Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

Cek, Ini Sederet Atraksi di Candi Prambanan hingga Borobudur selama Libur Lebaran

image-gnews
Petugas berjaga saat penutupan Candi Prambanan di Klaten, Jawa Tengah, Senin, 11 Maret 2024. Pengelola Taman Wisata Candi Prambanan dan Ratu Boko melakukan penutupan Candi Prambanan selama 24 jam sebagai penghormatan kepada seluruh umat Hindu yang merayakan Hari Raya Nyepi tahun Saka 1946. ANTARA FOTO/Hendra Nurdiyansyah
Petugas berjaga saat penutupan Candi Prambanan di Klaten, Jawa Tengah, Senin, 11 Maret 2024. Pengelola Taman Wisata Candi Prambanan dan Ratu Boko melakukan penutupan Candi Prambanan selama 24 jam sebagai penghormatan kepada seluruh umat Hindu yang merayakan Hari Raya Nyepi tahun Saka 1946. ANTARA FOTO/Hendra Nurdiyansyah
Iklan

TEMPO.CO, Yogyakarta - Di masa libur Lebaran 2024, jumlah kunjungan destinasi Candi Borobudur, Prambanan, Keraton Ratu Boko dan Teater Pentas Ramayana diperkirakan bisa tembus 244 ribu wisatawan. Angka ini naik sebesar 37 persen dari 2023 lalu. 

"Kami persiapkan sederet atraksi bertajuk Kelana Cerita di candi-candi itu saat masa ramai libur Lebaran dan saat puncak kunjungan," kata Dimas Ganjar Ramadhan,  Vice President Commercial and Experience PT Taman Wisata Candi Borobudur, Prambanan & Ratu Boko (TWC) atau Injourney Destination Management (IDM) pada Kamis, 4 April 2024. 

Kelana Cerita

Sederet acara itu, kata Dimas, terikat alur besar Kelana Cerita yang bisa disaksikan mulai tanggal 11–15 April 2024. Acara ini meliputi empat event turunan yakni Pasar Medang, Cipta Aksara, Sasana Kriya, dan Bhuvana Java.

Cipta Aksara menampilkan tiga aktivitas utama, yaitu, Dluwang Media Aksara, Lelakon Weton, dan Linocut Aksara. Dluwang Media Aksara merupakan aktivitas membuat suvenir pribadi menggunakan kertas dluwang.

Lelakon Weton merupakan aktivitas membaca weton metode Jawa berdasarkan weton kelahiran untuk mengetahui karakter, keberuntungan dan kemudian menulis hasil pembacaan weton dengan menggunakan aksara Jawa di media dluwang.

Linocut Aksara merupakan aktivitas mencetak media gambar berupa sablon cukil (linocut) pada media dluwang. Pengunjung bisa menyusun kata-kata menggunakan aksara Jawa gubahan, ornamen dan clipart karya dari Trag Studio Yogyakarta.

Cipta Aksara juga menghadirkan aktivitas Edu Kriya yang mengajak pengunjung untuk menukarkan sampah botol minuman plastik kemasan untuk diolah menjadi karya seni yang bisa menjadi suvenir khas yang memukau. 

Aksi waste management yang berkolaborasi dengan artisan lokal ini sarat dengan experiential value, mendorong aksi keberlanjutan dengan peduli untuk mengurangi jumlah sampah yang dihasilkan selama berwisata.

Pengunjung bisa mengabadikan keseruan berlibur di kawasan destinasi melalui di Krayon Weton, aktivasi giant font #LebarandiCandi sebagai photo booth yang atraktif, di mana pengunjung bisa mencipta dan mewarnai aksara Jawa menggunakan krayon sesuai dengan kreativitasnya masing-masing.

Adapun Bhuvana Java menawarkan foto konsep tradisional Jawa dengan latar pemandangan candi Warisan Budaya Dunia yang istimewa. Di sini, pengunjung juga bisa memilih merchandise eksklusif yang diproduksi secara terbatas dan berkolaborasi dengan seniman berkebutuhan khusus dari Yayasan Bina Abyakta.

