Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

Berapa Banyak Uang Tunai yang Boleh Dibawa saat Traveling ke Luar Negeri?

Reporter

Editor

Mila Novita

image-gnews
Ilustrasi mata uang asing. (Euro, dolar Hong Kong, dolar A.S., Yen Jepang, Pounsterling Inggris, dan Yuan Cina).  REUTERS/Jason Lee
Ilustrasi mata uang asing. (Euro, dolar Hong Kong, dolar A.S., Yen Jepang, Pounsterling Inggris, dan Yuan Cina). REUTERS/Jason Lee
Iklan

TEMPO.CO, Jakarta - Sejumlah negara di dunia memberlakukan pembatasan jumlah uang tunai yang dapat dibawa oleh wisatawan saat traveling ke luar negeri. Pembatasan ini diterapkan untuk mengatur aliran mata uang, mencegah aktivitas terlarang seperti pencucian uang dan pendanaan teroris, serta menjaga integritas sistem keuangan. 

Batasan jumlah uang tunai yang boleh dibawa berbeda di setiap negara. Namun, di negara mana pun, wisatawan diharuskan menyatakan jumlah yang melebihi ambang batas tertentu pada saat masuk. Jika uang tunai habis saat masih di luar negeri, wisatawan boleh menggunakan metode pembayaran alternatif seperti kartu kredit, kartu debit, atau transfer elektronik. 

Berikut batasan uang tunai yang boleh dibawa di beberapa negara, seperti dilansir dari Times of India.

1. Negara-negara Uni Eropa

Prancis dan sebagian besar negara-negara Uni Eropa memberlakukan pembatasan jumlah uang tunai yang dapat dibawa oleh wisatawan ke negara tersebut tanpa pemberitahuan terlebih dahulu. Batasnya ditetapkan kurang dari EUR 10.000 atau Rp170 juta. Jumlah yang melebihi ambang batas ini harus diberitahukan kepada otoritas bea cukai untuk memastikan kepatuhan terhadap peraturan keuangan. Batasan yang sama juga berlaku di Italia, Spanyol, Jerman, dan Yunani.

2. Amerika Serikat

Bagi pelancong yang ke Amerika Serikat, batas legal uang tunai ditetapkan sebesar USD 3.000 atau sekitar Rp47 juta per orang per perjalanan. Jumlah yang lebih besar dari jumlah tersebut dapat ditransfer dalam bentuk cek perjalanan, Kartu Forex, atau transfer bank. Langkah ini bertujuan untuk mencegah aktivitas keuangan ilegal dan memastikan transparansi dalam transaksi lintas batas.

3. Kanada

Saat masuk ke Kanada, pelancong yang membawa lebih dari CAN 10.000 atau Rp116 juta harus melaporkannya kepada petugas keamanan perbatasan. Persyaratan ini membantu pihak berwenang memantau pergerakan uang tunai dalam jumlah besar dan mencegah potensi kegiatan terlarang seperti pencucian uang atau pendanaan perusahaan kriminal.

4. Thailand

Thailand memberlakukan pembatasan jumlah uang tunai yang dapat dibawa oleh wisatawan ke negaranya untuk menjaga stabilitas keuangan dan mencegah aktivitas terlarang. Jumlah maksimum yang diperbolehkan adalah THB 50.000 atau Rp21,8 juta.

5. Inggris

Di Inggris, wisatawan individu atau kelompok dikenakan batasan uang tunai sebesar GBP 10.000 pound atau Rp199 juta. Jumlah yang melebihi ambang batas ini harus diberitahukan ke petugas pada saat masuk untuk mencegah perpindahan uang tunai yang tidak sah.

6. Australia

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

Uang tunai kurang dari AUD 10.000 atau Rp103 juta tidak memerlukan deklarasi saat masuk ke Australia. Tapi lebih dari itu, wisatawan harus melaporkannya. 

