Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

Bagasi Hilang dalam Penerbangan, Ini yang Harus Dilakukan Penumpang

Reporter

Editor

Mila Novita

image-gnews
Ilustrasi conveyor belt koper. Dok. Freepik
Ilustrasi conveyor belt koper. Dok. Freepik
Iklan

TEMPO.CO, Jakarta - Pencurian atau kehilangan bagasi dalam penerbangan telah menjadi sorotan belakangan ini, meskipun statistik peningkatannya tidak pasti. Insiden seperti itu sangat merugikan. Selain kerugian materi, seperti kehilangan barang berharga, pencurian dalam penerbangan juga bisa mengganggu perjalanan secara keseluruhan.

Nah, ketika terjadi pencurian atau kehilangan bagasi dalam penerbangan, apa yang harus dilakukan penumpang? 

1. Laporkan ke maskapai penerbangan

Langkah pertama yang harus diambil adalah melaporkan kehilangan kepada maskapai penerbangan secepat mungkin. Ini penting karena beberapa maskapai memiliki kebijakan tertentu terkait pencurian di dalam pesawat. Selain itu, ini memungkinkan maskapai untuk memulai investigasi dan memberikan bantuan sesuai dengan kebijakan mereka.

2. Patuhi Pedoman Konvensi Montreal

Patuhi juga pedoman Konvensi Montreal. Konvensi Montreal adalah perjanjian internasional yang mengatur tanggung jawab maskapai penerbangan dalam hal kerusakan atau kehilangan barang penumpang selama penerbangan internasional. Berlaku sejak 4 November 2003, konvensi ini telah diratifikasi oleh kurang lebih 125 negara-negara anggota International Civil Aviation Organization atau ICAO, termasuk Indonesia sejak 2016. Melaporkan insiden ini sesuai dengan pedoman Konvensi Montreal dapat membantu dalam klaim asuransi dan mendapatkan ganti rugi yang pantas.

3. Urus Property Irregularity Report (PIR) 

Property Irregularity Report atau PIR adalah dokumen resmi yang dikeluarkan oleh maskapai penerbangan untuk merekam keluhan terkait barang yang hilang atau rusak. Dokumen ini sangat penting dalam proses klaim asuransi dan memfasilitasi komunikasi dengan maskapai terkait kejadian tersebut.

4. Pencarian bagasi

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

Maskapai penerbangan akan melakukan pencarian bagasi dalam kurun waktu tertentu. Misalnya, Garuda Indonesia punya kebijakan proses pencarian dalam kurun waktu hingga 14 hari. Jika bagasi ditemukan, maka akan diantar ke alamat yang tercatat dalam dokumen PIR. Tapi jika tidak maka bagasi akan dinyatakan hilang dan dapat dilakukan klaim kompensasi atau ganti rugi.

5. Lapor ke polisi

Selanjutnya, laporkan pencurian ini kepada otoritas lokal dan dapatkan laporan polisi yang diperlukan. Laporan polisi ini akan menjadi bukti penting dalam proses klaim asuransi jika memiliki polis asuransi perjalanan.

6. Menghubungi Penyedia Asuransi

Setelah langkah-langkah awal ini diambil, langkah berikutnya adalah menghubungi penyedia asuransi dan mengajukan klaim sesuai dengan ketentuan polis asuransi perjalanan. Pastikan untuk memberikan semua informasi yang diperlukan dan mengikuti prosedur klaim yang ditetapkan oleh penyedia asuransi.

Selain itu, pahami kembali polis asuransi perjalanan baik cakupan, batasan, dan pengecualiannya. Pastikan bahwa asuransi sudah termasuk perlindungan bagasi. Ini akan membantu memahami sejauh mana klaim dapat diakomodasi oleh asuransi.

PUTRI ANI | DAILY MAIL

Pilihan editor: 

Iklan



Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

 

Video Pilihan


Alasan Pramugari Selalu Tersenyum saat Ada Turbulensi

1 hari lalu

Ilustrasi pramugari. Huffpost.com
Alasan Pramugari Selalu Tersenyum saat Ada Turbulensi

Saat akan terjadi turbulensi adalah pramugari akan berhenti menyajikan minuman panas dan tidak bisa meninggalkan tempat duduk.


Kemenparekraf Sebut Harga Avtur dan Kekurangan Armada Picu Tiket Domestik Mahal

1 hari lalu

Ilustrasi penumpang pesawat. Freepik.com/Standret
Kemenparekraf Sebut Harga Avtur dan Kekurangan Armada Picu Tiket Domestik Mahal

Kemenparekraf mengungkapkan harga avtur dan berkurangnya jumlah armada pesawat udara memicu harga tiket pesawat domestik mahal.


Penumpang Minta Tukar Kursi Pesawat, Sebaiknya Dikasih atau Tidak?

