Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

Norwegia Bakal Batasi Kapal Pesiar mulai 2026

Reporter

Editor

Mila Novita

image-gnews
Ilustrasi kapal pesiar. Freepik.com/Chandlervid85
Ilustrasi kapal pesiar. Freepik.com/Chandlervid85
Iklan

TEMPO.CO, Jakarta - Norwegia menjadi salah satu tujuan pelayaran terkenal di dunia. Negara Skandinavia ini memiliki garis pantai terpanjang di Eropa dengan pemandangan laut dan pulau-pulau yang indah. Fjord Norwegia, seperti Geirangerfjord dan Nærøyfjord, terdaftar sebagai situs warisan dunia UNESCO. Banyak wisatawan yang naik kapal pesiar ke sana untuk melihat fjord yang menakjubkan dari air.

Namun pada 2026, kapal pesiar yang menggunakan bahan bakar diesel dilarang memasuki perairan Norwegia. Pemerintah Norwegia ingin mengurangi polusi yang disebabkan oleh bahan bakar diesel yang dikeluarkan dari kapal pesiar. 

Lalu lintas pelayaran Norwegia telah mengalami pertumbuhan yang luar biasa. Tahun 2023 ditetapkan menjadi tahun rekor untuk lalu lintas kapal pesiar di Norwegia, dengan perkiraan 4,9 juta penumpang.

Konsumsi bahan bakar besar

Pada saat yang sama, industri pelayaran mempunyai dampak lingkungan yang besar karena sebagian besar masih menggunakan bahan bakar diesel. Menurut Institut Penelitian Norwegia Barat, dikutip dari Business Norway, kapal pesiar di Norwegia mengonsumsi sekitar 170 juta liter bahan bakar per tahun, yang menyumbang hampir 3 persen dari keseluruhan emisi gas rumah kaca di negara tersebut. Sebagian besar bahan bakar dibakar di laut, namun sekitar 20 persen atau hampir 34 juta liter dibakar saat kapal berada di pelabuhan.

Kebijakan nol emisi yang baru dari Pemerintah kemungkinan besar akan menimbulkan masalah besar bagi industri pelayaran. Perusahaan pelayaran kini harus mengganti bahan bakar diesel dengan gas alam cair (LNG) untuk mengurangi polusi.

Beberapa kapal pesiar seperti MSC, Euribia, sudah menggunakan LNG. Kapal terbaru Royal Caribbean, Icon of the Seas, yang diluncurkan pada Januari ini juga akan ditenagai oleh LNG.

Kapal pesiar ditolak beberapa destinasi populer

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

Industri kapal pesiar masih kontroversial. Banyak destinasi populer di dunia telah membatasi kedatangan kapal pesiar ke pelabuhan-pelabuhan mereka. Kapal pesiar dilarang memasuki pusat kota Amsterdam tahun lalu. Bukan hanya polusi, tapi juga overtourism yang dianggap mengganggu kenyamanan penduduk kota. 

Barcelona juga menutup salah satu pelabuhan kapal pesiar pusatnya pada akhir 2023. Kota di Spanyol ini dinobatkan sebagai kota paling tercemar di dunia oleh emisi kapal pesiar dalam sebuah penelitian yang dirilis tahun lalu.

EXPRESS.CO.UK | BUSINESS NORWAY

Pilihan Editor: Celebrity Millennium, Awali Deretan Kapal Pesiar Yang Sandar di Gilimas

Iklan



Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

 

Video Pilihan


Terkini: Sri Mulyani Sebut Anggaran Makan Bergizi Gratis Rp 71 Triliun, Analis Prediksi Rupiah Melemah hingga Rp 16.510 per Dolar AS

8 jam lalu

Menteri Keuangan Sri Mulyani memberikan keterangan pers disaksikan Ketua tim Gugus Tugas Sinkronisasi Prabowo - Gibran Sufmi Dasco Ahmad dan Wakil Ketua tim Gugus Tugas Sinkronisasi Prabowo - Gibran Ahmad Muzani usai melakukan pertemuan di Kantor Kementerian Keuangan, Jakarta, Jumat, 31 Mei 2024. Menteri Keuangan Sri Mulyani menerima kunjungan Tim Gugus Tugas Sinkronisasi Presiden dan Wakil Presiden terpilih,Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka itu membahas transisi pemerintahan dan RAPBN 2025. TEMPO/M Taufan Rengganis
Terkini: Sri Mulyani Sebut Anggaran Makan Bergizi Gratis Rp 71 Triliun, Analis Prediksi Rupiah Melemah hingga Rp 16.510 per Dolar AS

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengumumkan pemerintah saat ini dan presiden terpilih menyepakati anggaran makan bergizi gratis Rp 71 triliun.


Indonesia Masuk 5 Besar Negara yang Catat Penurunan Emisi Energi 2023

12 jam lalu

Ilustrasi PLTU. Antaranews.com
Indonesia Masuk 5 Besar Negara yang Catat Penurunan Emisi Energi 2023

Indonesia bersama Amerika Serikat, Jerman, Jepang, dan Korea Selatan mencatat penurunan emisi energi pada tahun 2023.


