Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

6 Negara dengan Tradisi Ramadan yang Menarik Kunjungan Wisatawan

Reporter

Editor

Mila Novita

image-gnews
Kota Maroko menjadi kota peringkat pertama pilihan wisatawan versi TripAdvisor.com. Kota ini disebut mempunyai daya tarik magis, dengan suasana pasar, taman, istana dan masjidnya. Wisatawan dapat menjelajahi kawasan bersejarah Medina dan Jardin Majorelle. Raquel Maria Carbonell Pagola/LightRocket via Getty Images
Kota Maroko menjadi kota peringkat pertama pilihan wisatawan versi TripAdvisor.com. Kota ini disebut mempunyai daya tarik magis, dengan suasana pasar, taman, istana dan masjidnya. Wisatawan dapat menjelajahi kawasan bersejarah Medina dan Jardin Majorelle. Raquel Maria Carbonell Pagola/LightRocket via Getty Images
Iklan

TEMPO.CO, Jakarta - Ramadan dirayakan komunitas muslim di seluruh dunia dengan penuh kemegahan. Banyak negara mayoritas muslim merayakan bulan suci ini dengan tradisi budaya dan praktik keagamaan yang menarik wisatawan. 

Bagi wisatawan yang ingin menikmati tradisi Ramadan di negara lain selain Indonesia, inilah beberapa negara yang bisa jadi pilihan.

1. Arab Saudi

Arab Saudi memiliki kekayaan sejarah Islam dan masjid serta tempat ibadah lainnya. Selama bulan Ramadan, kota ini menjadi semarak dengan pedagang kaki lima, pesta buka puasa tradisional, dan acara budaya lainnya.

2. Dubai, Uni Emirat Arab

Dubai menjadi salah satu tujuan populer selama Ramadan karena menawarkan berbagai acara dan aktivitas budaya musik atau hiburan live dan tenda Ramadan yang menyajikan makanan tradisional. Kota ini juga memiliki berbagai alternatif hiburan dan ritel, termasuk mal yang buka hingga larut malam.

3. Istanbul, Turki

Istanbul adalah tempat yang tepat untuk menghabiskan Ramadan karena memiliki warisan Islamnya yang kaya, banyak masjid serta tempat ibadah lainnya. Kota ini menjadi lebih hidup selama bulan Ramadan dengan kedai jajanan kaki lima, pertemuan budaya, dan jamuan buka puasa tradisional.

4. Maroko

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

Dengan penduduk mayoritas muslim, Maroko memiliki perayaan Ramadan dengan adat istiadat agama dan budaya, seperti menawarkan makanan tradisional saat berbuka puasa dan mengadakan salat tahajud. Jelajahi masa lalu negara ini yang termasyhur dan arsitekturnya yang menakjubkan, termasuk masjid-masjidnya yang terkenal dan pasar-pasarnya yang semarak.

5. Mesir

Mesir terkenal dengan perayaan Ramadan tradisionalnya, yang meliputi salat tarawih di malam hari dan penyajian makanan tradisional saat berbuka puasa. Mesir juga memiliki sejarah masa lalu Islam yang kaya. Reruntuhan kuno dan bangunan bersejarah, seperti Lembah Para Raja dan Piramida Giza yang terbuka untuk pengunjung.

6. Malaysia

Malaysia dengan penduduk mayoritas Muslim merayakan tradisi keagamaan dan budaya selama Ramadan, seperti buka puasa bersama dan pertunjukan budaya. Wisatawan dapat merasakan pasar dan budaya jajanan kaki lima yang dinamis, serta warisan budayanya yang kaya.

Tapi perlu diketahui bahwa sejumlah restoran atau rumah makan di negara-negara tersebut tutup di siang hari selama Ramadan. Jam buka tempat wisata tertentu mungkin juga dibatasi. Jadi, cari banyak informasi sebelum memutuskan datang ke destinasi di negara tersebut.

Pilihan Editor: 4 Hal yang Perlu Disiapkan sebelum Liburan ke Dubai, Destinasi Wisata Terbaik di Dunia versi TripAdvisor

Iklan



Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

 

Video Pilihan


Duta Besar Arab Saudi: Tak Ada Normalisasi dengan Israel Tanpa Negara Palestina

20 jam lalu

Duta Besar Arab Saudi untuk Inggris Pangeran Khalid bin Bandar. X/ChathamHouse
Duta Besar Arab Saudi: Tak Ada Normalisasi dengan Israel Tanpa Negara Palestina

Arab Saudi tidak akan menormalisasi hubungan dengan Israel dengan mengorbankan negara Palestina


Suhu Panas Cekam Jemaah Haji di Tanah Suci, 2040 Bisa Lebih Fatal

21 jam lalu

Jemaah haji melakukan tawaf ifadah mengelilingi Ka'bah di Masjidil Haram, Mekah, Arab Saudi, Kamis, 20 Juni 2024. Jemaah haji melakukan tawaf ifadah yang menjadi rukun haji usai melakukan wukuf di Arafah dan lempar jamrah di Jamarat. ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan
Suhu Panas Cekam Jemaah Haji di Tanah Suci, 2040 Bisa Lebih Fatal

Musim haji tahun ini jatuh dalam periode musim panas di Arab Saudi. Suhu harian maksimal tertinggi pekan ini dilaporkan 51,8 derajat Celsius.


