Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

Banjir Semarang, Destinasi Wisata Kota Lama Semarang Turut Terendam

image-gnews
Warga mengayuh sepeda dan becak untuk menembus banjir yang merendam di ruas jalan GPIB Immanuel (Gereja Bleduk) kawasan Cagar Budaya Nasional Kota Lama Semarang, Jawa Tengah, Kamis 14 Maret 2024. Sejumlah ruas jalan di wisata cagar budaya nasional yang memiliki julukan 'Little Netherland' yang dibangun pada masa pemerintahan Kolonial Belanda pada abad ke-18 tersebut terendam banjir dengan ketinggian sekitar 30-70 cm akibat intensitas hujan tinggi sejak Selasa malam. ANTARA FOTO/Makna Zaezar
Warga mengayuh sepeda dan becak untuk menembus banjir yang merendam di ruas jalan GPIB Immanuel (Gereja Bleduk) kawasan Cagar Budaya Nasional Kota Lama Semarang, Jawa Tengah, Kamis 14 Maret 2024. Sejumlah ruas jalan di wisata cagar budaya nasional yang memiliki julukan 'Little Netherland' yang dibangun pada masa pemerintahan Kolonial Belanda pada abad ke-18 tersebut terendam banjir dengan ketinggian sekitar 30-70 cm akibat intensitas hujan tinggi sejak Selasa malam. ANTARA FOTO/Makna Zaezar
Iklan

TEMPO.CO, Jakarta - Banjir Semarang kembali membuat beberapa titik kota terendam. Banjir diakibatkan curah hujan yang tidak terkendali. Hujan turun dengan intensitas sedang ke tinggi selama beberapa hari.

Lokasi yang selalu menjadi langganan banjir Kota Semarang adalah  jalur pantai utara atau Pantura Jalan Kaligawe. Lokasi tersebut selalu banjir ketika hujan curah tinggi dan air laut pasang. Selain itu, wilayah Kota lama Semarang juga ikut terendam banjir dengan ketinggian sepahaa orang dewasa.

Pada 2021, Kota Lama Semarang juga sempat mengalami kejadian serupa. Kawasan wisata sejarah tersebut tergenang air setinggi 30 sentimeter hingga 1 meter. Akibatnya, kendaraan bermotor tidak dapat melewati kawasan cagar budaya tersebut. Bagi pengendara yang nekat melewatinya akan terjebak dan akhirnya harus menuntun kendaraan mereka.



Profil Kota Lama Semarang

Kota Lama merupakan salah satu cagar budaya dari Kota Semarang. Dilansir dari bpad.jogjaprov.go.id, Kota Lama Semarang merupakan bagian dari sejarah terbentuknya ibukota Provinsi Jawa Tengah.

Kota Lama Semarang seringkali disebut sebagai  Outstadt atau Little Netherland dimana saat zaman penjajahan, kota ini dijadikan sebagai pusat pemerintahannya. Bangunan-bangunannya pun mengikuti bangunan-bangunan di benua Eropa sekitar tahun 1700-an.

Awalnya, kawasan kota lama tersebut hanya dibangun gedung perkantoran dan gudang. Banyaknya jumlah orang Belanda sebetulnya lebih sedikit dibandingkan dengan orang tionghoa. Namun, saat itu orang Belanda tetap menjadi penguasa segala akses pemerintahan dan perdagangan. Kemudian, para Belanda tersebut mulai membangun pemukiman elit di kawasan kota lama dengan berpusat di Gereja Blenduk.

Salah satu gedung perkantoran yang dimaksud adalah gedung perusahaan Kereta Api Hindia Belanda atau NIS (Nederlands-Indische Spoorweg Maatschappij) yang saat ini dikenal sebagai bangunan Lawang Sewu.

Perusahaan Kereta Api Hindia Belanda saat itu digunakan untuk melakukan pembangunan jalur kereta api yang menghubungkan antara Semarang – Surakarta – Jogjakarta dan Ambarawa. Perusahaan dan jalur kereta api tersebut merupakan awal mula perkembangan transportasi kereta api di Indonesia.

Sampai pada akhirnya muncul jalur kereta api Tanggungharjo, Grobogan, Jawa Tengah  yang dinamakan Trans Kereta Api Semarang – Tanggung yang dibuat pada tahun 1867. Adanya Trans Kereta Api Semarang – Tanggung merupakan jalur kereta pertama yang berhasil dibangun di Indonesia.

