Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

Kontes Malas-malasan di Montenegro Berhadiah Rp17 Juta, Mau Ikut?

Reporter

Editor

Mila Novita

image-gnews
Ilustrasi wanita tidur. Freepik.com
Ilustrasi wanita tidur. Freepik.com
Iklan

TEMPO.CO, Jakarta - Bagi yang suka tidur sampai bunyi alarm pun tidak bisa bikin bangun, ada sebuah kontes yang bisa diikuti. Namanya Festival of Laziness atau Festival Kemalasan. Acara unik ini berlangsung di Desa Brezna di Montenegro, yang terletak di Eropa Timur. Peserta festival ini memiliki kesempatan untuk memenangkan hadiah uang tunai sebesar €1.000 (sekitar Rp17 juta). 

Menariknya, kriteria untuk mengikuti festival ini jelas, mereka harus tetap dalam posisi horizontal atau tiduran, bersantai di atas kasur, dan diperbolehkan melakukan aktivitas fisik minimal. 
Berdiri dan duduk mengakibatkan diskualifikasi langsung, namun peserta diperbolehkan menggunakan ponsel, membaca buku, dan menerima pengunjung.

Berdasarkan laporan yang ada, kompetisi ini telah menjadi tradisi di wilayah ini. “Kompetisi ini adalah lelucon tentang stereotip orang Montenegro yang malas, dan kami ingin menyelenggarakan sesuatu yang tidak dimiliki orang lain,” kata Radonja Blagojevic, penyelenggara acara.

Festival Kemalasan di Montenegro adalah perayaan khas yang mengundang para peserta untuk melepaskan diri dari rutinitas yang serba cepat dan menikmati kesenangan dari kemalasan. Ini berfungsi sebagai pengingat bahwa dalam kehidupan yang sibuk, terdapat ruang untuk bersantai, humor, dan kesenangan sederhana dengan bersantai. Bagi mereka yang mungkin berada di Montenegro, menghadiri festival unik ini adalah kesempatan untuk merasakan seni rekreasi dalam sudut pandang yang benar-benar baru.

Kabarnya, peserta diberikan kebebasan untuk membaca buku, menggunakan perangkat seluler, dan bahkan menghibur pengunjung, sambil tetap berada di tempat tidur. Mereka diizinkan istirahat singkat selama 15 menit setiap delapan jam, yang juga diawasi secara ketat untuk menjaga kesejahteraan mereka.

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

Acara tersebut, yang dalam bahasa sehari-hari disebut sebagai Lazy Olympics, terutama menarik peserta dari desa Montenegro sendiri, namun juga menerima peserta dari negara-negara seperti Rusia dan Serbia. Festival ini diadakan di dalam bangunan yang menyerupai gudang di dalam resor, di mana para peserta beristirahat di tempat tidur dengan tirai tertutup. Suasananya mengusung aroma makanan dan kenyamanan selimut yang sering digunakan. Kontestan diberikan makanan tiga kali sehari, dengan pengawasan ketat. Tertarik mengikuti Lazy Olympics? 

TIMES OF INDIA | NEW STRAIT TIMES

Pilihan Editor: Kota Kotor Hidden Gems di Montenegro, Kota Terbaik Dunia Versi Lonely Planet

Iklan



Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

 

Video Pilihan


Ragam Penyebab Orang Tinggal di Rumah yang Berantakan

8 hari lalu

Ilustrasi ibu di dalam rumah yang berantakan. ph.theasianparent.com
Ragam Penyebab Orang Tinggal di Rumah yang Berantakan

Ada orang yang memang senang dengan keadaan berantakan dan penyebabnya bukan sekedar malas. Berikut pendapat pakar.


Festival Komponis Perempuan Wrdhi Cwaram, Inovasi dan Pemaknaan Baru Gending Kerawitan Bali

16 hari lalu

Sesi diskusi Festival Komponis Perempuan Wrdhi Cwaram di Singaraja, Bali, Jumat, 31 Mei 2024. Dokumentasi: Wrdhi Cwaram
Festival Komponis Perempuan Wrdhi Cwaram, Inovasi dan Pemaknaan Baru Gending Kerawitan Bali

Festival Komponis Perempuan Wrdhi Cwaram selama tiga hari bertempat di Sasana Budaya, Singaraja, Bali, pada 31 Mei sampai 2 Juni 2024


Bank Mandiri dan JCB Gelar Mandiri JCB Precious Festival 2024

17 hari lalu

Opening Ceremony Mandiri JCB Japan Precious Festival 2024 (Ki-Ka)Chief Marketing Officer Boga Group - Ibu Erin ArifinSEVP Micro & Consumer Finance Bank Mandiri - Bapak SaptariPresident Director JCB International Indonesia - Mr. Takumi Takahashi
Bank Mandiri dan JCB Gelar Mandiri JCB Precious Festival 2024

Bank Mandiri dan JCB berkolaborasi menyajikan rangkaian Mandiri JCB Precious Festival 2024 yang menawarkan berbagai program undian berhadiah tiket ke Jepang.


