Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

Menteri KKP Minta Pengembangan Pariwisata Tidak Merusak Ekosistem Laut

image-gnews
Kelompok Masyarakat Penggerak Konservasi Penyu Aroen Meubanja di Panga, Kabupaten Aceh Jaya.
Kelompok Masyarakat Penggerak Konservasi Penyu Aroen Meubanja di Panga, Kabupaten Aceh Jaya.
Iklan

TEMPO.CO, Yogyakarta - Menteri Kelautan dan Perikanan RI Sakti Wahyu Trenggono meminta pemerintah daerah menjaga kawasan pantai dan laut ketika dihadapkan pada kepentingan ekonomi dan ekologi. Menurut dia, tak ada toleransi untuk urusan ekologi. 

Sakti menyoroti beberapa kawasan pantai di Indonesia yang selama ini menjadi lokasi konservasi tukik atau anak penyu. Konservasi itu ada karena habitat penyu itu di area tersebut.

"Jadi tidak bisa atas kepentingan apa pun lokasi konservasi itu dipindahkan, karena habitat alamiahnya memang di lokasi itu," ujar Sakti. "Kalau (keberadaan konservasi) itu dikalahkan, untuk kepentingan wisata misalnya, ya pasti akan rusak ekosistemnya," dia menambahkan.

Sakti mencontohkan keberadaan konservasi tukik di Balai Besar Taman Nasional Teluk Cenderawasih (TNTC) perairan Teluk Wondama, Papua Barat. Kawasan itu menjadi habitat penyu jenis chelonia mydas (penyu hijau) yang populasinya kini mengalami penurunan drastis.

"Karena habitatnya di teluk itu, kalau konservasinya itu misalnya dipindah ke Biak karena kepentingan pariwisata, tidak akan mau, pasti (penyu itu) akan kembali lagi," kata Sakti. "Semestinya pariwisata yang harus bergeser dari tempat itu, karena konservasi jelas tak bisa dipindahkan," kata dia.

Namun Sakti mengakui, kadang pemerintah daerah tidak memahami persoalan seperti tarik ulur kepentingan ekonomi dan lingkungan seperti itu. Ia mendorong kalangan akademisi, peneliti dan pegiat lingkungan membantu memberi pemahaman agar kelestarian hayati Indonesia dapat dijaga. 

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

"Kalau hal hal seperti (pelestarian ekologi) ini diabaikan, semua mengejar ekonomi, wisata, maka tinggal menunggu waktu saja ekosistem dan ekologi kita akan rusak," kata Sakti.

Taman Nasional Teluk Cenderawasih sendiri memiliki luasan mencapai 1,453 juta hektare dengan sejumlah keanekaragaman hayati seperti hiu paus, dugong, hiu, penyu, karang dan gugusan pulau yang indah. Selain tempat pariwisata, kawasan ini juga berperan penting sebagai tempat konservasi laut.

PRIBADI WICAKSONO

Pilihan Editor: Melihat Kekayaan Alam Papua dari Taman Nasional

Iklan



Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

 

Video Pilihan


Terseret Arus Laut di Pantai Barat Pangandaran, Pelajar Bandung Ditemukan Meninggal

1 hari lalu

Pantai Batu Karas Pangandaran (disparbud.jabarprov.go.id)
Terseret Arus Laut di Pantai Barat Pangandaran, Pelajar Bandung Ditemukan Meninggal

Pengunjung atau wisatawan Pantai Pangandaran diminta untuk mengikuti imbauan petugas dari Polairud atau Balawista.


Marak Kapal Asing Mencuri Ikan, KKP: Dampaknya Luar Biasa

1 hari lalu

Seorang petugas Kapal Pengawas Kementerian Kelautan dan Perikanan bersiaga di sekitar kapal pencuri ikan berbendera Vietnam hasil tangkapan di Stasiun Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan (PSDKP) Pontianak di Sungai Rengas, Kabupaten Kubu Raya, Kalimantan Barat, Kamis, 9 Januari 2020. Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo menyatakan tiga kapal pengawas Kementerian Kelautan dan Perikanan yaitu KP Orca 3, KP Hiu Macan 01 dan KP Hiu 011. ANTARA
Marak Kapal Asing Mencuri Ikan, KKP: Dampaknya Luar Biasa

Kementerian Kelautan dan Perikanan mengatakan banyak kapal asing yang mencuri ikan di laut Indonesia. Dampaknya besar.