Pengorbanan yang dilalui masyarakat untuk membangun jalur kereta api tersebut adalah kerja rodi dimana para pekerja dipaksa bekerja tanpa upah. Dengan pengorbanan mereka juga, Indonesia saat ini menikmati akses yang mudah dengan transportasi kereta api.

ADINDA ALYA IZDIHAR  | JAMAL ABDUN NASHR | IRSYAN HASYIM

Sumber: Sederet Destinasi Wisata Ikonik di Kota Tua Semarang

Iklan



Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

 

Video Pilihan


KPK Sita Fee Dalam Kasus Korupsi DJKA Kemenhub, Ada Deposito Rp 10 Miliar

1 hari lalu

Direktur Penindakan KPK, Asep Guntur Rahayu, menghadirkan dua karyawan PT. Amarta Karya (Persero), Pandhit Seno Aji dan Deden Prayoga (kanan), resmi memakai rompi tahanan seusai menjalani pemeriksaan, di gedung KPK, Jakarta, Rabu, 15 Mei 2024. PT. Amarta Karya (Persero) merupakan anak perusahan Badan Usaha Milik Negara. TEMPO/Imam Sukamto
KPK Sita Fee Dalam Kasus Korupsi DJKA Kemenhub, Ada Deposito Rp 10 Miliar

KPK telah menyita fee yang diterima bekas PPK Balai Teknik Perkeretaapian Kelas 1 Jawa Bagian Tengah atau BTP Semarang 2017-2021, Yofi Oktarisza.


Tersangka Korupsi DJKA dari BTP Semarang Diduga Terima Fee 10 Hingga 20 Persen dari Lelang

2 hari lalu

Direktur Penyidikan KPK, Asep Guntur Rahayu bersama tim juru bicara KPK, Budi Prasetyo (kanan), menghadirkan Pejabat Pembuat Komitmen pada BTP Kelas 1 Jawa Bagian Tengah tahun 2017 - 2021, Yofi Oktarisza, resmi memakai rompi tahanan seusai menjalani pemeriksaan, di gedung Komisi Pemberantasan Korupsi, Jakarta, Kamis, 13 Juni 2024. KPK resmi meningkatkan status perkara ke tahap penyidikan dengan menetapkan dan melakukan penahanan secara paksa selama 20 hari pertama terhadap tersangka baru, Yofi Oktarisza, dalam pengembangan perkara dugaan tindak pidana korupsi penerimaan hadiah atau janji terkait proyek pengadaan barang dan jasa di lingkungan Balai Teknik Perkeretaapian kelas 1 Jawa Bagian Tengah dan di lingkungan Direktorat Prasarana Ditjen Perkeretaapian Kementerian Perhubungan. TEMPO/Imam Sukamto
Tersangka Korupsi DJKA dari BTP Semarang Diduga Terima Fee 10 Hingga 20 Persen dari Lelang

PPK dalam proyek DJKA ini diduga menerima fee 10 hingga 20 persen dari tiap paket lelang.


KPK Tetapkan Pejabat Pembuat Komitmen BTP Semarang sebagai Tersangka Kasus Korupsi DJKA

2 hari lalu

Direktur Penindakan KPK, Asep Guntur Rahayu, menghadirkan dua karyawan PT. Amarta Karya (Persero), Pandhit Seno Aji dan Deden Prayoga (kanan), resmi memakai rompi tahanan seusai menjalani pemeriksaan, di gedung KPK, Jakarta, Rabu, 15 Mei 2024. PT. Amarta Karya (Persero) merupakan anak perusahan Badan Usaha Milik Negara. TEMPO/Imam Sukamto
KPK Tetapkan Pejabat Pembuat Komitmen BTP Semarang sebagai Tersangka Kasus Korupsi DJKA

KPK mengumumkan satu Pejabat Pembuat Komitmen BTP Semarang jadi tersangka korupsi DJKA.


Libur Panjang Idul Adha, Daop 4 Semarang Sediakan 98.208 Kursi Kereta ke Berbagai Tujuan

2 hari lalu

Antrean penumpang kereta api di Stasiun Tawang yang perjalanannya terdampak banjir di wilayah Semarang, Kamis, 14 Maret 2024 (Dok. Istimewa)
Libur Panjang Idul Adha, Daop 4 Semarang Sediakan 98.208 Kursi Kereta ke Berbagai Tujuan

Hingga saat ini sudah sekitar 61 persen tiket pada masa libur Idul Adha yang terjual.


