Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

Tren Perjalanan Populer 2023 dari Memilih Destinasi Wisata Unik hingga Digital Nomad

Reporter

Editor

Yunia Pratiwi

image-gnews
Ilustrasi Turis Milenial
Ilustrasi Turis Milenial
Iklan

TEMPO.CO, Jakarta - Sebelum memasuki tahun 2024, melihat kembali tren perjalanan sepanjang tahun 2023 ternyata ada banyak tren yang berkembang. Beberapa negara mulai melonggarkan pembatasan perjalanan, yang mendorong inudstri pariwisata mulai bangkit dari keterpurukan. 

Tahun 2023 menghadirkan tren perjalanan yang unik. Hal ini juga membuktikan bahwa industri perjalanan dan pariwisata terus berkembang. Di antaranya opsi perjalanan ramah lingkungan hingga digital nomad, seoerti dilansir dari laman Hindustan Times berikut ini.

1. Destinasi unik dan baru

Tren menjelajahi destinasi wisata yang unik masih digemari di sepanjang tahun 2023. Wisatawan semakin tertarik untuk mencari destinasi unik dan baru, Beberapa negara pun menjadi destinasi wisata baru seperti Vietnam, Seychelles, Azerbaijan, Kazakhstan, Maladewa, Laos, Belarus, Kolombia, Bulgaria, dan Zanzibar. 

2. Perjalanan sadar iklim

Wisatawan menjadi sadar akan dampak lingkungan dan semakin menemukan cara untuk mengurangi jejak karbon, menjaga kebersihan lingkungan, menghormati budaya lokal, dan banyak lagi. Selain itu, wisawatan juga memilih akomodasi ramah lingkungan, mendukung komunitas lokal, dan memilih pengalaman etis.

3. Digital nomad

Beberapa perusahaan masih ada yang mengizinkan pekerjanya bekerja dari rumah pada tahun 2023. Hal ini memungkinkan banyak pekerja profesional menjadi digital nomad dengan bepergian secara global juga lokal sambil bekerja setiap hari. Tren digital nomad ini pun diperkirakan akan terus berlanjut pada tahun 2024 seiring dengan semakin banyaknya pekerja yang bekerja dari rumah.  

4. Perjalanan Kesehatan

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

Perjalanan kesehatan semakin populer selama beberapa tahun dan terus meningkat pada tahun 2023. Wisatawan merencanakan perjalanan yang menawarkan kesejahteraan fisik dan mental. Misalnya, wisatawan memilih destinasi yang menawarkan retret yoga, perawatan spa, dan pengalaman makan sehat.

5. Perjalanan yang sadar harga

Daripada melakukan perjalanan mewah, wisatawan berinvestasi pada pilihan perjalanan yang sadar harga. Misalnya memilih hostel murah untuk berinteraksi dengan orang asing dan membangun persahabatan atau Airbnb dengan kelompok teman baik. Pada tahun 2023, wisatawan juga lebih memilih membeli dari pedagang lokal, memasak makanan, dan mengunjungi destinasi yang bukan destinasi populer. 

Pilihan editor: 6 Destinasi Terbaik di Asia untuk Liburan 2024, Ada Indonesia dan Thailand

Iklan



Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

 

Video Pilihan


6 Daya Tarik Ibiza Selain Pesta dan Hiburan Malam

15 jam lalu

Ibiza, Spanyol. Unsplash.com/Bach Ngunyen
6 Daya Tarik Ibiza Selain Pesta dan Hiburan Malam

Ibiza menyimpan banyak daya tarik untuk wisatawan yang berlibur ke Spanyol


Berusia Jauh Melewati 1 Milenium, Ini 5 Destinasi Wisata Favorit Kota Palembang

17 jam lalu

Rumah Kapitan di Kampung Kapitan, Kelurahan 7 Ulu, Palembang. Tempo/Francisca Christy Rosana
Berusia Jauh Melewati 1 Milenium, Ini 5 Destinasi Wisata Favorit Kota Palembang

5 destinasi wisata favorit Kota Palembang yaitu jembatan ampera, benteng kuto besak, masjid agung Palembang, kampung kapitan, dan taman purbakala kerajaan sriwijaya.


