaku perjalanan yang masuk ke Malaysia, antara lain pakaian baru yang tidak lebih dari tiga potong dan sepatu atau sandal tidak lebih dari satu pasang. 

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

Lebih dari itu, barang yang dibawa penumpang akan terkena bea masuk sebesar 10 persen dan pajak 10 persen, atau bea masuk 5 persen dan pajak 10 persen, tergantung pada kategori barang. 

Secara ringkas, hanya jenis barang yang terkena bea masuk, dengan tarif pajak penjualan sebesar 10 persen maupun 5 persen, yang akan dikenakan biaya bea masuk sebesar 10 persen. Akan tetapi, kedua jenis barang dengan tarif pajak penjualan sebesar 5 persen nantinya harus membayar tambahan 5 persen untuk pajak penjualan.

Singapura 

Dilansir dari customs.gov.sg, semua barang yang dibawa ke Singapura dikenakan Pajak Barang & Jasa atau Goods & Services Tax (GST). GST merupakan pajak atas konsumsi dan impor barang. Tarif yang dikenakan berdasarkan nilai barang, yang dapat mencakup Biaya, Asuransi, dan Pengangkutan (CIF) ditambah biaya-biaya lain yang dikenakan dan bea dan/atau cukai yang harus dibayar (jika berlaku).

Namun, pelancong dapat menikmati keringanan GST impor suatu barang jika memenuhi dua ketentuan, antara lain barang baru dan untuk konsumsi pribadi (personal use). 

Besaran keringanan GST impor akan bergantung pada durasi yang dihabiskan wisatawan di luar Singapura. Wisatawan harus membayar GST atas nilai barang yang melebihi keringanan impor GST yang diberikan kepada mereka. Untuk wisatawan yang menghabiskan waktu lebih dari 48 jam maka keringanannya mencapai S$500 atau sekitar Rp5,9 juta, sedangkan yang kurang dari 48 jam keringanannya sebesar S$100 atau sekitar Rp1,2 juta. 

Misalnya, seorang pelancong Singapura membeli tas seharga S$2.000 saat bepergian ke luar negeri selama lebih dari 48 jam, maka jumlah GST yang harus dibayarkan adalah (S$2.000 – 500) x tarif GST yang berlaku. Adapun GST yang berlaku di Singapura saat ini seebar 9 persen. 

Pilihan Editor: Panduan Menghitung Bea Masuk Barang Bawaan dari Luar Negeri, Pelancong Harus Tahu

Iklan



Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

 

Video Pilihan


Harun Masiku Sempat Bolak-Balik Jakarta-Singapura tapi Tak Pernah Tertangkap

14 jam lalu

Harun Masiku ditetapkan sebagai tersangka kasus suap terhadap Komisioner KPU Wahyu Setiawan pada Januari 2020 lalu. Tim penyidik KPK terakhir kali mendeteksi keberadaan Harun Masiku di sekitar Perguruan Tinggi Ilmu Kepolisian (PTIK). Tim gagal menangkap lantaran dia diduga ditahan oleh sejumlah anggota kepolisian. Terhitung sejak 30 Juli 2021 lalu, Harun kemudian menjadi buronan internasional. Tak tanggung-tanggung, Interpol bahkan telah menerbitkan red notice untuk Harun Masiku. Facebook
Harun Masiku Sempat Bolak-Balik Jakarta-Singapura tapi Tak Pernah Tertangkap

Harun Masiku jadi buron usai lolos dari operasi tangkap tangan (OTT) KPK pada Rabu, 8 Januari 2020.


Tiket Feri Batam - Singapura Mahal Rugikan Sektor Pariwisata, KPPU Minta Kemenhub Turun Tangan

18 jam lalu

Kapal ferry menuju Singapura dari Batam. TEMPO/ Yogi Eka Sahputra
Tiket Feri Batam - Singapura Mahal Rugikan Sektor Pariwisata, KPPU Minta Kemenhub Turun Tangan

Harga tiket feri Batam - Singapura ataupun sebaliknya melonjak sejak 2022 atau setelah pandemi, Rp760.000 untuk WNI dan Rp915.000 untuk WNA.