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

Adapun Sasana Karya menampilkan hiburan serta penampilan kesenian budaya yang atraktif dan memukau. Program yang bekerja sama dengan Dinas Kebudayaan DI Yogyakarta ini menambah kemeriahan kunjungan di destinasi candi. Selain itu, penampilan kelompok komunitas kesenian lokal dolanan anak tradisional tetap menjadi atraksi khas kunjungan di masa libur Lebaran 2024 ini.

Wisatawan juga akan menyaksikan parade penari yang melibatkan para penari Sendratari Ramayana dan Roro Jonggrang di destinasi Candi Prambanan. Kehadiran para penari ini menjadi figur yang bisa diajak berfoto dan berinteraksi dengan gaya dan penampilan yang khas, unik, dan menawan.

Mencicipi kuliner di Pasar Medang

Pengunjung juga bisa memanjakan lidah di kuliner Pasar Medang yang menghadirkan Daharan Lawasan antara lain kipo, gulali, kicak, jenang gempol, es gosrok, es limun maupun Daharan Anyaran yang menggugah selera. 

Pasar Medang memunculkan pengalaman rasa yang menggugah selera yang bekerja sama dengan Komunitas Lawasan Mataram dan juga komunitas UMKM lokal.

"Tema Kelana Cerita Tanah Jawa menyusun serpih kisah adiluhung dari zaman nenek moyang dan dikemas secara fun untuk menghadirkan representasi berwisata yang menginspirasi dan menyenangkan," kata dia.

Di masa libur Lebaran 2024 ini, Unit Teater dan Pentas menyajikan pertunjukan Sendratari Ramayana Open Air pada 11, 13, 14, 16, 18 dan 20 April 2024 mulai pukul 19.30 WIB. Untuk pertunjukan dramatari Roro Jonggrang akan hadir pada 12, 15, 17, 19 April 2024 mulai pukul 19.30 WIB. Sementara, pertunjukan paling anyar, Shinta Obong, tampil di tanggal 12, 13, 19 dan 20 April 2024 mulai pukul 17.30 WIB. 

PRIBADI WICAKSONO

Pilihan Editor: Nyepi Di Candi Prambanan, Polisi Berkuda Patroli dan Tiga Akses Masuk Dijaga Bregada

Iklan



Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

 

Video Pilihan


Liburan Idul Adha di Yogyakarta? Ini Prakiraan Cuacanya

8 jam lalu

Kawasan Titik Nol Kilometer, ujung Jalan Malioboro Yogyakarta tampak lengang saat pelaksanaan Pemilu pada Rabu siang, 14 Februari 2024. (Tempo/Pribadi Wicaksono)
Liburan Idul Adha di Yogyakarta? Ini Prakiraan Cuacanya

Libur long weekend bertepatan hari raya Idul Adha di Yogyakarta diperkirakan masih akan tetap dipadati wisatawan.


Perjalanan Karir Musisi Katon Bagaskara dan Lagu-lagu Hits KLa Project

19 jam lalu

Vokalis KLa Project, Katon Bagaskara tampil dalam konser bertajuk Reminingscing, di Bengkel Space, SCBD, Jakarta Selatan, Kamis, 25 Mei 2023. KLa Project menghibur penonton dengan membawakan sejumlah lagu-lagu yang pernah populer di era tahun 90an seperti Yogyakarta, Tentang Kita, Menjemput Impian, hingga Tak Bisa ke Lain Hati. TEMPO/ Febri Angga Palguna
Perjalanan Karir Musisi Katon Bagaskara dan Lagu-lagu Hits KLa Project

Katon Bagaskara kemarin rayakan usia 58 tahun. Ini kisah perjalanan musik dan kagu-lagunya yang populer.


Yogya Darurat Sampah, Idul Adha Diimbau Kubur Limbah Kurban dan Hindari Kantong Plastik

1 hari lalu

Tumpukam sampah di tengah pembatas jalan Affandi atau Gejayan Kota Yogyakarta. Tempo/Pribadi Wicaksono
Yogya Darurat Sampah, Idul Adha Diimbau Kubur Limbah Kurban dan Hindari Kantong Plastik

Situasi darurat sampah belum sepenuhnya selesai di kawasan Daerah Istimewa Yogyakarta atau DIY.


