Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

Masih Ada Jembatan Merah Surabaya Saksi Bisu Perjuangan Arek-arek Suroboyo

image-gnews
Pertempuran Surabaya selama tiga hari terjadi di sekitar Jembatan Merah. Inggris butuh waktu 21 hari untuk menguasai Surabaya. Foto: @itdhamayanti
Pertempuran Surabaya selama tiga hari terjadi di sekitar Jembatan Merah. Inggris butuh waktu 21 hari untuk menguasai Surabaya. Foto: @itdhamayanti
Iklan

TEMPO.CO, JakartaJembatan Merah, sebuah ikon kota Surabaya yang membanggakan, bukan hanya sebuah struktur fisik yang menghubungkan dua sisi Sungai Kalimas, tetapi juga menyimpan sejarah.

Melansir dari surabaya.go.id salah satu dari banyaknya sejarah di Surabaya adalah Jembatan Merah. Berlokasi di Jalan Kembang Jepun Kecamatan Pabean Cantikan, Jembatan Merah ini menjadi saksi bisu perjuangan arek-arek Suroboyo melawan tentara sekutu di era 1945. 

Pertempuran Surabaya selama tiga hari terjadi di sekitar Jembatan Merah. Inggris butuh waktu 21 hari untuk menguasai Surabaya.

Selain itu jembatan ini juga menjadi lokasi tewasnya pimpinan tentara Sekutu Brigadir Jenderal A.W.S Mallaby yang terbunuh dalam baku tembak antara tentara sekutu dengan arek-arek Suroboyo. Dibangun sejak 1809 jembatan ini sudah identik dengan warna merah dan dibangun pada era Gubernur Jendral Deandels. Jembatan Merah menghubungkan wilayah timur Sungai Kalimas (kawasan pecinan dan arab) dengan wilayah barat sungai (wilayah eropa) sehingga Jembatan Merah menjadi pusat area bisnis di Surabaya.

Sekitar abad ke-20 di sekitar Jembatan Merah semakin padat oleh bangunan. Di sana, berdiri kantor pemerintahan, perbankan, hingga gedung Internatio. Sehingga pada Oktober-November 1945, kawasan ini menjadi salah satu titik konsentrasi bala tentara Sekutu. 

Beberapa hari sebelum perang 10 November pecah para pejuang kemeredekaan RI mengepung tentara sekutu ynag bertahan di gedung internatio yang tak jauh dari Jembatan Merah. Sebagaian pejuang menjadikan kolong Jembatan Merah saat itu sebagai tempat berlindung.

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

Dilansir dari berbagai sumber setelah tewasnya Brigadir Jenderal Mallaby warga Surabaya mencegah sekutu melewati Jembatan Merah agar tidak menguasai wilayah Kembang Jepun. Warga memblokade Jembatan Merah dengan mengeluarkan perabotan yang dimiliki. Namun pertahanan jebol sehingga Jembatan merah digempur oleh sekutu yakni Inggris. Serangan Inggris tak hanya pasukan infantri, mereka melibatkan pesawat tempur hingga tembakan dari laut.

Saat ini, Jembatan Merah bukan hanya menjadi infrastruktur fungsional, tetapi juga tujuan wisata yang menarik. Wisatawan dapat menikmati pemandangan sungai dan kota dari atas jembatan, sambil mengingat kembali kejadian bersejarah yang pernah terjadi di sekitarnya.

Seiring berjalannya waktu, Jembatan Merah mengalami berbagai perubahan dan renovasi untuk menjaga keamanan dan keberlanjutan strukturnya. Namun, desain dan ciri khas arsitektur klasiknya tetap dipertahankan sebagai bagian dari warisan sejarah kota.

Pilihan Editor: Jembatan Merah Surabaya Diusulkan Jadi Kawasan Wisata Cagar Budaya

Iklan



Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

 

Video Pilihan


Daftar 5 Destinasi Wisata Paling Direkomendasikan di Pulau Madura

1 hari lalu

Pantai Lombang, Sumenep, Madura, Jawa Timur. Tempo/Rully Kesuma
Daftar 5 Destinasi Wisata Paling Direkomendasikan di Pulau Madura

Pulau Madura, yang terletak di sebelah utara Jawa Timur, Indonesia, menawarkan keindahan alam yang memikat serta warisan budaya yang kaya.


Jembatan Suramadu Diresmikan 15 Tahun Lalu, Ini Profil Lengkap Jembatan Ikonik Sepanjang 5 Kilometer

1 hari lalu

Penumpang kapal Kirana VII melihat arsitektur Jembatan Suramadu di Surabaya, Jawa Timur, Rabu, 8 Juni 2022. Jembatan Suramadu merupakan jembatan terpanjang di Indonesia saat ini. TEMPO / Hilman Fathurrahman W
Jembatan Suramadu Diresmikan 15 Tahun Lalu, Ini Profil Lengkap Jembatan Ikonik Sepanjang 5 Kilometer

Jembatan Suramadu, atau Jembatan Surabaya-Madura, adalah salah satu ikon arsitektur modern di Indonesia.


