Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

5 Destinasi Wisata Alam Wajib Dikunjungi Saat ke Lumajang: Gua Tetes Hingga Hutan Bambu

Reporter

Editor

Dwi Arjanto

image-gnews
Hutan Bambu Lumajang. Disparbud.lumajangkab.go.id
Hutan Bambu Lumajang. Disparbud.lumajangkab.go.id
Iklan

TEMPO.CO, Jakarta - Berbicara soal destinasi di Jawa Timur, Kabupaten Lumajang tampaknya sangat cocok dengan sebutan daerah dengan 1001 wisata karena keanekaragamannya.

Wisata yang menjadi unggulan di kabupaten ini ialah alam wisata alam. Kondisi wilayah alam Lumajang memang begitu memikat. Puncak tertinggi dataran Jawa terletak di Kabupaten ini yaitu Gunung Semeru, belum lagi wisata perairan Danau Ranu Kombolo yang berlokasi di wilayah Taman Nasional Bromo Tengger Semeru ada juga air terjun dengan warna biru yang cantik, yakni Air Terjun Kapas biru.

5 Destinasi Wisata Alam di Lumajang

1. Gunung Semeru 

Gunung Semeru atau dengan nama lain Mahameru terletak di Jawa Timur, tepatnya di Kota Malang dan Kabupaten Lumajang. Gunung Semeru merupakan gunung tertinggi di Pulau Jawa, dan merupakan yang ketiga di Indonesia setelah Gunung Kerinci di Jambi dan Gunung Rinjani di NTB. Gunung Semeru memiliki ketinggian 3.676 MDPL.

Danau ini terbentuk akibat akitvitas massive kawah Gunung Jambangan mengalami proses pemadatan. Kawah-kawah ini menampung air dalam jumlah banyak hingga akhirnya terbantuklah danau besar. 

Di perjalanan menuju pendakian kita dapat mengunjungi salah satu danau yang tak kalah indah, danau ini diberi nama Ranu Kumbolo. Air danau ini sangat jernih, sehingga penduduk setempat menyebutnya dengan air suci. Saat berada di danau ini masyarakat di larang untuk mandi dan mencuci untuk menjaga ekosistem air. 

Selain menjadi spot melihat sunset favorit bagi para pendaki, keindahan gunung ini bahkan juga menjadikannya diabadikan dalam sebuah film dengan judul 5 CM yang menceritakan perjalanan sekelompok pemuda yang melakukan pendakian gunung.

Tak hanya keindahan alamnya yang memikat tempat ini juga menjadi rumah bagi fauna dan flora Indonesia seperti burung belibis dan bunga Edelwis.

2. Air Terjun Kapas Biru

Lokasi air terjun Kapas Biru berada di Dusun Mulyoharjo, Desa Pronojiwo, Kecamatan Pronojiwo, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur

Air terjun ini memiliki ketinggian kurang lebih 100 meter. AliranJESSYCA GAZELLA airnya cukup deras diantara dua batu karang yang cukup tinggi dengan dekorasi kayu yang alami.

Air yang dilaluinya berasal dari sungai Lengkong dan Besukbang yang bersumber di kaki Gunung Semeru. Airnya sangat jernih dan bersih dengan warna kebiruan terlihat dari kejauhan di sepanjang sisi air terjun. Sisi-sisinya dihiasi dengan keasrian pepohonan.

3. Air Terjun Tumpak Sewu

Air terjun Tumpak Sewu berada di Sidomulyo, Pronojiwo, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur itu memiliki pesona yang bisa membuat kagum. 

Air Terjun Tumpak Sewu atau orang Jawa Timur menyebutnya dengan nama Coban Sewu merupakan sebuah air terjun yang memiliki ketinggian 

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

sekitar 120 meter. Air terjun ini memiliki aliran air berbentuk seperti tirai sehingga air terjun ini termasuk dalam jenis air terjun Tiered. 

Harga tiket masuk air terjun ini sangat terjangkau, pengunjung hanya mengeluarkan biaya sebesar Rp 10.000 per orang untuk wisatawan lokal dan Rp 50.000 untuk turis asing. Waktu operasional tempat wisata Air Terjun Tumpak Sewu terbuka untuk umum setiap hari mulai pukul 08.00-17.00 WIB.

