Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

Serunya Wisata Susur Sungai Klias Malam Hari di Sabah, Melihat Kunang-Kunang Menari

Reporter

image-gnews
Suasana Klias River, Sabah, Malaysia dan persiapan Wisata susur Sungai Klias untuk melihat aneka satwa dan kunang kunang di malam hari, Rabu 7 Februari 2024. TEMPO/JONIANSYAH HARDJONO.
Suasana Klias River, Sabah, Malaysia dan persiapan Wisata susur Sungai Klias untuk melihat aneka satwa dan kunang kunang di malam hari, Rabu 7 Februari 2024. TEMPO/JONIANSYAH HARDJONO.
Iklan

TEMPO.CO, Sabah - Kerlap-kerlip cahaya itu semakin malam semakin banyak memenuhi dahan pohon pohon yang ada di tepi Sungai Klias, Sabah, Malaysia. Pendaran bintik bintik cahaya yang berasal dari ratusan kunang-kunang itu menghiasi langit di atas Sungai Klias, menciptakan suasana magis yang memukau di sekitar hutan mangrove itu. Kunang kunang adalah binatang yang dapat mengeluarkan cahaya di malam hari. 

Cahaya lembut ribuan kunang kunang yang bergerak di antara dahan dan daun yang membentuk siluet di tengah gelapnya malam itu semakin menyajikan pemandangan indah nan menakjubkan. Ada juga kunang kunang yang bergerak turun mengelilingi wisatawan yang ada dalam perahu dan hinggap ke tangan salah satu pengunjung. Melihat titik cahaya kecil bergerak kesana kemari itu membuat heboh isi perahu dan sibuk menangkapnya dengan kamera ponsel. 

Keindahan Kunang-kunang di Sungai Klias

Pemandangan indah dan unik ini membuat kagum banyak para pengunjung yang antusias menyaksikan diatas perahu. "Wow indah sekali yah, seperti pohon natal hidup," ujar teriak salah satu wisatawan yang ikut wisata susur Sungai Klias, Rabu malam, 7 Februari 2024.   

Suasana Klias River, Sabah, Malaysia dan persiapan Wisata susur Sungai Klias untuk melihat aneka satwa dan kunang kunang di malam hari, Rabu 7 Februari 2024. TEMPO/JONIANSYAH HARDJONO.

Pengunjung lainnya menimpali. "Pemandangan yang langkah dan unik hanya bisa dilihat dengan pandangan mata saja," ucap wanita berambut panjang karena beberapa kali mengabadikan momen itu dengan foto maupun video ponselnya tapi gagal karena suasana yang gelap. 

Melihat ribuan kunang kunang menari di atas Sungai Klias tersebut merupakan salah satu wisata yang saat ini digemari banyak wisatawan yang datang ke Sabah, Malaysia. Para wisatawan yang datang dari berbagai negara itu, datang dengan berombongan.

Sesampai di sana, mereka harus menunggu saat senja mulai berganti malam. Sekitar pukul 19.00 petualangan memburu  si kumbang malam itu pun dimulai. Betul saja, pengunjung disambut dengan pesona yang tak terlupakan: kunang-kunang yang menyala di sepanjang tepian sungai.  

Keajaiban Alam Saat Wisata Susur Sungai

Perjalanan dimulai saat matahari terbenam, ketika kunang-kunang mulai muncul dengan gemerlapnya. Dari atas perahu tradisional, pengunjung dapat menyaksikan kunang kunang ini seperti menari. Tempo yang ikut dalam rombongan wisata susur sungai Klias di malam hari itu, mencoba mengabadikan keajaiban alam malam yang langka ini dengan kamera ponsel.

Namun, karena minimnya pencahayaan, momen itu sama sekali tidak bisa difoto atau divideokan. "Ternyata tidak semua momen yang bisa direkam dengan ponsel, momen indah ini hanya bisa direkam di otak kita," kata Putri, salah seorang wisatawan asal Jakarta. 

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

Suasana Klias River, Sabah, Malaysia dan persiapan Wisata susur Sungai Klias untuk melihat aneka satwa dan kunang kunang di malam hari, Rabu 7 Februari 2024. TEMPO/JONIANSYAH HARDJONO.

Selain menyaksikan kunang kunang berpendar di malam hari, dengan wisata susur sungai Klias ini  pengunjung dapat menikmati keindahan alam yang menakjubkan sambil menemui flora dan fauna yang unik. Namun, waktu perjalanannya berbeda.  