48 Pantai di Spanyol Tercemar Limbah Termasuk Ibiza dan Canary

18 jam lalu

Ibiza, Spanyol (Pixabay)
48 Pantai di Spanyol Tercemar Limbah Termasuk Ibiza dan Canary

Menurut aktivis Ecologists in Action sebanyak 48 pantai di Spanyol tercemar limbah, sampah hingga kotoran manusia


Sandiaga Sebut Bebas Visa untuk Tarik Minat Wisatawan Mancanegara: Indonesia Sejak Pandemi Belum Berubah

19 jam lalu

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno mengunjungi sentra Tenun dalam Festival Rimpu Mantika Sabtu 27 Apri 2024.
Sandiaga Sebut Bebas Visa untuk Tarik Minat Wisatawan Mancanegara: Indonesia Sejak Pandemi Belum Berubah

Menparekraf Sandiaga Uno mengatakan yang paling mudah dilakukan pemerintah dalam menarik wisatawan mancanegara adalah tanpa menggunakan visa.


7 Destinasi Wisata Sejarah Cirebon, Keraton hingga Ziarah ke Makam Sunan Gunung Jati

1 hari lalu

Peziarah di makam Sunan Gunung Jati di bukit Astana Gunung Sembung di hari pertama Lebaran, Senin, 2 Mei 2022. TEMPO/Abdi Purmono
7 Destinasi Wisata Sejarah Cirebon, Keraton hingga Ziarah ke Makam Sunan Gunung Jati

Cirebon kaya dengan destinasi wisata, terutama wisata sejarah. Berikut adalah 7 destinasi tersebut antara lain Makam Sunan Gunung Jati.


7 Destinasi Wisata Terpopuler di Cirebon, Telaga remis sampai Wisata Kera Plangon

1 hari lalu

Wisata Bahari Kejawanan Cirebon (Instagram/@wbkejawanan)
7 Destinasi Wisata Terpopuler di Cirebon, Telaga remis sampai Wisata Kera Plangon

Destinasi wisata di Cirebon tidak hanya wisata religi dan sejarah, namun banyak juga wisata populer yang patut dikunjungi. Ini daftarnya.


Terpopuler: Rupiah Terpuruk Bos Apindo Sebut Cost of Doing Business Makin Mahal, Basuki Hadimuljono Sebut Rumah Menteri di IKN Bisa Digunakan saat 17 Agustus

2 hari lalu

Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Indonesia atau Apindo, Shinta Kamdani saat ditemui di Kantor Apindo, Jakarta, Rabu, 8 Mei 2024. Tempo/Aisyah Amira Wakang.
Terpopuler: Rupiah Terpuruk Bos Apindo Sebut Cost of Doing Business Makin Mahal, Basuki Hadimuljono Sebut Rumah Menteri di IKN Bisa Digunakan saat 17 Agustus

Pelemahan mata uang rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (dolar AS) membuat para pengusaha resah.


PHRI Sebut Jelang Libur Idul Adha Penghuni Hotel di Bali Meningkat 80 Persen

2 hari lalu

Sejumlah wisatawan mancanegara mengikuti Tradisi Perang Air pada Festival Air Suwat (FAS) ke-9 di Desa Suwat, Gianyar, Bali, Senin, 1 Januari 2024. Kegiatan tersebut merupakan tradisi tahunan yang digelar setiap tanggal 1 Januari untuk membersihkan diri dan memperkuat persaudaraan antar warga sekaligus sebagai atraksi wisata untuk menarik kunjungan wisatawan. ANTARA/Nyoman Hendra Wibowo
PHRI Sebut Jelang Libur Idul Adha Penghuni Hotel di Bali Meningkat 80 Persen

Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) di Badung menilai perputaran ekonomi menjelang libur Idul Adha di Bali meningkat.


Kawasan Gunung Bromo Ditutup untuk Wisatawan pada 21-24 Juni

2 hari lalu

Foto udara sejumlah kendaraan antre memasuki kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) di Pasuruan, Jawa Timur, Sabtu 15 Juni 2024. Balai Besar TNBTS menyiapkan skema penambahan kuota kunjungan wisatawan sebanyak 25 persen dan akan disesuaikan jika terjadi peningkatan kunjungan dari hasil pantauan petugas pada laman booking online selama masa libur panjang Idul Adha.  ANTARA FOTO/Irfan Sumanjaya
Kawasan Gunung Bromo Ditutup untuk Wisatawan pada 21-24 Juni

Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (BB TNBTS) menyatakan kawasan wisata Gunung Bromo, di Jawa Timur akan ditutup total untuk wisatawan.


Menjelajahi Talat Phlu, Lokasi Syuting Film How To Make Millions Before Grandma Dies

4 hari lalu

Film How to Make Millions Before Grandma Dies. Dok. CGV Cinemas
Menjelajahi Talat Phlu, Lokasi Syuting Film How To Make Millions Before Grandma Dies

Lokasi syuting How to Make Millions Before Grandma Dies memang bukan destinasi wisata populer di Thailand tapi menarik dikunjungi