Durian Ini Hanya Ada di Semarang, Pohonnya Diperkirakan Berusia 125 Tahun

15 hari lalu

Buah durian varietas Malika khas Kota Semarang. ANTARA/HO-Dok Pribadi.
Durian Ini Hanya Ada di Semarang, Pohonnya Diperkirakan Berusia 125 Tahun

Pohon durian ini terdaftar sebagai pohon induk tunggal (PIT) yang artinya hanya satu-satunnya dan tidak identik dengan tanaman durian varietas lain.


Selain Candi Borobudur, Candi Mendut Memiliki Peran Penting dalam Perayaan Waisak

21 hari lalu

Sejumlah Bhikkhu melakukan Pradaksina dengan berjalan mengelilingi candi saat prosesi penyematan Air Suci di Candi Mendut, Magelang, Jawa Tengah, Rabu, 22 Mei 2024. Air Suci diambil dari mata air umbul Jumprit Temanggung tersebut selanjutnya akan dibawa ke Candi Borobudur bersama Api Dharma pada puncak perayaan Hari Raya Tri Suci Waisak 2568 BE/2024. ANTARA/Anis Efizudin
Selain Candi Borobudur, Candi Mendut Memiliki Peran Penting dalam Perayaan Waisak

Candi Mendut merupakan situs bersejarah yang sangat penting dalam konteks perayaan Waisak di Indonesia. Inilah beberapa keistimewaannya.


Cerita Warga Pantura Tangerang Pindah ke Kampung Relokasi Setelah Tergusur Pengembangan Kawasan PIK 2

24 hari lalu

 Suasana kompleks perkampungan relokasi warga tergusur PIK 2 di kampung Tanjungan, Desa Muara, Kecamatan Teluknaga, Kabupaten Tangerang. Tempo/ Joniansyah Hardjono
Cerita Warga Pantura Tangerang Pindah ke Kampung Relokasi Setelah Tergusur Pengembangan Kawasan PIK 2

Samid pindah ke kampung baru di Tangerang karena rumah lamanya tergusur pengembangan kawasan Pantai Indah Kosambi atau PIK 2.


Siswa MTs di Semarang Diduga Aniaya Adik Kelas Pakai Setrika karena Ajakan Jabat Tangan Tak Direspons

28 hari lalu

Ilustrasi garis polisi. thecoverage.my
Siswa MTs di Semarang Diduga Aniaya Adik Kelas Pakai Setrika karena Ajakan Jabat Tangan Tak Direspons

Seorang siswa Madrasah Tsanawiyah atau MTs di Susukan, Kabupaten Semarang diduga menganiaya adik kelasnya menggunakan setrika di asrama


Asal-usul Api Abadi Mrapen yang Akan Menyala di Rakernas PDIP ke-V di Ancol

28 hari lalu

Kondisi Api Abadi Mrapen yang menyala kembali di Desa Manggarmas, Godong, Grobogan, Jawa Tengah, Selasa 20 April 2021. Situs Api Abadi Mrapen yang sempat mati pada 25 September 2020 akibat aktivitas pengeboran sumur oleh warga sekitar yang menyebabkan bocornya aliran gas alam yang mensuplai situs itu dinyalakan kembali dengan membuat aliran gas dari sumur gas yang baru di sekitar situs. ANTARA FOTO/Yusuf Nugroho
Asal-usul Api Abadi Mrapen yang Akan Menyala di Rakernas PDIP ke-V di Ancol

DPP PDIP melepas pelari pembawa obor perjuangan yang bersumber dari api abadi Mrapen, Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah untuk Rakernas PDIP.


Pedagang Siomay Curi 675 Celana Dalam Wanita Demi Kepuasan Seksual

42 hari lalu

Pelaku pencurian ratusan celana dalam wanita dihadirkan saat pers rilis di Polsek Banyumanik Semarang, Jawa Tengah, Sabtu, 4 Mei 2024. Foto: ANTARA/I.C. Senjaya
Pedagang Siomay Curi 675 Celana Dalam Wanita Demi Kepuasan Seksual

Polisi menangkap seorang pemuda berinisial J, 31 tahun, karena diduga mencuri ratusan celana dalam wanita dari berbagai indekos