Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

5 Persiapan Ideal untuk Berkendara Malam Hari saat Arus Balik Lebaran

image-gnews
Pemudik bersepeda motor melintas di jalan raya Kalimalang, Jakarta, Sabtu, 6 April 2024. Puncak arus mudik di Jalan Raya Kalimalang diperkirakan mulai malam ini hingga besok malam 6-7 April 2024. TEMPO/Martin Yogi Pardamean
Pemudik bersepeda motor melintas di jalan raya Kalimalang, Jakarta, Sabtu, 6 April 2024. Puncak arus mudik di Jalan Raya Kalimalang diperkirakan mulai malam ini hingga besok malam 6-7 April 2024. TEMPO/Martin Yogi Pardamean
Iklan

TEMPO.CO, Jakarta - Berkendara malam hari saat arus balik lebaran bisa menjadi pengalaman yang menantang dan berisiko. Dalam suasana padatnya lalu lintas dan kondisi cahaya yang terbatas, persiapan yang matang sangatlah penting untuk menjaga keselamatan Anda dan keluarga. 

Persiapan yang perlu dilakukan sebelum melakukan perjalanan di malam hari

Seperti diketahui, menurut riset yang dilakukan oleh Greg Monforton & Partners Injury Lawyers pada 2022, menemukan bahwa berkendara di malam hari memiliki tingkat risiko tiga kali lipat lebih tinggi mengalami insiden. 

Bila dilihat dari profil pengemudi di malam hari, diketahui bahwa pengemudi di malam hari banyak dilakukan kalangan pekerja dan pengendara lintas kota seperti pemudik lebaran yang melakukan perjalanan arus balik.

Kebanyakan dari mereka terpaksa harus mengemudi di malam hari karena sejumlah alasan. Hal ini yang kemudian dapat mempengaruhi tingkat kewaspadaan pengemudi yang kemungkinan besar akan lebih rentan mengalami kelelahan dan tak prima.

Selain faktor kelelahan, pengemudi juga harus lebih sigap dan waspada terhadap kondisi jalanan dan faktor alam yang mempengaruhi keamanan saat berkendara di malam hari. Dilansir dari Antara, berikut persiapan ideal yang perlu dilakukan pengemudi sebelum memulai perjalanan di malam hari:

1. Lampu dan penerangan kendaraan

Hal pertama yang perlu dilakukan pengendara adalah terkait lampu kendraan. Anda perlu memastikan seluruh lampu penerangan mobil menyala dengan baik dan sesuai dengan spesifikasi kendaraan dan peraturan yang berlaku.

Pengendara dapat menyalakan lampu mobil sebelum matahari terbenam dan mematikannya beberapa saat setelah matahari terbit. Hal ini dilakukan agar mobil tetap terlihat jelas oleh pengendara lain.

Gunakan lampu secara bijak dan sesuai kebutuhan, misalnya saat ada pengendara lain yang melintas di depan atau sedang melewati daerah yang ramai, hindari penggunaan lampu jarak jauh agar tidak mengganggu pandangan atau menyilaukan pengendara lain.

Anda juga perlu menghindari menatap langsung ke arah lampu penerangan mobil lain. Hal ini dapat menyebabkan silau atau pandangan yang berkilau-kilau akibat melihat cahaya yang terlalu terang. Sebaiknya pengendara melihat bagian sisi kiri jalan dan mengikuti garis putih yang menandai tepi jalanan.

Namun, jika tidak sengaja melihat dan kesilauan yang membuat pengendara tidak bisa melihat apapun, hindari berhenti secara tiba-tiba dan pastikan untuk berjalan pelan-pelan untuk menghindari adanya kejadian tak terduga di jalan.

2. Rute dan kondisi perjalanan 

Selanjutnya, gunakan rute yang sering dilalui dan perhatikan dengan baik kondisi jalannya. Ini akan membantu pengendara lebih mudah mengingat dan mengantisipasi tikungan, lampu lalu lintas, rambu lalu lintas, dan sebagainya saat mengemudi di malam hari.

Perhatikan juga lingkungan sekitar dan konsentrasi pada kondisi jalanan serta pengendara lain. Pengendara harus lebih berhati-hati saat melewati area permukiman. Di area ini, banyak sekali pengguna jalan yang harus diperhatikan seperti anak-anak, orang tua, dan pengendara sepeda hingga sepeda motor.

Pengendara juga harus berhati-hati terhadap hewan yang tiba-tiba melintas di depan kendaraan. Sebab itu, kurangi kecepatan ketika melewati area tersebut dan selalu waspada terhadap lingkungan sekitar.