Rekap Wakil ASEAN di Kualifikasi Piala Dunia 2026: Timnas Indonesia Lolos Putaran Ketiga, Thailand dan Malaysia Kandas

23 jam lalu

Antusias supporter Indonesia saat menyaksikan pertandingan Timnas Indonesia vs Filipina pada laga kualifikasi Piala Dunia 2026 di Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, Selasa, 11 Juni 2024. Sebanyak 64.942 supporter memadati GBK, dalam pertandingan Timnas Indonesia berhasil mengalahkan FIlipina dengan skor 2-0, yang dicetak oleh Thom Jan Haye (menit ke-31) dan Rizky Ridho (56). TEMPO/ Febri Angga Palguna
Rekap Wakil ASEAN di Kualifikasi Piala Dunia 2026: Timnas Indonesia Lolos Putaran Ketiga, Thailand dan Malaysia Kandas

Timnas Indonesia menjadi satu-satunya wakil ASEAN yang melaju ke putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia.


Tiket Feri Batam - Singapura Mahal, KPPU Masih Kumpulkan Bukti Dugaan Kartel

1 hari lalu

Kapal feri Batam-Singapura Batam Fast melintas di perairan Singapura. TEMPO/Yogi Eka Sahputra
Tiket Feri Batam - Singapura Mahal, KPPU Masih Kumpulkan Bukti Dugaan Kartel

Harga tiket feri Batam - Singapura ataupun sebaliknya melonjak sejak tahun 2022 atau setelah pandemi.


216 WNI dari 7 Detensi Imigrasi di Malaysia Dipulangkan ke Indonesia

1 hari lalu

Pada 10 Juni 2024 Kementerian Luar Negeri telah memulangkan 216 WNI kelompok rentan yang tinggal di 7 detensi imigrasi di Malaysia. sumber: dokumen Kemlu
216 WNI dari 7 Detensi Imigrasi di Malaysia Dipulangkan ke Indonesia

216 WNI yang tinggal di tujuh detensi imigrasi di Malaysia, dipulangkan ke Indonesia.


Bawa Pistol Air Mainan Anak, Sekeluarga Ditahan di Bandara Changi Singapura

1 hari lalu

Jewel Bandara Changi Singapura (TEMPO/Mila Novita)
Bawa Pistol Air Mainan Anak, Sekeluarga Ditahan di Bandara Changi Singapura

Mainan dan replika senjata, termasuk pistol air, terdaftar sebagai barang yang dikontrol di Singapura.


Wisatawan Ditahan di Bandara Changi Singapura karena Bawa Uang Tunai Rp905 Juta

1 hari lalu

Turis berfoto di sebelah patung singa Merlion di kawasan pusat bisnis Singapura 6 Februari 2015. [REUTERS / Edgar Su]
Wisatawan Ditahan di Bandara Changi Singapura karena Bawa Uang Tunai Rp905 Juta

Singapura mengizinkan warganya atau turis asing membawa uang S$20.000 atau sekitar Rp241 juta tanpa deklarasi.


Apa Beda Tapera Indonesia dengan Tabungan Perumahan Rakyat di Singapura, Australia, Cina, dan Korea Selatan

1 hari lalu

Peserta tabungan perumahan rakyat (Tapera) membaca brosur di Kantor Pelayanan Badan Pengelola Tapera, Jakarta, Selasa 4 Juni 2024. Presiden Joko Widodo menetapkan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 21 Tahun 2024 tentang perubahan atas PP Nomor 25 Tahun 2020 tentang Tapera sebagai upaya untuk meningkatkan efektivitas penyelenggaraan dan akuntabilitas pengelolaan dana Tapera. TEMPO/Tony Hartawan
Apa Beda Tapera Indonesia dengan Tabungan Perumahan Rakyat di Singapura, Australia, Cina, dan Korea Selatan

Ramai-ramai soal Tapera di Indonesia. Ini bedanya tabungan perumahan rakyat di Korea Selatan, Australia, hingga Singapura.


3 Cara ke Genting Highlands Malaysia, Bisa Pakai Bus hingga Taksi

1 hari lalu

Ketahui cara ke Genting Highland, Malaysia.  Foto: Canva
3 Cara ke Genting Highlands Malaysia, Bisa Pakai Bus hingga Taksi

Ketahui cara ke Genting Highlands, Malaysia. Anda bisa menggunakan bus, taksi, atau travel. Berikut kisaran harganya.


Cara ke Jewel Changi Airport dari Berbagai Terminal

2 hari lalu

Cara ke Jewel Changi Airport. Foto: Canva
Cara ke Jewel Changi Airport dari Berbagai Terminal

Saat berkunjung ke Singapura, ketahui cara ke Jewel Changi dari berbagai terminal. Paling mudah bisa lewat terminal 1 bandara Changi.