IQAir Catat Kualitas Udara Jakarta Tidak Sehat, Belum Berubah Empat Hari Terakhir

1 hari lalu

Deretan gedung bertingkat yang tertutup polusi di Jakarta, Jumat 21 Juni 2024. Berdasarkan data situs pemantau kualitas udara IQAir pada pukul 15.53 WIB, Indeks Kualitas Udara (Air Quality Index/AQI) di Jakarta berada pada angka 155 yang menempatkannya sebagai kota besar dengan kualitas udara terburuk kedua di dunia di bawah Kinshasa, Kongo. ANTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay
IQAir Catat Kualitas Udara Jakarta Tidak Sehat, Belum Berubah Empat Hari Terakhir

Data IQAir menunjukkan polusi udara di Jakarta sedang tinggi. Konsentrasi polutan PM 2,5 mencapai 80 mikrogram per meter kubik.


Indonesia Sambut Baik Pengakuan Armenia terhadap Negara Palestina

2 hari lalu

Seorang pria mengibarkan bendera Palestina ketika orang-orang melakukan protes pada hari sidang publik yang diadakan oleh Mahkamah Internasional (ICJ) untuk memungkinkan para pihak memberikan pandangan mereka mengenai konsekuensi hukum pendudukan Israel di wilayah Palestina sebelum akhirnya mengeluarkan keputusan yang tidak mengikat. pendapat hukum, di Den Haag, Belanda, 21 Februari 2024. REUTERS/Piroschka van de Wouw
Indonesia Sambut Baik Pengakuan Armenia terhadap Negara Palestina

Armenia mengakui Negara Palestina pada 21 Juni 2024, menyusul Slovenia, Spanyol, Irlandia dan Norwegia.


Armenia Resmi Akui Negara Palestina, Israel Marah Besar

2 hari lalu

Perdana Menteri Armenia Nikol Pashinyan berpidato di depan parlemen di Yerevan, Armenia, 13 September 2022. Tigran Mehrabyan/PAN Foto via REUTERS
Armenia Resmi Akui Negara Palestina, Israel Marah Besar

Pemerintah Armenia menyatakan pengakuan resmi terhadap Negara Palestina. Kementerian Luar Negeri Israel lekas memanggil dan menegur duta besarnya di Tel Aviv.


Travis Scott Dicokok Polisi di Miami akibat Mabuk dan Membuat Keributan, Ini Kronologinya

2 hari lalu

Travis Scott. Foto: Instagram/@travisscott
Travis Scott Dicokok Polisi di Miami akibat Mabuk dan Membuat Keributan, Ini Kronologinya

Rapper, Travis Scott kembali berurusan dengan polisi, kini ia ditangkap di Miami. Simak artikel ini untuk mengetahui kronologi kejadiannya!


PBB: 39 Juta Ton Reruntuhan Menggunung di Gaza akibat Agresi Israel

4 hari lalu

Warga Palestina bersiap melaksanakan salat Idul Adha di tengah reruntuhan bangunan Masjid Al-Rahma yang hancur akibat serangan Israel di Khan Younis, Gaza, 16 Juni 2024. Warga Palestina yang menjadi korban konflik antara Israel dan Hamas merayakan Idul Adha di tengah reruntuhan bangunan. REUTERS/Mohammed Salem
PBB: 39 Juta Ton Reruntuhan Menggunung di Gaza akibat Agresi Israel

Gempuran Israel ke Jalur Gaza sejak 7 Oktober tahun lalu telah menyebabkan bencana lingkungan berskala besar serta munculnya 39 juta ton reruntuhan


Wisata Kapal Pesiar di Indonesia Berpotensi Tingkatkan Jumlah Turis ke Tanah Air

6 hari lalu

Kapal pesiar Resorts World One/Istimewa
Wisata Kapal Pesiar di Indonesia Berpotensi Tingkatkan Jumlah Turis ke Tanah Air

Kemenparekraf siap mendukung pengembangan wisata khusus kapal pesiar.


5 Barang Bawaan Penting untuk Liburan Naik Kapal Pesiar

9 hari lalu

Ilustrasi koper. Freepik.com
5 Barang Bawaan Penting untuk Liburan Naik Kapal Pesiar

Berkemas untuk liburan di kapal pesiar bisa sangat berbeda dengan mempersiapkan liburan di darat


Invasi Rusia di Ukraina Sebabkan Emisi 175 Juta Ton Karbon Dioksida

11 hari lalu

Seorang petugas  memadamkan sisa-sisa rudal dari serangan Rusia yang diduga merupakan buatan Korea Utara, di tengah invasi Rusia ke Ukraina, di Kharkiv, Ukraina 2 Januari 2024.  REUTERS/Vyacheslav
Invasi Rusia di Ukraina Sebabkan Emisi 175 Juta Ton Karbon Dioksida

Kerugian iklim yang disebabkan oleh invasi Rusia di Ukraina mencapai jumlah US$32 miliar.