3. Perhatikan jarak aman kendaraan

Selanjutnya, selalu pastikan untuk menjaga jarak yang aman dengan kendaraan lain yang ada di depan dan mengurangi kecepatan saat diperlukan dapat memberikan lebih banyak waktu bagi pengendara untuk bereaksi dan merespons adanya perubahan kondisi lalu lintas ataupun kondisi berbahaya yang sewaktu-waktu dapat terjadi.

4. Istirahat dengan cukup

Pastikan Anda dan semua penumpang istirahat dengan cukup sebelum memulai perjalanan. Berkendara dalam keadaan lelah dapat meningkatkan risiko kecelakaan. Dikutip dari Auto2000, tidur pada malam sebelum pergi mudik sebaiknya dilakukan selama 7-9 jam. Istirahat yang cukup dapat meningkatkan kondisi tubuh agar tetap fit sepanjang perjalanan.

Selanjutnya, hindari terlalu memaksakan kondisi diri ketika sedang melakukan perjalanan di malam hari. Jika sudah mengalami kantuk, sebaiknya pengendara langsung menepi untuk mengambil waktu istirahat.

5. Siapkan hiburan

Membawa anak-anak saat mudik membutuhkan hiburan tersendiri. Perjalanan yang jauh dan memakan waktu berjam-jam dapat membuat anak-anak bosan. Siapkan saja hiburan yang dapat membuat mereka lebih senang di dalam mobil dalam jangka waktu lebih lama. Hiburan yang diberikan bisa berupa musik, lagu, atau permainan.

Pilihan Editor: 4 Jenis Rekayasa Lalu Lintas yang Diterapkan saat Mudik dan Arus Balik Lebaran

Iklan



Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

 

Video Pilihan


Berkendara dalam Keadaan Mabuk Bisa Terjerat Pidana , Ini Ancaman Hukuman di AS, Inggris, dan Indonesia

2 hari lalu

Pemain golf terkenal, Tiger Woods ditangkap polisi di Jupiter, Florida, pada 30 Mei 2019. Polisi menyebutkan bahwa Tiger Woods ditangkap karena mengemudikan mobil dalam keadaan mabuk. Jupiter Police Department/Handout via REUTERS
Berkendara dalam Keadaan Mabuk Bisa Terjerat Pidana , Ini Ancaman Hukuman di AS, Inggris, dan Indonesia

Aturan konsumsi alkohol hingga mabuk saat berkendara di Indonesia, AS, dan Inggris bisa dijerat pidana. Bagaimana sanksinya?


Arus Balik Libur Idul Adha, 154 Ribu Kendaraan Telah Kembali ke Jabodetabek

6 hari lalu

Sejumlah kendaraan pemudik antre memasuki Gerbang Tol Cikampek Utama menuju arah Tol Cipali di Karawang, Jawa Barat, Jumat, 5 April 2024. PT Jasamarga Transjawa Tol (JTT) lakukan contraflow dari KM 55 hingga KM 70 arah Cikampek ruas Jalan Tol Jakarta-Cikampek untuk mengurai peningkatan volume lalu lintas pada periode arus mudik Hari Raya Idul Fitri 1445 H. ANTARA /Aprillio Akbar
Arus Balik Libur Idul Adha, 154 Ribu Kendaraan Telah Kembali ke Jabodetabek

Jasa Marga mencatat ada 154 kendaraan masuk kembali ke Jabodetabek dari tiga arah utama pada hari raya Idul Adha 1445 Hijriah.


Libur Idul Adha, Puncak Arus Balik Penumpang Kereta Daop 1 Jakarta Hari Ini Capai 38.709 Orang

6 hari lalu

Penumpang Kereta Api Sawunggalih dari Kutoarjo saat tiba di Stasiun Pasar Senen, Jakarta, Sabtu, 13 April 2024. Arus Balik Lebaran 2024 sebanyak 46.474 penumpang tiba di Jakarta dengan rincian turun di Stasiun Pasar Senen 17.000 penumpang, Stasiun Gambir 15,500 penumpang, Bekasi 6.600 penumpang dan sisanya turun di beberapa stasiun Jakarta. Puncak arus balik lebaran 2024 sendiri diprediksi pada tanggal 13, 14, dan 15 April 2024. TEMPO/M Taufan Rengganis
Libur Idul Adha, Puncak Arus Balik Penumpang Kereta Daop 1 Jakarta Hari Ini Capai 38.709 Orang

Penumpang kereta arus balik ini turun di sejumlah stasiun Daop I Jakarta, di antaranya Stasiun Pasar Senen dan Stasiun Gambir.


