Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

Mau Liburan ke Luar Negeri, Ini 6 Alasan Mengapa Jepang Harus Masuk Bucket List

Reporter

Editor

Mila Novita

image-gnews
Anak-anak bersukaria di bawah pohon bunga sakura yang bermekaran di Luoqiao, Changning, Provinsi Hunan, Cina tengah, pada 4 Maret 2023. Xinhua/Zhao Zhongzhi
Anak-anak bersukaria di bawah pohon bunga sakura yang bermekaran di Luoqiao, Changning, Provinsi Hunan, Cina tengah, pada 4 Maret 2023. Xinhua/Zhao Zhongzhi
Iklan

TEMPO.CO, Jakarta - Jika berencana liburan ke luar negeri tahun ini, jangan lupa memasukkan Jepang dalam bucket list. Negeri Matahari Terbit ini terkenal dengan paduan tradisi dan modernitas. Jadi, wisatawan masih bisa menemukan kebiasaan kuno yang masih hidup di tengah masyarakat sampai teknologi futuristik yang mengagumkan. 

Jadi, inilah enam alasan mengapa Jepang bisa jadi tujuan liburan ke luar negeri berikutnya. 

1. Tradisi yang menakjubkan

Jepang terkenal dengan kekayaan tradisi dan keajaiban budayanya. Dari upacara minum teh dan seni tradisional seperti ikebana (merangkai bunga) hingga dunia geisha yang diterjemahkan menjadi seniman. Mengunjungi kuil memungkinkan wisatawan menyelami sisi spiritual Jepang, sementara festival menampilkan perayaan yang semarak di negara tersebut.

Kuil Rinnoji di Nikko, Kanto, Jepang. Foto: TEMPO | Istiqomatul Hayati.

2. Bunga sakura dan alam yang indah 

Bunga sakura di musim semi, tanaman hijau subur di musim panas, dedaunan musim gugur, dan lanskap tertutup salju di musim dingin. Setiap musim menawarkan pemandangan yang unik dan mempsona bagi pecinta alam. Tempat-tempat ikonik seperti Gunung Fuji, danau, dan taman tradisional wajib dikunjungi.

3. Makanan lezat 

Jepang menawarkan berbagai macam masakan selain sushi. Cobalah ramen, tempura, okonomiyaki, dan masih banyak lagi. Menikmati sushi segar dari restoran kaki lima lokal tidak boleh dilewatkan. Masakan Jepang tidak hanya lezat tetapi juga mencerminkan dedikasi negara tersebut terhadap seni kuliner.

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

4. Aman dan bersih

Jepang terkenal dengan lingkungannya yang aman dan bersih. Orang-orangnya sangat sopan dan membantu, membuat pengalaman perjalanan lebih menyenangkan dan bebas stres. Mau menjelajahi jalanan kota atau pedesaan yang tenang, wisatawan akan merasa aman dan disambut hangat.

5. Paduan tradisi dan modernitas 

Jepang memadukan tradisi dengan modernitas dengan mulus. Wisatawan dapat menjelajahi lanskap Kota Tokyo yang dinamis dengan arsitektur futuristik, lampu neon, dan teknologi mutakhir. Bullet train membuat perjalanan antarkota menjadi cepat dan efisien. 

6. Menikmati onsen 

Wisatawan juga dapat menikmati pengalaman terapeutik di sumber air panas Jepang, yang dikenal sebagai onsen. Dikelilingi oleh keindahan alam, pemandian air panas ini menawarkan relaksasi dan peremajaan. Ini adalah pengalaman budaya unik yang memungkinkan wisatawan bersantai dan terhubung dengan tradisi healing negara ini.

Pilihan Editor: Bunga Sakura Mekar Lebih Awal di Beberapa Kota di Jepang, Simak Jadwalnya

Iklan



Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

 

Video Pilihan


Top 3 Dunia: Cina Ogah Campuri Hubungan Rusia-Korut hingga Makan Gratis Jepang

22 jam lalu

Seorang siswa menyantap makan siang gratis mereka di SMP Senju Aoba di Tokyo, Jepang 29 Juni 2022. REUTERS/Issei Kato
Top 3 Dunia: Cina Ogah Campuri Hubungan Rusia-Korut hingga Makan Gratis Jepang

Berita Top 3 Dunia pada Sabtu 22 Juni 2024 diawali Cina yang menolak mengomentari kesepakatan Rusia-Korea Utara


Kapal Induk Tenaga Nuklir AS Tiba di Korea Selatan untuk Latihan Militer

1 hari lalu

Theodore Roosevelt (CVN 71), kapal induk bertenaga nuklir berlabuh di Busan, Korea Selatan, 22 Juni 2024. Song Kyung-Seok/Pool via REUTERS
Kapal Induk Tenaga Nuklir AS Tiba di Korea Selatan untuk Latihan Militer

