Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

Mulai November, Thailand Izinkan Turis Rusia Tinggal 90 Hari tanpa Visa

Reporter

Editor

Mila Novita

image-gnews
Turis berlibur di pantai Maya Bay, pulau Phi Phi Leh di provinsi Krabi, Thailand, Kamis, 31 Mei 2018. Maya Bay merupakan salah satu destinasi wisata paling populer di Thailand sejak muncul di film The Beach pada 2000 silam. (AP Photo/Sakchai Lalit)
Turis berlibur di pantai Maya Bay, pulau Phi Phi Leh di provinsi Krabi, Thailand, Kamis, 31 Mei 2018. Maya Bay merupakan salah satu destinasi wisata paling populer di Thailand sejak muncul di film The Beach pada 2000 silam. (AP Photo/Sakchai Lalit)
Iklan

TEMPO.CO, Jakarta - Pemerintah Thailand berencana menambah masa tinggal bebas visa bagi turis Rusia di negara itu dari 30 menjadi 90 hari. Penambahan masa tinggal ini  dilakukan untuk meningkatkan pariwisata selama musim puncak liburan. Hal itu dikatakan Perdana Menteri Thailand yang baru terpilih Srettha Thavisin pada Sabtu, 14 Oktober 2023.

Menurut laporan Sputnik, Thavisin mengatakan bahwa Rusia adalah pasar yang besar bagi pariwisata Thailand. "Saya diberitahu bahwa, misalnya, di musim dingin ada banyak turis Rusia yang ingin tinggal di sini selama lebih dari 30 hari, namun masuk bebas visa untuk warga negara Rusia dibatasi hingga 30 hari. Kami akan mencoba memastikan turis Rusia dapat tinggal di Thailand bukan selama 30, tetapi selama 90 hari,” kata Thavisin pada pertemuan dengan perwakilan administrasi dan bisnis pariwisata di provinsi Phang-Nga, Thailand selatan.

Thailand juga akan mencoba meringankan aturan visa untuk negara-negara lain yang memiliki iklim lebih dingin, misalnya untuk Kazakhstan. 

Berlaku mulai November hingga April

Aturan baru izin tinggal itu disebut mulai diberlakukan pada November. Pengunjung Rusia dapat memasuki Thailand tanpa visa dan tinggal di negara tersebut selama maksimal 90 hari hingga akhir April 2024, kata Menteri Pariwisata Sudawan Wangsuphakijkosol kepada wartawan di Bangkok.

Menurut data Kementerian Pariwisata dan Olahraga, turis Rusia merupakan salah satu dari lima besar wisatawan asing di negara tersebut. Hingga Agustus, sebanyak 923.113 orang Rusia mengunjungi Thailand, berada di peringkat kelima setelah wisatawan dari Malaysia, Tiongkok, Korea Selatan dan India.

Sekitar 1,5 juta orang Rusia melakukan perjalanan ke Thailand pada pra-pandemi 2019. Mereka menghabiskan sekitar $3,3 miliar (hampir Rp52 triliun), menjadikan mereka pembelanja terbesar ketiga, menurut data resmi.

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

Thailand mengandalkan kunjungan wisatawan asing untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi. Insiden penembakan baru-baru ini di pusat perbelanjaan Bangkok mungkin telah mengurangi daya tarik negara tersebut terhadap pengunjung asal Tiongkok, yang juga dapat masuk tanpa mengajukan visa terlebih dahulu.

Sekitar 590.000 pelancong Tiongkok masih mengkonfirmasi pemesanan penerbangan dan hotel ke Thailand pada 14 Oktober, turun dari 650.000 yang terdaftar sebelum penembakan, menurut Juru Bicara Pemerintah Chai Wacharonke.

Secara keseluruhan, Thailand diperkirakan akan menerima hingga 30 juta wisatawan asing tahun ini. Angka ini lebih dari dua kali lipat jumlah wisatawan pada 2022.

HINDUSTAN TIMES | NEW STRAIT TIMES 

Pilihan Editor: WNA Bermasalah di Bali: Turis Rusia Kembali Dideportasi, Usulan Pencabutan VoA Sedang Dibahas

Iklan



Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

 

Video Pilihan


Penangkapan Fredy Pratama Dibawah Kendali Polisi Thailand, Polri: Sudah Terdeteksi, Tinggal Menangkap

1 hari lalu

Foto Fredy Pratama dari red notice laman Web Interpol. Foto: interpol.int
Penangkapan Fredy Pratama Dibawah Kendali Polisi Thailand, Polri: Sudah Terdeteksi, Tinggal Menangkap

Mabes Polri menyatakan posisi gembong narkoba Fredy Pratama telah terdeteksi. Polisi Thailand tinggal menangkap saja.