Perjalanan dimulai sekitar pukul 16,00 dengan menaiki perahu tradisional di sepanjang sungai yang tenang, sambil menikmati pemandangan hutan hujan yang hijau di sekitar. Selama perjalanan, pengunjung memiliki kesempatan untuk melihat berbagai jenis burung, termasuk burung enggang dan burung bangau, serta mamalia seperti monyet proboscis yang terkenal dengan hidung panjangnya. 

Di kawasan Sungai Klias Sabah, para wisatawan melihat secara langsung aktivitas  beberapa jenis monyet, termasuk monyet proboscis (Nasalis larvatus), monyet ekor panjang (Macaca fascicularis), dan monyet ekor babi (Macaca nemestrina). Monyet proboscis khususnya menjadi daya tarik karena hidup di habitat hutan bakau dan sungai yang berdekatan dengan Sungai Klias. " Populasi monyet di kawasan ini mencapai 13 ribu-15 ribu ekor," kata pemandu wisata Adrian Migyu kepada Tempo

Sayangnya, monyet proboscis ini jenis primata yang pemalu. Agak sulit mendekati satwa hidung panjang dengan bulu warna orange ini. Mereka langsung bersembunyi dibalik rimbunnya daun ketika mendengar suara dan para wisatawam yang akan memfoto mereka. Ketika senja datang, para wisatawan dapat menikmati sunset yang memukau di tengah sungai yang dikelilingi hutan mangrove itu. 

Wisata Sungai Klias sekitar 116 kilometer dari Kota Kinabalu atau ditempuh 2 jam perjalanan menggunakan bus.  

Pilihan Editor: Destinasi Wisata di Banyuwangi, Surga di Ujung Timur Pulau Jawa

Iklan



Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

 

Video Pilihan


Influencer Malaysia Promosikan Prostitusi Online, Orang Indonesia Terlibat

10 jam lalu

Ilustrasi Prostitusi online. cnbc.com
Influencer Malaysia Promosikan Prostitusi Online, Orang Indonesia Terlibat

Kepolisian Malaysia menangkap lima influencer yang mempromosikan prostitusi online, video seks, dan obat stimulan seks di media sosial.


27 Influencer Ditahan, Diduga Terlibat Sindikat Judi Online Malaysia

21 jam lalu

Ilustrasi judi online. Pixlr Ai
27 Influencer Ditahan, Diduga Terlibat Sindikat Judi Online Malaysia

Kepolisian Malaysia menahan 27 influencer berusia antara 21 dan 35 tahun yang diduga telah mempromosikan judi online. PM Anwar Ibrahim menuntut TikTok


10 Makanan Khas Malaysia, Ada Karipap hingga Sambal Belacan

2 hari lalu

Makanan khas Malaysia, Karipap. Foto: Canva
10 Makanan Khas Malaysia, Ada Karipap hingga Sambal Belacan

Bagi Anda yang berencana liburan ke Malaysia, berikut ini makanan khas Malaysia yang bisa dicoba. Ada nasi lemak, roti canai, hingga karipap.


Top 3 Dunia: Asal-Usul Suku Bajo, Jemaah Haji dan Diplomat Singapura

2 hari lalu

Foto udara ribuan perahu berada di perairan wanci saat deklarasi perlindungan dan pengelolaan cagar biosfer di Pelabuhan Pangulu Belo, Kabupaten Wakatobi, Sulawesi Tenggara, Rabu 1 Mei 2024. Ratusan perahu kayu nelayan suku bajou dan seni bela diri serta tarian khas suku bajau di pertunjukan saat deklarasi suku Bajau dalam melindungi dan mengelola cagar biosfer di Wakatobi yang dihadiri 9 negara. ANTARA FOTO/Andry Denisah
Top 3 Dunia: Asal-Usul Suku Bajo, Jemaah Haji dan Diplomat Singapura

Berita Top 3 Dunia pada Kamis 13 Juni 2024 diawali oleh kisah tentang asal usul Suku Bajo yang diusir Malaysia.