Road Trip di Selandia Baru Pahami Aturan Berkendara dan Berkemah

18 hari lalu

Mount Aspiring National Park, Selandia Baru. (Foto: Miles Holden)
Road Trip di Selandia Baru Pahami Aturan Berkendara dan Berkemah

Berencana road trip di Selandia Baru? Ketahui beberapa aturan berkendara dan berkemah di sana


Khawatir Ikut Kena Kewajiban, Pengemudi Ojol Tolak Iuran Tapera, Apa Poin Keberatannya?

22 hari lalu

Pengumudi ojek online menunggu penumpang di kawasan  Stasiun Manggarai, Jakarta, Selasa 31 Oktober 2023.  Direktorat Jenderal Perimbangan (DJPK) Kementerian Keuangan meminta Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta berhati-hati bila mau merealisasikan penerapan pajak ojek online dan online shop. Direktur Pajak Daerah dan Retribusi Daerah DJPK Sandy Firdaus mengatakan, kehati-hatian ini penting supaya tidak menimbulkan pajak berganda. Artinya penerapan pajak ojol dan olshop itu jangan sampai tumpang tindih objek dengan pajak yang dikenakan pemerintah pusat di kedua sektor itu. TEMPO/Subekti.
Khawatir Ikut Kena Kewajiban, Pengemudi Ojol Tolak Iuran Tapera, Apa Poin Keberatannya?

Dua organisasi jasa angkutan via aplikasi menolak rencana Kementerian Ketenagakerjaan soal rencana keanggotaan iuran Tabungan Perumahan Rakyat atau Tapera


Damri Buka Lowongan Kerja, Cek Kualifikasi dan Syarat Melamar

23 hari lalu

Damri meluncurkan satu unit bus listrik untuk angkutan penumpang rute bandara di Terminal 3 Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Kamis, 25 November 2021. TEMPO/Francisca Christy Rosana
Damri Buka Lowongan Kerja, Cek Kualifikasi dan Syarat Melamar

Damri membuka lowongan pekerjaan untuk posisi pengemudi. Damri akan merekrut calon pelamar dengan tipe Perjanjian Kerja Waktu Tertentu atau PKWT.


Lowongan Kerja Pengemudi DAMRI di Seluruh Indonesia, Terbuka untuk Lulusan SMA

25 hari lalu

Ilustrasi bus Damri. Istimewa
Lowongan Kerja Pengemudi DAMRI di Seluruh Indonesia, Terbuka untuk Lulusan SMA

Perum DAMRI membuka lowongan kerja sebagai pengemudi dengan pendidikan minimal SMA/SMK. Terbuka di seluruh cabang DAMRI seluruh Indonesia.


BPS: Inflasi Indonesia Mencapai 3 Persen di Momen Lebaran, Faktor Mudik

54 hari lalu

Suasana arus balik mudik setelah putusan Work From Home (WFH) di Terminal Kampung Rambutan, Jakarta, Rabu, 17 April 2024. Aturan WFO dan WFH bagi pegawai ASN usai libur lebaran berlaku pada tanggal 16-17 April 2024. Dalam hal ini, pemerintah mempersilakan pegawai ASN untuk menunda kepulangan dari mudik setelah adanya kebijakan yang berlaku. TEMPO/Martin Yogi Pardamean
BPS: Inflasi Indonesia Mencapai 3 Persen di Momen Lebaran, Faktor Mudik

Badan Pusat Statistik mencatat tingkat inflasi pada momen Lebaran atau April 2024 sebesar 3 persen secara tahunan.


Hari Buruh, SPAI Desak Pemerintah Hapus Hubungan Kemitraan antara Pengemudi Ojol dengan Aplikator

55 hari lalu

Ilustrasi ojek online atau ojol wanita.
Hari Buruh, SPAI Desak Pemerintah Hapus Hubungan Kemitraan antara Pengemudi Ojol dengan Aplikator

SPAI kembali mendesak pemerintah untuk menghapus hubungan kemitraan antara pengemudi ojol dan kurir dengan aplikator.


18 Tahun Kepergian Pramoedya Ananta Toer, Kisah dari Penjara ke Penjara

55 hari lalu

Pramoedya Ananta Toer. Wikipedia/Lontar Foundation
18 Tahun Kepergian Pramoedya Ananta Toer, Kisah dari Penjara ke Penjara

Sosok Pramoedya Ananta Toer telah berpulang 18 tahun lalu. Ini kisahnya dari penjara ke penjara.