Selain mengambil gambar dan menikmati air terjun Tumpak Sewu pengunjung juga dapat mampir ke Gua Bidadari yang letaknya tidak jauh dari air terjun, jaraknya hanya sekitar 300 meter. Akses yang dilalui untuk mencapai lokasi ini cukup mudah dan sangat landai.

Tak hanya itu ada juga telaga biru. Tempat ini tidak jauh dari Gua Bidadari yang hanya berjarak sekitar 50 meter saja.

4. Hutan Bambu 

Lumajang juga menyajikan tempat wisata yang mirip dengan wisata alam luar negeri di hutan bambu di distrik Sagono, Kyoto Jepang. Hutan bambu yang ada di Lumajang berada di Desa Sumber Mujur Kec Candipuro. Tempat wisata ini telah banyak menarik wisatawan dengan keadaannya yang hijau dan asri serta udara yang sejuk.

Selain itu, pengunjung juga bisa menikmati destinasi pemandian alam yang juga disediakan. Tempat ini juga menjadi habitat beberapa hewan seperti monyet ekor panjang, Kalelawar Buah dan berbagai jenis ikan. Untuk tiket satu orang pengunjung dibanderol dengan harga Rp. 3.000 untuk anak- anak, dan Rp. 5.000 untuk orang dewasa. 

5. Gua Tetes

Gua tetes berada di lokasi yang tak jauh dari Air Terjun Tumpak Sewu yakni Desa Sidomulyo, Kecamatan Pronojiwo, Kabupaten Lumajang. Seperti penamaanya saat memasuki bagian dalam ruangan gua pengunjung akan disambut suasana dingin dan pemandangan air yang menetes dari celah- celah batu. Air tersebut berasal dari air terjun di bagian atas gua. 

Fakta yang menarik ialah gua ini terbentuk dari batuan stalaktit dan stalagmit sehingga menghasilkan arsitektur yang megah ketika tampak dari luar. 

Sayangnya medan yang dilalui untuk sampai ke gua ini tidak selalu gampang sehingga pengunjung mesti memilih waktu cerah agar bisa datang dan menikmati pemandangan gua ini. Untuk tiket masuk dibanderol dengan harga Rp. 10.000 per/orang dan parkir kendaraan Rp 3.000-6.000 saja.

Itulah 5 destinasi wisata alam di Kabupaten Lumajang yang wajib dikunjungi ketika datang ke daerah ini.

TIARA JUWITA | DINI DIAH | NETHANIA ROMAULI | JENIATI ARTAULI TAMPUBOLON | JESSYCA GAZELLA 
Pilihan editor: Setidaknya 11 Jembatan di Lumajang Rusak Akibat Banjir Lahar Dingin Gunung Semeru

Iklan



Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

 

Video Pilihan


Geger Penemuan Mayat Terbakar di Tengah Ilalang di Madura

11 jam lalu

Penyidik Polres Bangkalan, Jawa Timur, menggelar olah tempat kejadian perkara, di lokasi penemuan mayat terbakar. Tempo/Musthofa Bisri
Geger Penemuan Mayat Terbakar di Tengah Ilalang di Madura

Dari sejumlah video amatir yang beredar di grup WhatsApp, nampak mayat tersebut telah tinggal rangka dengan abu sisa pembakaran.


Berusia Jauh Melewati 1 Milenium, Ini 5 Destinasi Wisata Favorit Kota Palembang

1 hari lalu

Rumah Kapitan di Kampung Kapitan, Kelurahan 7 Ulu, Palembang. Tempo/Francisca Christy Rosana
Berusia Jauh Melewati 1 Milenium, Ini 5 Destinasi Wisata Favorit Kota Palembang

5 destinasi wisata favorit Kota Palembang yaitu jembatan ampera, benteng kuto besak, masjid agung Palembang, kampung kapitan, dan taman purbakala kerajaan sriwijaya.


