Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

Dhaup Ageng Puro Pakualaman Yogyakarta Diprediksi Jaga Tren Reservasi Hotel Pasca Libur Nataru

image-gnews
Abdi Dalem Puro Pakualaman Yogyakarta pada Rabu (3/1) menggelar tradisi Bucalan sebagai pembuka rangkaian Dhaup Ageng. Dok. Istimewa
Abdi Dalem Puro Pakualaman Yogyakarta pada Rabu (3/1) menggelar tradisi Bucalan sebagai pembuka rangkaian Dhaup Ageng. Dok. Istimewa
Iklan

TEMPO.CO, Yogyakarta - Keraton atau Kadipaten Puro Pakualaman Yogyakarta tengah melangsungkan pernikahan putra bungsu Raja Puro Pakualaman, Kanjeng Gusti Pangeran Ario Adipati (KGPAA) Paku Alam X yakni Bendara Pangeran Harya (BPH) Kusumo Kuntonugroho dengan calon istrinya, Laily Annisa Kusumastuti awal Januari 2024 ini. Pernikahan ala kerajaan yang disebut Dhaup Ageng itu rangkaian intinya berlangsung 7 hingga 11 Januari 2024 bertempat di Puro Pakualaman Yogyakarta.

Kalangan pelaku perhotelan turut menyambut antusias gelaran sarat tradisi itu dan diprediksi bakal turut berkontribusi menjaga tren kunjungan wisata pasca-libur panjang Natal dan Tahun Baru usai.

"Dhaup Ageng ini kami perkirakan kembali memicu kunjungan ke Yogyakarta dan meningkatnya reservasi perhotelan selepas libur Natal dan Tahun Baru berakhir," kata Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Deddy Pranowo Eryono Kamis 4 Januari 2023.

Salah satu indikator yang terlihat, ujar Deddy, angka reservasi hotel di DIY pada periode Januari 2024 ini berada di rentang 50-55 persen. Sedangkan pada Februari, reservasi hotel tercatat 40-50 persen 

"Angka reservasi periode Januari-Februari 2024 ini lebih tinggi dibandingkan periode yang sama tahun 2023 lalu," kata dia. "Padahal biasanya Januari-Februari itu masuk low season karena libur panjang akhir tahun telah usai," dia menambahkan.

Dhaup Ageng pun dinilai bakal memikat wisatawan karena rencananya dalam perhelatan itu ada resepsi yang dilangsungkan selama dua hari yakni 10-11 Januari 2024. Total undangan 1.500 orang pada hari pertama dan 4.000 orang pada hari kedua.

"Bukan hanya mereka yang mendapatkan undangan kami kira, prosesi Dhaup Ageng juga turut menjadi daya tarik bagi masyarakat baik dalam dan luar Yogya berdatangan, melihat acara itu dari jauh pun tidak apa-apa," kata Deddy.

Putra Raja Puro Pakualaman Yogyakarta Paku Alam X BPH Kusumo Kuntonugroho dan calon istrinya Laily Annisa Kusumastuti. Dok. Puro Pakualaman.

Rangkaian persiapan Dhaup Ageng

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

Rangkaian persiapan Dhaup Ageng sebelum masuk prosesi inti telah dimulai sejak Rabu, 3 Januari ini melalui tradisi Bucalan.

Penghageng Kadipaten Puro Pakualaman, Kanjeng Raden Tumenggung (KRT) Radyowismoyo mengatakan tradisi Bucalan ini semacam doa memohon izin kepada pencipta agar prosesi Dhaup Ageng berjalan lancar. 

Dalam tradisi Bucalan, para abdi dalem menempatkan sejumlah uborampe atau semacam sesaji di atas wadah daun pisang ke berbagai titik di Pura Pakualaman. Sajian bucalan itu didoakan terlebih dahulu sebelum disebar.

Makna dan inti dari proresi Bucalan adalah sebagai upaya mbucal atau membuang atau menyingkirkan semua rintangan dan gangguan secara metafisik maupun nyata dari seseorang yang mempunyai rencana tidak baik. Bucalan juga merupakan bentuk permintaan izin kepada semua makhluk yang ada serta tetap memohon perlindungan kepada Allah, agar seluruh rangkaian acara Dhaup Ageng Puro Pakualaman ini diridai dan selamat tanpa halangan suatu apa pun.

PRIBADI WICAKSONO

Pilihan Editor: HUT Pura Pakualaman ke-231, Ada Lomba Panahan dan Baca Macapat

Iklan



Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

 

Video Pilihan


Pilkada 2024, Golkar DIY Jaring 39 Bakal Calon Kepala Daerah

4 jam lalu

Logo Partai Golkar
Pilkada 2024, Golkar DIY Jaring 39 Bakal Calon Kepala Daerah

Partai Golkar DIY telah merampungkan penjaringan bakal calon kepala daerah untuk Pilkada 2024 di lima kabupaten/kota


Jajal Dua Jenis Paket Wisata Naik Kano Susuri Hutan Mangrove Bantul Yogyakarta

1 hari lalu

Spot wisata Kano Maritim Mangrove Baros di Bantul Yogyakarta. Dok. Pemda DIY
Jajal Dua Jenis Paket Wisata Naik Kano Susuri Hutan Mangrove Bantul Yogyakarta

Wisatawan diajak menjelajahi ekosistem sepanjang Sungai Winongo hingga muara Pantai Baros Samas Bantul yang kaya keanekaragaman hayati.