Petugas Haji Minta Jemaah Haji Indonesia Salat Jumat di Hotel

23 jam lalu

Jemaah haji Indonesia menunggu bus untuk kembali ke hotel di Mina, Mekah, Arab Saudi, Selasa, 18 Juni 2024. Jemaah Indonesia yang mengambil nafar awal mulai didorong dari Mina menuju hotel di Mekah hingga sebelum matahari terbenam pada 12 Zulhijah atau 18 Juni 2024, sementara yang mengambil nafar tsani akan meninggalkan Mina pada 13 Zulhijah atau 19 Juni 2024. ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan
Petugas Haji Minta Jemaah Haji Indonesia Salat Jumat di Hotel

Jemaah haji diminta salat Jumat di hotel lantaran bus shalawat hanya berhenti sementara pada Jumat mulai 01.00 Waktu Arab Saudi (WAS).


562 Jamaah Haji Meninggal, Terbanyak karena Gelombang Panas

1 hari lalu

Jamaah haji berjalan untuk melempar jamrah hari ketiga menuju Jamarat di Mina, Arab Saudi, Jumat 30 Juni 2023. Jamaah haji yang melakukan nafar awal sudah harus meninggalkan Mina sebelum matahari terbenam, namun jamaah yang akan mengambil nafar tsani harus menginap satu malam lagi di Mina sampai denga 13 Dzulhijah. ANTARA FOTO/Wahyu  Putro A
562 Jamaah Haji Meninggal, Terbanyak karena Gelombang Panas

Angka kematian jamaah haji 2024 bertambah menjadi 562 orang, yang sebagian besar karena gelombang panas.


Cuaca Panas Arab Saudi: Jemaah Haji Meninggal hingga Pengaruh Perubahan Iklim

1 hari lalu

Umat Muslim memegang payung berjalan di tengah cuaca yang sangat panas, selama ibadah haji tahunan, di Mina, Arab Saudi, 18 Juni 2024. REUTERS/Saleh Salem
Cuaca Panas Arab Saudi: Jemaah Haji Meninggal hingga Pengaruh Perubahan Iklim

Cuaca panas Arab Saudi dipengaruhi krisis iklim


Ancaman Perubahan Iklim, Ratusan Jemaah Haji Meninggal akibat Cuaca Panas

1 hari lalu

Suasana jamaah haji berjalan kaki di Mina, Makkah, Arab Saudi, Senin 17 Juni 2024. PPIH Arab Saudi mengimbau jamaah lanjut usia dan berisiko tinggi agar membadalkan lontar jamrahnya guna menjaga kesehatan dan keselamatan mereka. ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan
Ancaman Perubahan Iklim, Ratusan Jemaah Haji Meninggal akibat Cuaca Panas

Sedikitnya 562 jemaah haji telah meninggal selama ibadah, berdasarkan pernyataan kementerian luar negeri dan sumber-sumber.


Suhu Panas Ekstrem Jadi Satu Penyebab Sejumlah Jemaah Haji Yogyakarta Meninggal di Tanah Suci

2 hari lalu

Sejumlah bus yang membawa jemaah haji Indonesia melintas menuju Mekah di Mina, Arab Saudi, Selasa, 18 Juni 2024. Jemaah Indonesia yang mengambil nafar awal mulai didorong dari Mina menuju hotel di Mekah hingga sebelum matahari terbenam pada 12 Zulhijah atau 18 Juni 2024, sementara yang mengambil nafar tsani akan meninggalkan Mina pada 13 Zulhijah atau 19 Juni 2024. ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan
Suhu Panas Ekstrem Jadi Satu Penyebab Sejumlah Jemaah Haji Yogyakarta Meninggal di Tanah Suci

Puncak suhu terpanas di Tanah Suci saat ini berlangsung mulai pukul 10.00 hingga 14.00 waktu setempat, berisiko heat stroke bagi jemaah haji.


Kisah Jamaah Asal Bogor Rogoh Rp 240 Juta Cuma jadi Haji Cengkareng Lantaran Ditipu Travel

2 hari lalu

Jamaah haji salat di depan Ka'bah, 1 Juli 2022. REUTERS/Mohammed Salem
Kisah Jamaah Asal Bogor Rogoh Rp 240 Juta Cuma jadi Haji Cengkareng Lantaran Ditipu Travel

Mulanya, Mukmin dan belasan calon jamaah haji asal Bogor lainnya disuruh menunggu jadwal keberangkatan dan menanti visa keluar.


Sedikitnya 550 Jemaah Meninggal Selama Ibadah Haji 2024, Mayoritas Warga Mesir

2 hari lalu

Sejumlah bus yang membawa jemaah haji Indonesia melintas menuju Mekah di Mina, Arab Saudi, Selasa, 18 Juni 2024. Jemaah Indonesia yang mengambil nafar awal mulai didorong dari Mina menuju hotel di Mekah hingga sebelum matahari terbenam pada 12 Zulhijah atau 18 Juni 2024, sementara yang mengambil nafar tsani akan meninggalkan Mina pada 13 Zulhijah atau 19 Juni 2024. ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan
Sedikitnya 550 Jemaah Meninggal Selama Ibadah Haji 2024, Mayoritas Warga Mesir

Setidaknya 550 jamaah meninggal selama ibadah haji 2024, 323 diantaranya adalah warga Mesir.


Menkes Arab Saudi: Layanan Kesehatan Ibadah Haji 2024 Berjalan Sukses

2 hari lalu

Jemaah haji Indonesia berjalan menuju Jamarat untuk melempar jamrah aqobah di Mina, Makkah, Arab Saudi, Minggu, 16 Juni 2024. Lempar jamrah aqobah merupakan salah satu syarat yang wajib dilakukan pada ibadah haji sebagai simbol pengusiran setan yang pernah dilakukan Nabi Ibrahim AS. ANTARA/Sigid Kurniawan
Menkes Arab Saudi: Layanan Kesehatan Ibadah Haji 2024 Berjalan Sukses

Ibadah haji tahun ini diuji dengan suhu panas yang tinggi, tetapi secara keseluruhan tidak ada ditemukan wabah atau ancaman kesehatan.