Idul Adha, Sapi Kurban Bantuan Presiden Jokowi dan Sultan HB X Mulai Didistribusikan di Yogyakarta

1 hari lalu

Sapi bantuan Presiden Jokowi dan Gubernur serta Wakil Gubernur DIY mulai didistribusikan di Yogyakarta jelang Idul Adha. Dok.istimewa
Idul Adha, Sapi Kurban Bantuan Presiden Jokowi dan Sultan HB X Mulai Didistribusikan di Yogyakarta

Sapi pemberian Presiden diserahkan untuk kurban di Masjid Al-Huda, Pringtali, Girimulyo, Kabupaten Kulon Progo, Yogyakarta.


Proyek Beach Club Gunungkidul Ditentang, Pemda : Desain Wisata Yogya Junjung Budaya

1 hari lalu

Rencana Beach Club yang awalnya melibatkan Raffi Ahmad di Gunungkidul, DI Yogyakarta. Dok. Instagram
Proyek Beach Club Gunungkidul Ditentang, Pemda : Desain Wisata Yogya Junjung Budaya

Walhi menilai rencana pembangunan beach club ini berpotensi merusak kawasan karst Gunungkidul.


Alasan Koalisi Gunungkidul Melawan Proyek Resort dan Beach Club Raffi Ahmad Dkk

2 hari lalu

Lokasi proyek pembangunan resort dan beach club di kawasan bentang alam karst Gunungkidul dan Gunung Sewu, pada Jumat, 14 Juni 2024. Proyek ini diungkap oleh Raffi Ahmad di media sosial. Sumber: Koalisi Gunungkidul Melawan.
Alasan Koalisi Gunungkidul Melawan Proyek Resort dan Beach Club Raffi Ahmad Dkk

Koalisi Gunungkidul Melawan menyatakan masih menunggu realisasi dari janji Raffi Ahmad mundur dari proyek resort dan beach club Bekizart.


Sleman Larang Tiga Bus Study Tour Beroperasi karena Tak Laik Jalan

2 hari lalu

Ilustrasi bus (Pixabay)
Sleman Larang Tiga Bus Study Tour Beroperasi karena Tak Laik Jalan

Tak hanya bus study tour yang jadi sasaran pemeriksaan kelayakan, jip wisata di lereng Merapi dan Tebing Breksi juga.


Raffi Ahmad Mundur Dari Proyek Beach Club Gunungkidul, Ini Respons Pemda DIY

3 hari lalu

Raffi Ahmad di depan view Pantai Krakal, Yogyakarta untuk memulai bisnis barunya. Foto: Instagram.
Raffi Ahmad Mundur Dari Proyek Beach Club Gunungkidul, Ini Respons Pemda DIY

Proyek resor dan beach club itu yang awalnya melibatkan Raffi Ahmad itu digadang akan beroperasi 2025, tapi masih saat ini sebatas wacana.


Kembali Beroperasi, Apa yang Baru dari Museum Benteng Vredeburg Yogyakarta?

5 hari lalu

Wajah baru Museum Benteng Vredeburg Yogyakarta pascarevitalisasi selama tiga bulan. Dok. Istimewa
Kembali Beroperasi, Apa yang Baru dari Museum Benteng Vredeburg Yogyakarta?

Museum Benteng Vredeburg tak lagi hanya pusat edukasi sejarah dan budaya, tapi juga sebagai ruang baru berkumpul anak muda dan keluarga.


Tanah Milik Keraton Berpeluang untuk Program Tapera? Ini Kata Sultan

5 hari lalu

Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) Sri Sultan Hamengku Buwono X (kiri) dan  Wakil Gubernur DIY Kanjeng Gusti Pangeran Adipati Aryo (KGPAA) Paku Alam X (kanan) memberikan keterangan kepada wartawan usai pelantikan Gubernur dan Wakil Gubernur DIY di Istana Negara, Jakarta, Senin 10 Oktober 2022. Presiden Joko Widodo melantik Sri Sultan Hamengku Buwono X dan KGPAA Paku Alam X sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur DIY masa jabatan 2022-2027 sesuai dengan Undang-Undang No. 13/2012 tentang Keistimewaan DIY. ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A
Tanah Milik Keraton Berpeluang untuk Program Tapera? Ini Kata Sultan

Belakangan ramai pro kontra soal pembangunan perumahan buruh melalui program Tabungan Perumahan Rakyat (Tapera).