Kapal induk bertenaga nuklir Amerika Serikat, Theodore Roosevelt, tiba di kota pelabuhan Busan di Korea Selatan


WNI Revi yang Hilang di Jepang Langsung Ditangkap di Bandara, Kemlu: Belum Ada Pelanggaran Keimigrasian

1 hari lalu

Judha Nugraha, Direktur perlindungan WNI & BHI Kementerian Luar Negeri. antaranews.com
WNI Revi yang Hilang di Jepang Langsung Ditangkap di Bandara, Kemlu: Belum Ada Pelanggaran Keimigrasian

Hingga kini, WNI Revi Cahya Sulihatun masih diselidiki oleh otoritas setempat dan mendapat pendampingan dari KJRI Osaka.


Jepang Ajak Indonesia Diskusikan Program Makan Gratis

1 hari lalu

Seorang siswa menyantap makan siang gratis mereka di SMP Senju Aoba di Tokyo, Jepang 29 Juni 2022. REUTERS/Issei Kato
Jepang Ajak Indonesia Diskusikan Program Makan Gratis

Pemerintah Jepang berencana mengundang Pemerintah Indonesia untuk mendiskusikan program makan gratis


Korea Selatan Panggil Duta Besar Rusia karena Kesepakatan dengan Korea Utara

2 hari lalu

Korea Selatan Panggil Duta Besar Rusia karena Kesepakatan dengan Korea Utara

Kementerian luar negeri Korea Selatan memanggil duta besar Rusia sebagai protes atas perjanjian antara Rusia dan Korea Utara


Catat Rekor Baru, Jepang Dilanda Gelombang Kasus Infeksi STSS Bakteri Pemakan Daging, Apakah Itu?

2 hari lalu

Bakteri
Catat Rekor Baru, Jepang Dilanda Gelombang Kasus Infeksi STSS Bakteri Pemakan Daging, Apakah Itu?

Infeksi STSS bakteri pemakan daging yang mematikan dan langka secara misterius menyebar dengan cepat di Jepang. Penyakit apakah ini?


Jepang Targetkan 60 Juta Kunjungan Wisatawan Asing di Tengah Masalah Overtourism

2 hari lalu

Wisatawan mengambil foto Gunung Fuji yang muncul di sebuah toko serba ada di kota Fujikawaguchiko, prefektur Yamanashi, Jepang 28 April 2024. Kyodo via REUTERS
Jepang Targetkan 60 Juta Kunjungan Wisatawan Asing di Tengah Masalah Overtourism

Tahun lalu, Jepang menarik lebih dari 25 juta wisatawan dari luar negeri, setelah mereka mencabut pembatasan kunjungan di era pandemi.


KJRI akan Temui Lagi Revi Cahya WNI yang Sempat Dilaporkan Hilang di Osaka Jepang

2 hari lalu

Direktur Perlindungan WNI dan Badan Hukum Kementerian Luar Negeri Judha Nugraha. ANTARA/Yashinta Difa/aa.
KJRI akan Temui Lagi Revi Cahya WNI yang Sempat Dilaporkan Hilang di Osaka Jepang

KJRI Osaka telah bertemu dengan Revi Cahya, WNI yang dilaporkan hilang pada 10 Juni lalu. Ternyata Revi ditahan otoritas Jepang


Penyelidikan WNI yang Sempat Hilang di Osaka Jepang Diperkirakan 1 Bulan

2 hari lalu

Direktur Perlindungan WNI dan BHI Kementerian Luar Negeri RI Judha Nugraha. Sumber: dokumen Kementerian Luar Negeri
Penyelidikan WNI yang Sempat Hilang di Osaka Jepang Diperkirakan 1 Bulan

KJRI telah menemui Revi Cahya Windi Sulihatun, WNI yang sempat dinyatakan hilang di Osaka Jepang.


Revi Cahya Windi Sulihatun, WNI yang Hilang di Jepang Ditahan di Kejaksaan Distrik Osaka

2 hari lalu

Direktur Perlindungan WNI dan Badan Hukum Kementerian Luar Negeri Judha Nugraha. ANTARA/Yashinta Difa/aa.
Revi Cahya Windi Sulihatun, WNI yang Hilang di Jepang Ditahan di Kejaksaan Distrik Osaka

Di surat tersebut tertulis bahwa otoritas Jepang telah menahan seorang Warga Negara Indonesia (WNI) atas nama Revi Cahya Windi Sulihatun.