BNI Java Jazz Festival 2024 Siap Digelar, Ada 11 Panggung yang Bisa Dinikmati

25 hari lalu

Presiden Direktur Java Festival Production Dewi Gontha (tengah) menjawab pertanyaan wartawan saat konferensi pers BNI Java Jazz 2024 di Jakarta, Rabu, 22 Mei 2024. Event musik BNI Java Jazz Festival akan digelar pada 24-26 Mei 2024 di JIExpo Kemayoran dengan tema Embracing Unity Through Music itu akan menampilkan beberapa musisi dari dalam dan luar negeri. TEMPO/ Febri Angga Palguna
BNI Java Jazz Festival 2024 Siap Digelar, Ada 11 Panggung yang Bisa Dinikmati

Ada sebelas panggung di BNI Java Jazz Festival 2024 yang tersedia. 5 panggung akan beroperasi secara bersamaan.


Rujak Uleg Surabaya yang Tak Sekedar Festival

29 hari lalu

Peserta membuat rujak uleg dalam porsi besar saat Festival Rujak Uleg di Balai Kota Surabaya, Jawa Timur, Minggu, 19 Mei 2024. Festival makanan khas Surabaya yang diikuti berbagai komunitas, perhotelan dan lain-lain itu untuk menyambut Hari Jadi Kota Surabaya (HJKS) ke-731. ANTARA FOTO/Didik Suhartono
Rujak Uleg Surabaya yang Tak Sekedar Festival

Pemerintah Kota Surabaya menggelar Festival Rujak Uleg 2024 di Balai Kota, Ahad pagi, 19 Mei 2024.


Mengenal Kitaro, Komponis Jepang yang akan Tampil di Rainforest World Music Festival

39 hari lalu

Kitaro. YouTube
Mengenal Kitaro, Komponis Jepang yang akan Tampil di Rainforest World Music Festival

Rainforest World Music Festival akan dimeriahkan Kitaro, komponis peraih Grammy


Delegasi Indonesia Partisipasi di Festival Hakata Dontaku

43 hari lalu

Bendera Jepang dan Indonesia. Shutterstock
Delegasi Indonesia Partisipasi di Festival Hakata Dontaku

Festival Hakata Dontaku adalah festival kesenian dan budaya terbesar di Fukuoka Jepang. Indonesia menampilkan angklung, tari Bali, dan tari Saman


Diperingati Setiap 30 April, Begini Sejarah Lahirnya Musik Jazz

48 hari lalu

Pemain saksofon dari grup musik jazz asal Belanda Henk Kraaijeveld Quintet, Yoran Aarssen saat tampil di Erasmus Huis, Jakarta, Selasa 1 Agustus 2023. Penampilan grup musik jazz asal Belanda yakni Henk Kraaijeveld Quintet digelar dalam rangka melakukan tur di Indonesia. Henk Kraaijeveld Quintet membawakan sejumlah lagu dan aransemen musik yang bernuansa petualangan, balada maupun jazz modern. TEMPO / Hilman Fathurrahman W
Diperingati Setiap 30 April, Begini Sejarah Lahirnya Musik Jazz

Tanggal 30 April diperingati sebagai Hari Jazz Sedunia. Bagaimana kisah musik Jazz sebagai perlawanan?


13 Bom di Jakarta Menerima Penghargaan Ho Chi Minh City International Film Festival

59 hari lalu

Putri Ayudya sebagai Karin saat berlaga aksi dalam film 13 Bom di Jakarta. Visinema
13 Bom di Jakarta Menerima Penghargaan Ho Chi Minh City International Film Festival

Film 13 Bom di Jakarta menerima dua penghargaan bergengsi dari Ho Chi Minh City International Film Festival


Mas Dhito Berharap Festival Kuno Kini Berdampak Bagi Masyarakat

26 Maret 2024

Mas Dhito Berharap Festival Kuno Kini Berdampak Bagi Masyarakat

Dalam rangka memperingati Hari Jadi Kabupaten Kediri ke-1220, Bupati Kediri, Hanindhito Himawan Pramana atau Mas Dhito, menggelar festival Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM), Festival Kuno Kini.