7. Singapura

Singapura memberlakukan pembatasan jumlah uang tunai yang dapat dibawa oleh wisatawan ke negaranya untuk menjaga stabilitas keuangan dan mencegah pencucian uang. Batasannya ditetapkan sebesar SGD 20.000 atau Rp234 juta, berlaku untuk uang tunai dan bentuk pembayaran alternatif.

8. Maladewa

Wisatawan ke Maladewa harus mematuhi peraturan mengenai jumlah uang tunai yang boleh mereka bawa ke negara tersebut. Baik dalam mata uang lokal atau asing, batas uang tunai cair ditetapkan sebesar USD 10.000 atau Rp156 juta, dan jumlah yang melebihi ambang batas ini harus diumumkan

9. Mauritius

Mata uang pilihan di Mauritius adalah Rupee Mauritius (MUR). Wisatawan diperbolehkan membawa barang kurang dari MUR 500.000 atau sekitar Ro171 juta ke negara tersebut tanpa memerlukan deklarasi.

10. Srilanka

Sri Lanka memberlakukan pembatasan jumlah uang tunai yang dapat dibawa oleh wisatawan ke negaranya untuk mencegah aktivitas keuangan terlarang. Batasannya ditetapkan sebesar USD 10.000 atau Rp156 juta, berlaku untuk uang tunai dan bentuk pembayaran alternatif. Kepatuhan terhadap peraturan ini memastikan transparansi dan integritas dalam transaksi keuangan di dalam negeri.

11. Dubai, UAE 

Dubai di Uni Emirat Arab memberlakukan pembatasan jumlah uang tunai yang dapat dibawa oleh wisatawan saat traveling ke negara tersebut untuk mencegah aktivitas keuangan terlarang. Batasnya ditetapkan sebesar 100.000 Dirham UEA atau sekitar Rp425 juta, dengan jumlah yang melebihi ambang batas ini akan diumumkan.

Pilihan Editor: Liburan ke Thailand Minimal Bawa Uang Tunai Rp6,5 Juta jika Tak Ingin Ditolak Masuk

Iklan



Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

 

Video Pilihan


Prihatin Situasi di Gaza, KOSPY Keluarkan 9 Sikap Termasuk Boikot Produk yang Terafiliasi Zionis

7 jam lalu

Poster aksi Rafah Needs Help. Komite Solidaritas Palestina dan Yaman
Prihatin Situasi di Gaza, KOSPY Keluarkan 9 Sikap Termasuk Boikot Produk yang Terafiliasi Zionis

Komite Solidaritas Palestina dan Yaman (KOSPY) nyatakan 9 sikap terkait kondisi di Gaza Palestina. Termasuk boikot produk yang terafiliasi zionis.


5 Tenaga Bidang Kesehatan Indonesia Ikuti Program Pertukaran di Amerika Serikat

15 jam lalu

Program pertukaran profesional selama tiga minggu (27 April - 18 Mei 2024) di Amerika Serikat yang berfokus pada kesehatan masyarakat di kawasan industri. Sumber: dokumen Kedutaan Besar Amerika di Jakarta
5 Tenaga Bidang Kesehatan Indonesia Ikuti Program Pertukaran di Amerika Serikat

Program pertukaran ini disponsori Kementerian Luar Negeri Amerika Serikat yang fokus pada kesehatan masyarakat di kawasan industri


Biden Kembali Bertindak Aneh: Linglung Saat Upacara Hingga Membenamkan Muka di Rambut PM Italia

18 jam lalu

Presiden Dewan Eropa Charles Michel, Perdana Menteri Italia Giorgia Meloni, Perdana Menteri Kanada Justin Trudeau, Presiden Prancis Emmanuel Macron, Perdana Menteri Jepang Fumio Kishida, Presiden AS Joe Biden, Kanselir Jerman Olaf Scholz, Perdana Menteri Inggris Rishi Sunak, Presiden Komisi Eropa Ursula von der Leyen ikut serta dalam upacara peletakan karangan bunga di Cenotaph untuk Korban Bom Atom di Peace Memorial Park sebagai bagian dari KTT para pemimpin G7 di Hiroshima, Jepang barat 19 Mei 2023, dalam foto selebaran yang dirilis oleh Kementerian Luar Negeri Jepang. Kementerian Luar Negeri Jepang/HANDOUT via REUTERS
Biden Kembali Bertindak Aneh: Linglung Saat Upacara Hingga Membenamkan Muka di Rambut PM Italia

Presiden Amerika Serikat Joe Biden bertindak aneh saat demonstrasi terjun payung di KTT G7 di Italia selatan pada Kamis.