21 Tahun Jembatan Suramadu, Berikut 7 Fakta Pembangunan Jembatan Berbiaya Rp 4,5 Triliun

2 hari lalu

Suasana Jembatan Suramadu di Surabaya, Jawa Timur, Sabtu, 27 Oktober 2018. ANTARA
21 Tahun Jembatan Suramadu, Berikut 7 Fakta Pembangunan Jembatan Berbiaya Rp 4,5 Triliun

Jembatan Suramadu 21 tahun. Ini 7 fakta pembangunan Jembatan Suramadu alias Surabaya-Madura yang menjadi salah satu ikon di Jawa Timur.


Cerita Siswi SDN Surabaya soal Terima Buku Bersampul Jan Ethes dari Gibran

5 hari lalu

Gibran bagikan buku tulis bersampul putra sulungnya, Jan Ethes ke para siswa SDN Margorejo VI Surabaya pada Kamis 6 Juni 2024. Foto: HANAA SEPTIANA/TEMPO
Cerita Siswi SDN Surabaya soal Terima Buku Bersampul Jan Ethes dari Gibran

Buku bersampul foto Jan Ethes menggunakan pakaian beskap jawa dan memegang wayang dibagikan Gibran saat berkunjung ke SDN Margorejo VI Surabaya.


Begini Buku Bersampul Jan Ethes yang Dibagikan Gibran di SDN Surabaya

5 hari lalu

Gibran bagikan buku tulis bersampul putra sulungnya, Jan Ethes ke para siswa SDN Margorejo VI Surabaya pada Kamis 6 Juni 2024. Foto: HANAA SEPTIANA/TEMPO
Begini Buku Bersampul Jan Ethes yang Dibagikan Gibran di SDN Surabaya

Buku itu bersampul depan foto Jan Ethes menggunakan pakaian beskap jawa dan memegang wayang.


Kasus Penembakan di Tol Waru Sidoarjo dan Surabaya, Polda Jawa Timur Periksa 6 Saksi

17 hari lalu

Ilustrasi penembakan. timeout.com
Kasus Penembakan di Tol Waru Sidoarjo dan Surabaya, Polda Jawa Timur Periksa 6 Saksi

Peristiwa penembakan itu terjadi pada Minggu dini hari, 19 Mei 2024, pukul 02.15 WIB di ruas jalan Tol Waru Sidoarjo.


Rujak Uleg Surabaya yang Tak Sekedar Festival

24 hari lalu

Peserta membuat rujak uleg dalam porsi besar saat Festival Rujak Uleg di Balai Kota Surabaya, Jawa Timur, Minggu, 19 Mei 2024. Festival makanan khas Surabaya yang diikuti berbagai komunitas, perhotelan dan lain-lain itu untuk menyambut Hari Jadi Kota Surabaya (HJKS) ke-731. ANTARA FOTO/Didik Suhartono
Rujak Uleg Surabaya yang Tak Sekedar Festival

Pemerintah Kota Surabaya menggelar Festival Rujak Uleg 2024 di Balai Kota, Ahad pagi, 19 Mei 2024.


Sengkarut Penggusuran Warga Stren Kali di Rusunawa Gunungsari

25 hari lalu

Ilustrasi rusunawa. jabarprov.go.id
Sengkarut Penggusuran Warga Stren Kali di Rusunawa Gunungsari

Baru-baru ini Warga Stren Kali yang mendiami Rusunawa Gunungsari, Surabaya, mengalami penggusuran


Nimas Sabella 10 Tahun Diteror Teman SMP yang Terobsesi, Komnas Perempuan: Termasuk KGBO

25 hari lalu

Ilustrasi kekerasan seksual. Freepik.com
Nimas Sabella 10 Tahun Diteror Teman SMP yang Terobsesi, Komnas Perempuan: Termasuk KGBO

Nimas Sabella, wanita asal Surabaya, selama 10 tahun diteror pria yang terobsesi dengannya. Kisahnya viral di media sosial


Kisah Nimas 10 Tahun Diganggu dan Dikirimi Foto Cabul Pria yang Terobsesi Dengannya

25 hari lalu

Ilustrasi merekam orang mandi lewat ponsel. Sumber: asiaone.com/The Strait Times.
Kisah Nimas 10 Tahun Diganggu dan Dikirimi Foto Cabul Pria yang Terobsesi Dengannya

Kisah Nimas Sabella sepuluh tahun diganggu pria viral di media sosial. Polda Jawa Timur pun bergerak