2 hari lalu

Ilustrasi wanita bepergian dengan pesawat terbang. Freepik.com/Jcomp
Penumpang Minta Tukar Kursi Pesawat, Sebaiknya Dikasih atau Tidak?

Topik menukar kursi pesawat sering menjadi perdebatan di Internet. Sebenarnya ada alasan untuk membolehkan hal itu, ada juga yang tidak.


AirAsia Indonesia Bukukan Pendapatan Rp 1,74 triliun di Kuartal 1 2024, Meningkat 27 Persen

2 hari lalu

Penerbangan perdana Indonesia AirAsia dengan kode QZ 526 dari Bandara Internasional Soekarno Hatta (CGK) mendarat dengan sukses di Bandara Internasional Kota Kinabalu (BKI) pada Selasa 6 Februari 2024, pukul 15.55   waktu setempat. TEMPO /JONIANSYAH HARDJONO
AirAsia Indonesia Bukukan Pendapatan Rp 1,74 triliun di Kuartal 1 2024, Meningkat 27 Persen

PT AirAsia Indonesia Tbk. (AAID/CMPP) membukukan pendapatan 2024 sebesar Rp 1,74 Triliun pada kuartal I 2024.


Garuda Indonesia Buka Peluang Tambah Frekuensi Penerbangan Jelang Libur Panjang Idul Adha

2 hari lalu

Ilustrasi Garuda Indonesia. Dok. TEMPO/Marifka Wahyu Hidayat
Garuda Indonesia Buka Peluang Tambah Frekuensi Penerbangan Jelang Libur Panjang Idul Adha

Garuda Indonesia membuka peluang penambahan frekuensi penerbangan menjelang Idul Adha 2024.


Mengenal Clear Air Turbulence, Musuh Dalam Selimut di Dunia Penerbangan

3 hari lalu

Ilustrasi pesawat (Pixabay)
Mengenal Clear Air Turbulence, Musuh Dalam Selimut di Dunia Penerbangan

Tidak seperti turbulensi pada umumnya yang disebabkan oleh kondisi awan, clear air turbulence terbentuk dari pergerakan angin yang tidak beraturan.


Boeing Yakin Indonesia jadi Pasar Penerbangan Komersil Keempat Terbesar di Dunia pada 2036

4 hari lalu

Country Managing Director Boeing Indonesia, Zaid Alami (kiri) dan Craig Director Global Supply Chain, Craig Abler di kantor Boeing Indonesia, Gedung Menara Astra Lantai 22, Jakarta Pusat, Senin, 10 Juni 2024. Tempo | Mochamad Firly Fajrian
Boeing Yakin Indonesia jadi Pasar Penerbangan Komersil Keempat Terbesar di Dunia pada 2036

Boeing optimistis bahwa 12 tahun dari sekarang atau pada 2036, Indonesia akan menjadi pasar penerbangan komersial terbesar keempat di dunia.


Inilah Penjelasan Minum Alkohol Sebelum Tidur di Pesawat Bisa Berakibat Fatal

4 hari lalu

Ilustrasi penumpang pesawat terbang. Unsplash.com/Mohammad Arrahmanur
Inilah Penjelasan Minum Alkohol Sebelum Tidur di Pesawat Bisa Berakibat Fatal

Ada beberapa hal penting yang perlu diperhatikan sebelum bepergian naik pesawat termasuk kebiasaan sebelum terbang yang bisa berakibat fatal. Sah satunya adalah minum alkohol sebelum tidur di pesawat yang ternyata sangat membahayakan.


Jarang Disadari, Ini Alasan Pintu Pesawat Selalu Terletak di Sebelah Kiri

4 hari lalu

Pesawat udara maskapai penerbangan Singapore Airlines dengan nomor penerbangan SQ939 lepas landas menuju Singapura di Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Badung, Bali, Rabu 16 Februari 2022. Bandara Bali kembali melayani penerbangan reguler perdana rute Singapura-Bali-Singapura oleh maskapai Singapore Airlines, usai dibukanya kembali pintu masuk internasional di bandara tersebut setelah sempat ditutup akibat pandemi COVID-19. ANTARA FOTO/Fikri Yusuf
Jarang Disadari, Ini Alasan Pintu Pesawat Selalu Terletak di Sebelah Kiri

Alasan pintu pesawat di sebelah kiri berdasarkan tradisi sejarah, sebelum akhirnya dilanjutkan dengan alasan efisiensi.


4 Hal yang Harus Dilakukan saat Penerbangan Delay atau Dibatalkan

5 hari lalu

Ilustrasi penumpang pesawat. Freepik.com/Standret
4 Hal yang Harus Dilakukan saat Penerbangan Delay atau Dibatalkan

Penerbangan delay atau batal, bukan berarti perjalanan akan berakhir