Ukraina Tolak Usulan Gencatan Senjata Terbaru Putin: Manipulatif dan Tidak Masuk Akal!

19 jam lalu

Presiden AS Joe Biden bertemu dengan Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky di Ruang Oval Gedung Putih di Washington, 21 September 2023. REUTERS/Kevin Lamarque
Ukraina Tolak Usulan Gencatan Senjata Terbaru Putin: Manipulatif dan Tidak Masuk Akal!

Ukraina menolak usulan gencatan senjata yang dilontarkan Presiden Rusia Vladimir Putin pada Jumat


NATO Setujui Bantuan Keamanan dan Pelatihan Baru untuk Ukraina

1 hari lalu

Sekretaris Jenderal NATO Jens Stoltenberg. REUTERS
NATO Setujui Bantuan Keamanan dan Pelatihan Baru untuk Ukraina

NATO sepakati peta jalan peningkatan kerja sama yang pertama menguraikan rencana bantuan keamanan dan dukungan pelatihan baru untuk Ukraina


Israel Terus Gempur Rafah, Abaikan Proposal Gencatan Senjata Biden

2 hari lalu

Israel Terus Gempur Rafah, Abaikan Proposal Gencatan Senjata Biden

Tank Israel melaju lebih jauh menuju ke kota Rafah, meski telah ada upaya gencatan senjata Biden yang didukung oleh Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).


Armada Kapal Perang Rusia Tiba di Kuba, AS Pantau Ketat

2 hari lalu

Sebuah kapal tunda melakukan manuver kapal selam rudal jelajah bertenaga nuklir Rusia Kazan saat berlabuh di teluk Havana, Kuba, 12 Juni 2024. REUTERS/Alexandre Meneghini
Armada Kapal Perang Rusia Tiba di Kuba, AS Pantau Ketat

AS meremehkan berlabuhnya kapal perang Rusia di dekat perbatasannya yang terjadi di tengah meningkatnya ketegangan akibat invasi Moskow ke Ukraina.


Ingin Akhiri Perang, Hamas Minta AS Tekan Israel Terima Proposal Gencatan Senjata

2 hari lalu

Ingin Akhiri Perang, Hamas Minta AS Tekan Israel Terima Proposal Gencatan Senjata

Hamas meminta Amerika Serikat ikut menekan Israel agar menerima proposal gencatan senjata guna mengakhiri perang di Gaza.


Tips Traveling di Tengah Cuaca Panas agar Tetap Nyaman dan Terhindar dari Heat Stroke

2 hari lalu

Ilustrasi anak-anak di saat cuaca panas. shutterstock.com
Tips Traveling di Tengah Cuaca Panas agar Tetap Nyaman dan Terhindar dari Heat Stroke

Suhu udara di beberapa negara cukup tinggi dan berpotensi menyebabkan heat stroke, ketahui tips ini agar tetap bugar selama traveling.


Biden Hadiri KTT G7, Rencana Bahas Ukraina hingga Perdagangan dengan Cina

2 hari lalu

Presiden AS Joe Biden dan Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskiy berjabat tangan selama acara dengan para pemimpin G7 untuk mengumumkan Deklarasi Bersama Dukungan untuk Ukraina, saat KTT NATO diadakan di Vilnius, Lituania 12 Juli 2023. REUTERS/Kacper Pempel
Biden Hadiri KTT G7, Rencana Bahas Ukraina hingga Perdagangan dengan Cina

Presiden AS Joe Biden akan membahas berbagai tantangan global bersama negara-negara sekutunya di KTT G7 pada 13 - 15 Juni 2024 di Italia.