Kalahkan Jepang dan Singapura, Malaysia jadi Destinasi Wisata Favorit di Asia

2 hari lalu

Sebuah keluarga berlari di sebuah taman dekat Menara Kembar Petronas ketika Malaysia membuka kembali sebagian besar bisnis, di Kuala Lumpur, Malaysia, Senin,  4 Mei 2020. REUTERS/Lim Huey Teng
Kalahkan Jepang dan Singapura, Malaysia jadi Destinasi Wisata Favorit di Asia

Sebuah survei dari lembaga di Amerika, Insider Monkey, menyebut Malaysia sebagai destinasi favorit berdasarkan beberapa indikator,


Cemarkan Citra Pariwisata Malaysia di Depan Turis Asing, Sopir Taksi Online Diperiksa

2 hari lalu

Suasana di sekitar kuil Batu Caves di Batu Caves, Selangor, Malaysia, 11 Juli 2017. Kuil tempat umat Hindu beribadah ini menjadi objek wisata wajib bagi wisatawan yang mengunjungi ibu kota Malaysia, Kuala Lumpur. TEMPO/Charisma Adristy
Cemarkan Citra Pariwisata Malaysia di Depan Turis Asing, Sopir Taksi Online Diperiksa

Pengemudi taksi online itu menjemput seorang turis Inggris lalu bercerita tentang Malaysia yang menurut dia bukan tempat yang baik bagi turis asing.


Asal-Usul Suku Bajo yang Diusir Malaysia, Kerabatnya di Indonesia hingga Filipiina

3 hari lalu

Foto udara ribuan perahu berada di perairan wanci saat deklarasi perlindungan dan pengelolaan cagar biosfer di Pelabuhan Pangulu Belo, Kabupaten Wakatobi, Sulawesi Tenggara, Rabu 1 Mei 2024. Ratusan perahu kayu nelayan suku bajou dan seni bela diri serta tarian khas suku bajau di pertunjukan saat deklarasi suku Bajau dalam melindungi dan mengelola cagar biosfer di Wakatobi yang dihadiri 9 negara. ANTARA FOTO/Andry Denisah
Asal-Usul Suku Bajo yang Diusir Malaysia, Kerabatnya di Indonesia hingga Filipiina

Suku Bajo di Malaysia berkerabat dekat dengan yang berada di Indonesia dan Filipina. Bahasa yang digunakan sama.


Rekap Wakil ASEAN di Kualifikasi Piala Dunia 2026: Timnas Indonesia Lolos Putaran Ketiga, Thailand dan Malaysia Kandas

4 hari lalu

Antusias supporter Indonesia saat menyaksikan pertandingan Timnas Indonesia vs Filipina pada laga kualifikasi Piala Dunia 2026 di Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, Selasa, 11 Juni 2024. Sebanyak 64.942 supporter memadati GBK, dalam pertandingan Timnas Indonesia berhasil mengalahkan FIlipina dengan skor 2-0, yang dicetak oleh Thom Jan Haye (menit ke-31) dan Rizky Ridho (56). TEMPO/ Febri Angga Palguna
Rekap Wakil ASEAN di Kualifikasi Piala Dunia 2026: Timnas Indonesia Lolos Putaran Ketiga, Thailand dan Malaysia Kandas

Timnas Indonesia menjadi satu-satunya wakil ASEAN yang melaju ke putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia.


216 WNI dari 7 Detensi Imigrasi di Malaysia Dipulangkan ke Indonesia

5 hari lalu

Pada 10 Juni 2024 Kementerian Luar Negeri telah memulangkan 216 WNI kelompok rentan yang tinggal di 7 detensi imigrasi di Malaysia. sumber: dokumen Kemlu
216 WNI dari 7 Detensi Imigrasi di Malaysia Dipulangkan ke Indonesia

216 WNI yang tinggal di tujuh detensi imigrasi di Malaysia, dipulangkan ke Indonesia.


Apa Beda Tapera Indonesia dengan Tabungan Perumahan Rakyat di Singapura, Australia, Cina, dan Korea Selatan

5 hari lalu

Peserta tabungan perumahan rakyat (Tapera) membaca brosur di Kantor Pelayanan Badan Pengelola Tapera, Jakarta, Selasa 4 Juni 2024. Presiden Joko Widodo menetapkan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 21 Tahun 2024 tentang perubahan atas PP Nomor 25 Tahun 2020 tentang Tapera sebagai upaya untuk meningkatkan efektivitas penyelenggaraan dan akuntabilitas pengelolaan dana Tapera. TEMPO/Tony Hartawan
Apa Beda Tapera Indonesia dengan Tabungan Perumahan Rakyat di Singapura, Australia, Cina, dan Korea Selatan

Ramai-ramai soal Tapera di Indonesia. Ini bedanya tabungan perumahan rakyat di Korea Selatan, Australia, hingga Singapura.