Pemerintah-DPR Sepakati Naskah RUU Konservasi Sumber Daya Alam Hayati, Ada Penguatan Sanksi

1 hari lalu

Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) Siti Nurbaya saat mengikuti rapat membahas mengenai Rancangan Undang-Undang (RUU) Konservasi Sumber Daya Alam Hayati dan Ekosistemnya (KSDAHE) di kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis, 13 Juni 2024. Dalam rapat tersebut Pemerintah, Komisi IV DPR RI, dan Komite II DPD RI menyepakati naskah RUU KSDAHE untuk dilanjutkan pembicaraan di rapat paripurna DPR RI. TEMPO/M Taufan Rengganis
Pemerintah-DPR Sepakati Naskah RUU Konservasi Sumber Daya Alam Hayati, Ada Penguatan Sanksi

Pemerintah, DPR dan DPD menyepakati naskah RUU Konservasi Sumber Daya Alam Hayati dan Ekosistem.


Menteri Malaysia Sebut Suku Bajo Sengaja Bakar Rumah untuk Cari Simpati

5 hari lalu

Anak-anak suku Bajo di Pulau Papan berlari saat bermain layang-layang dalam acara Togean Internasional Oceanic Festival (TIOF) 2018 di Kepulauan Togean, Tojo Una-una, Sulawesi Tengah, Rabu, 8 Agustus. TEMPO/Nita Dian
Menteri Malaysia Sebut Suku Bajo Sengaja Bakar Rumah untuk Cari Simpati

Malaysia mengusir ratusan suku Bajo dan membakar rumahnya. Menteri Malaysia membela diri.


Pagar Kejut Ilegal Tewaskan Gajah Sumatera, Chicco Jerikho Minta Pemerintah Tangani Serius

5 hari lalu

Chicco Jerikho. Foto: Instagram.
Pagar Kejut Ilegal Tewaskan Gajah Sumatera, Chicco Jerikho Minta Pemerintah Tangani Serius

Chicco Jerikho meminta pemerintah untuk mengambil tindakan serius dalam menangani kasus pemasangan pagar kejut ilegal


Mengintip Liburan Lisa Blackpink di Tepi Pantai Koh Samui Thailand

8 hari lalu

Lisa Blackpink (Instagram/lalalalisa_m)
Mengintip Liburan Lisa Blackpink di Tepi Pantai Koh Samui Thailand

Lisa Blackpink muncul di serial HBO White Lotus 3 yang okasi syutingnya di Koh Samui, Phuket, dan Bangkok.


Viral Warga Dilarang Surfing, Bolehkah Hotel Punya Pantai Pribadi?

9 hari lalu

Ilustrasi wanita bersantai di pantai. Freepik.com/Svetlanasokolova
Viral Warga Dilarang Surfing, Bolehkah Hotel Punya Pantai Pribadi?

Aturan kepemilikan dan pemanfaatan fungsi pantai sudah diatur secara tegas dalam Perpres Nomor 51 Tahun 2016 tentang Batas Sempadan Pantai.


AKKP Wakatobi Beri Pelatihan Pengelolaan Kawasan Konservasi Perairan, Harap Jadi Rujukan Regional

10 hari lalu

Foto bersama seluruh peserta pelatihan pengelolaan kawasan konservasi perairan di AKKP Wakatobi saat kunjungan ke Desa Liya Togo. FOTO/Dok. CoE Wakatobi
AKKP Wakatobi Beri Pelatihan Pengelolaan Kawasan Konservasi Perairan, Harap Jadi Rujukan Regional

Akademi Komunitas Kelautan dan Perikanan Wakatobi adalah kampus vokasional yang berada di bawah lingkup Kementerian Kelautan dan Perikanan.


Villajoyosa Hidden Gem Terbaik di Eropa 2024 Menawarkan Wisata Sejarah hingga Petualangan

10 hari lalu

Villajoyosa, Spanyol. Pixabay.com/DenisDoukhan
Villajoyosa Hidden Gem Terbaik di Eropa 2024 Menawarkan Wisata Sejarah hingga Petualangan

Villajoyosa kota pesisir di Valencia, yang menawarkan banyak hal menarik untuk wisatawan yang berlibur ke Spanyol


Jelajah Lombok, Menikmati Sunrise di Bukit Mangsit Senggigi hingga Sunset di Teluk Nara

16 hari lalu

Sunset  di Pantai Malimbu, Teluk Nara, Lombok Utara. TEMPO/Supriyantho Khafid
Jelajah Lombok, Menikmati Sunrise di Bukit Mangsit Senggigi hingga Sunset di Teluk Nara

Dari Bukit Mangsit, perjalanan dilanjutkan ke Hutan Pusuk melihat monyet, dan diakhiri dengan melihat sunset di Pantai Malimbu di Lombok Utara.