7 Destinasi Wisata Sejarah Cirebon, Keraton hingga Ziarah ke Makam Sunan Gunung Jati

2 hari lalu

Peziarah di makam Sunan Gunung Jati di bukit Astana Gunung Sembung di hari pertama Lebaran, Senin, 2 Mei 2022. TEMPO/Abdi Purmono
7 Destinasi Wisata Sejarah Cirebon, Keraton hingga Ziarah ke Makam Sunan Gunung Jati

Cirebon kaya dengan destinasi wisata, terutama wisata sejarah. Berikut adalah 7 destinasi tersebut antara lain Makam Sunan Gunung Jati.


7 Destinasi Wisata Terpopuler di Cirebon, Telaga remis sampai Wisata Kera Plangon

2 hari lalu

Wisata Bahari Kejawanan Cirebon (Instagram/@wbkejawanan)
7 Destinasi Wisata Terpopuler di Cirebon, Telaga remis sampai Wisata Kera Plangon

Destinasi wisata di Cirebon tidak hanya wisata religi dan sejarah, namun banyak juga wisata populer yang patut dikunjungi. Ini daftarnya.


11 Rekomendasi Wisata Hidden Gems di Bali, Silakan Telusur

2 hari lalu

Virgin Beach, Karang Asem, Bali. Tempo/Rita Nariswari
11 Rekomendasi Wisata Hidden Gems di Bali, Silakan Telusur

Selain Ubud, Kuta, dan Seminyak, masih banyak tempat wisata di Bali yang jarang diketahui pelancong. Mari berwisata hidden gems di Pulau Dewata.


Dosen Universitas Brawijaya yang Hilang Terakhir Terlihat Hadiri Acara Akikah

3 hari lalu

Habibi Subandi, dosen Universitas Brawijaya. Istimewa
Dosen Universitas Brawijaya yang Hilang Terakhir Terlihat Hadiri Acara Akikah

Habibi Subandi, dosen Universitas Brawijaya (UB), dilaporkan hilang sejak 3 Juni. Hingga kini keberadaannya belum diketahui.


Kawasan Gunung Bromo Ditutup untuk Wisatawan pada 21-24 Juni

4 hari lalu

Foto udara sejumlah kendaraan antre memasuki kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) di Pasuruan, Jawa Timur, Sabtu 15 Juni 2024. Balai Besar TNBTS menyiapkan skema penambahan kuota kunjungan wisatawan sebanyak 25 persen dan akan disesuaikan jika terjadi peningkatan kunjungan dari hasil pantauan petugas pada laman booking online selama masa libur panjang Idul Adha.  ANTARA FOTO/Irfan Sumanjaya
Kawasan Gunung Bromo Ditutup untuk Wisatawan pada 21-24 Juni

Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (BB TNBTS) menyatakan kawasan wisata Gunung Bromo, di Jawa Timur akan ditutup total untuk wisatawan.


Lupakan Gaduh Proyek Beach Club, Ini 9 Destinasi Wisata Pilihan di Gunungkidul

4 hari lalu

Suasana malam di Bukit Bintang, Pathuk, Gunungkidul, Yogyaakarta, Rabu, 5 September 2018. TEMPO/Francisca Christy Rosana
Lupakan Gaduh Proyek Beach Club, Ini 9 Destinasi Wisata Pilihan di Gunungkidul

Menunggu realisasi dari janji Raffi Ahmad itu dan mendesak investor lain mengikutinya sehingga rencana resort di bentang alam Karst Gunungkidul batal.


Daftar 5 Destinasi Wisata Paling Direkomendasikan di Pulau Madura

9 hari lalu

Pantai Lombang, Sumenep, Madura, Jawa Timur. Tempo/Rully Kesuma
Daftar 5 Destinasi Wisata Paling Direkomendasikan di Pulau Madura

Pulau Madura, yang terletak di sebelah utara Jawa Timur, Indonesia, menawarkan keindahan alam yang memikat serta warisan budaya yang kaya.


Polwan di Mojokerto Bakar Suaminya Sendiri, Dipicu Masalah Uang

12 hari lalu

Kapolres Mojokerto Kota AKBP Daniel Somanonasa Marunduri. Instagram/Polres Mojokerto Kota
Polwan di Mojokerto Bakar Suaminya Sendiri, Dipicu Masalah Uang

Seorang Polwan di Mojokerto membakar suaminya sendiri yang juga anggota polisi.