Perdana Menteri Thailand Bela Diri Usai Dikritik Kerap Bepergian ke Luar Negeri

2 hari lalu

Perdana Menteri Thailand Srettha Thavisin berbicara kepada media saat ia tiba untuk menyampaikan pernyataan kebijakan Dewan Menteri kepada parlemen di Bangkok, Thailand, 11 September 2023. REUTERS/Athit Perawongmetha
Perdana Menteri Thailand Bela Diri Usai Dikritik Kerap Bepergian ke Luar Negeri

Perdana Menteri Thailand Srettha Thavisin dikritik oleh publik karena sering bepergian ke luar negeri.


Pemulihan Pusat Data Nasional, Pelayanan Keimigrasian Mulai Beroperasi

2 hari lalu

Direktur Jenderal Aplikasi Informatika, Semuel Abrijani Pangerapan. Tempo/Aisyah Amira Wakang.
Pemulihan Pusat Data Nasional, Pelayanan Keimigrasian Mulai Beroperasi

Upaya pemulihan Pusat Data Nasional yang sempat bermasalah terus dilakukan. Saat ini pelayanan keimigrasian sudah mulai berjalan.


Thailand Incar Keanggotaan BRICS dan OECD

3 hari lalu

Pasar Terapung di Bangkok, Thailand (Pixabay)
Thailand Incar Keanggotaan BRICS dan OECD

Thailand mengincar keanggotaan di BRICS pada pertemuan puncak selanjutnya dan sedang menyusun peta jalan aksesi OECD.


Sandiaga Sebut Bebas Visa untuk Tarik Minat Wisatawan Mancanegara: Indonesia Sejak Pandemi Belum Berubah

5 hari lalu

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno mengunjungi sentra Tenun dalam Festival Rimpu Mantika Sabtu 27 Apri 2024.
Sandiaga Sebut Bebas Visa untuk Tarik Minat Wisatawan Mancanegara: Indonesia Sejak Pandemi Belum Berubah

Menparekraf Sandiaga Uno mengatakan yang paling mudah dilakukan pemerintah dalam menarik wisatawan mancanegara adalah tanpa menggunakan visa.


Srettha Thavisin Ajukan Anggaran Pengeluaran Rp1.671 Triliun ke Parlemen Thailand

5 hari lalu

Perdana Menteri Thailand, Srettha Thavisin. REUTERS
Srettha Thavisin Ajukan Anggaran Pengeluaran Rp1.671 Triliun ke Parlemen Thailand

Srettha Thavisin berharap anggaran ini bisa membantu pertumbuhan ekonomi dan mengembangkan potensi Thailand secara penuh.


Thailand Jadi Negara Asia Tenggara Pertama yang Legalisasi Pernikahan Sesama Jenis

5 hari lalu

Anggota komunitas LGBTQ+ bereaksi ketika mereka tiba menghadiri disetujuinya RUU kesetaraan pernikahan dalam pembacaan kedua dan ketiga oleh Senat, yang secara efektif menjadikan Thailand melegalkan pernikahan sesama jenis, di Bangkok, Thailand, 18 Juni 2024. REUTERS/Chalinee Thirasupa
Thailand Jadi Negara Asia Tenggara Pertama yang Legalisasi Pernikahan Sesama Jenis

Senat Thailand mendukung RUU kesetaraan pernikahan dengan suara 130 berbanding empat.


Liburan ke Phuket Thailand, Turis Rusia Ditahan setelah Bawa Pulang Batu Karang untuk Dekorasi

6 hari lalu

Ilustrasi karang laut. Redorbit.com
Liburan ke Phuket Thailand, Turis Rusia Ditahan setelah Bawa Pulang Batu Karang untuk Dekorasi

Pelaku pencurian barang-barang satwa yang dilindungi Thailand terancam hukuman 10 tahun penjara.


Mau Liburan ke Thailand dengan Lebih Hemat? Simak 10 Tips Ini

6 hari lalu

Foto udara menunjukkan sejumlah yacht di Phuket, Thailand, 14 November 2020. Phuket, pulau terbesar di Thailand, terletak di pantai barat negara tersebut di Laut Andaman. Pulau ini menjadi salah satu destinasi wisata pantai terbaik di dunia, dengan pasir putih yang halus, pohon palem yang melambai, air laut yang berkilau, dan kota yang dinamis. Xinhua/Zhang Keren
Mau Liburan ke Thailand dengan Lebih Hemat? Simak 10 Tips Ini

Simak cara hemat liburan di Thailand, dari memilih penginapan, transportasi lokal, hingga tempat-tempat murah yang bisa dikunjungi.


Thailand Diprediksi Menghadapi Krisis Politik

7 hari lalu

Perdana Menteri Thailand, Srettha Thavisin. REUTERS
Thailand Diprediksi Menghadapi Krisis Politik

Permasalahan politik di Thailand saat ini melibatkan Srettha Thavisin hingga Thaksin Shinawatra yang bisa memantik krisis politik.