Cari Lobster di Pantai Gunungkidul, Warga Asal Lampung Jatuh ke Jurang dan Tewas

2 hari lalu

Proses evakuasi korban jatuh ke jurang di tebing Pantai Ngluwo Gunungkidul, Ahad, 28 April 2024 (Dok. Istimewa)
Cari Lobster di Pantai Gunungkidul, Warga Asal Lampung Jatuh ke Jurang dan Tewas

Masyarakat dan wisatawan diimbau berhati-hati ketika beraktivitas di sekitar tebing pantai Gunungkidul yang memiliki tebing curam.


Jogja Art Books Festival 2024 Dipusatkan di Kampoeng Mataraman Yogyakarta

2 hari lalu

Kampoeng Mataraman Yogyakarta. Dok. Istimewa
Jogja Art Books Festival 2024 Dipusatkan di Kampoeng Mataraman Yogyakarta

JAB Fest tahun ini kami mengusung delapan program untuk mempertemukan seni dengan literasi, digelar di Kampoeng Mataraman Yogyakarta.


Mengenang Penyair Joko Pinurbo dan Karya-karyanya

3 hari lalu

Sastrawan Joko Pinurbo. Dok.TEMPO/Suryo Wibowo
Mengenang Penyair Joko Pinurbo dan Karya-karyanya

Penyair Joko Pinurboatau Jokpin identik dengan sajak yang berbalut humor dan satir, kumpulan sajak yang identik dengan dirinya berjudul Celana.


Tutup Sampai Juni 2024, Benteng Vredeburg Yogya Direvitalisasi dan Bakal Ada Wisata Malam

3 hari lalu

Salah satu sudut Museum Benteng Vredeburg Yogyakarta yang tengah direvitalisasi hingga Juni 2024. Tempo/Pribadi Wicaksono
Tutup Sampai Juni 2024, Benteng Vredeburg Yogya Direvitalisasi dan Bakal Ada Wisata Malam

Museum Benteng Vredeburg tak hanya dikenal sebagai pusat kajian sejarah perjuangan Indonesia tetapi juga destinasi ikonik di kota Yogyakarta.


8 Hotel Murah Dekat Stasiun Lempuyangan, Harga Mulai 100 Ribuan

6 hari lalu

Jika Anda melancong di Yogyakarta, Anda bisa memilih menginap di hotel dekat Stasiun Lempuyangan yang murah. Ini rekomendasinya.  Foto: Booking.com
8 Hotel Murah Dekat Stasiun Lempuyangan, Harga Mulai 100 Ribuan

Jika Anda melancong di Yogyakarta, Anda bisa memilih menginap di hotel dekat Stasiun Lempuyangan yang murah. Ini rekomendasinya.


Alasan Sumpah Jabatan Presiden Indonesia Pertama Dilakukan di Keraton Yogyakarta

6 hari lalu

Presiden pertama RI, Sukarno (kiri) didampingi Wakil Presiden Mohammad Hatta, memberikan hormat saat tiba di Jalan Asia Afrika yang menjadi Historical Walk dalam penyelenggaraan Konferensi Asia Afrika (KAA) di Bandung, 1955. Dok. Museum KAA
Alasan Sumpah Jabatan Presiden Indonesia Pertama Dilakukan di Keraton Yogyakarta

Di Indonesia sumpah jabatan presiden pertama kali dilaksanakan pada tahun 1949. Yogyakarta dipilih karena Jakarta tidak aman.


Depo Sampah Tutup, Warga Yogyakarta Berebut Buang Sampah ke Bak Truk yang Melintas

6 hari lalu

Video viral di media sosial berisi aksi belasan warga berebutan melempar sampah ke bak sebuah truk yang melintas di jalanan sekitar depo sampah Pasar Ngasem Kota Yogyakarta pada Rabu 24 April 2024. Dok. Istimewa
Depo Sampah Tutup, Warga Yogyakarta Berebut Buang Sampah ke Bak Truk yang Melintas

Pascalibur Lebaran, sejumlah depo sampah di Kota Yogyakarta memang belum dibuka. Tumpukan sampah masih tampak menggunung.


Massa Geruduk KPU Yogyakarta, Serukan Gerakan Oposisi Rakyat

7 hari lalu

Aktivis pro demokrasi Usman Hamid saat berorasi dalam Aksi Sejagad yang diikuti elemen gerakan Gejayan Memanggil hingga Forum Cik Ditiro di halaman Kantor KPU DIY Rabu, 24 April 2024. Tempo/Pribadi Wicaksono
Massa Geruduk KPU Yogyakarta, Serukan Gerakan Oposisi Rakyat

Massa menggelar aksi di depan kantor KPU Yogyakarta hari ini. Usman Hamid yang hadir di aksi itu menyinggung tentang nepotisme.