Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

Darurat Sampah Yogya Belum Usai, Sultan HB X Minta Kawasan Terjaga Bersih

image-gnews
Tumpukan sampah di Kotabaru Yogyakarta. (TEMPO/Pribadi Wicaksono)
Tumpukan sampah di Kotabaru Yogyakarta. (TEMPO/Pribadi Wicaksono)
Iklan

TEMPO.CO, Jakarta - Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) Sri Sultan Hamengku Buwono X turut menyoroti persoalan sampah yang kembali muncul di Kota Yogyakarta belakangan ini.

Salah satunya seperti gunungan sampah di Depo Kotabaru, Jalan Merbabu, Kota Yogyakarta yang sempat viral di media sosial sejak dua hari terakhir.  Gunungan sampah yang diperkirakan mencapai 60 ton di Kotabaru itu berada di kawasan yang notabene dikenal sebagai area cagar budaya. Kotabaru sebagai kawasan heritage terdapat banyak bangunan indiesch atau bergaya kolonial.

"Kemarin kami sudah mencoba melihat kondisi di Kotabaru, kami sudah minta agar (sampah di situ) segera diangkut sehingga tetap bersih," ujar Sultan, Selasa 10 Oktober 2023.

Tumpukan sampah di Depo Kotabaru tak terangkut imbas masih terbatasnya kapasitas Tempat Pengelolaan Akhir (TPA) Regional Piyungan yang kembali beroperasi 6 September 2023 lalu. Pusat pengelolaan akhir sampah itu ditutup sejak 27 Juli 2023 pasca overload.

Sultan mengingatkan pemerintah kota memprioritaskan kebersihan kawasan dari tumpukan sampah sesuai kewenangan wilayahnya. Tak hanya pemerintah, Sultan meminta masyarakat juga bersabar karena untuk pengelolaan atau pengolahan sampah menggunakan mesin belum bisa direalisasikan tahun ini. 

"Investasi (pengelolaan sampah) memang sudah masuk, namun realisasi untuk pembelian mesin-mesin hingga pengoperasiannya baru bisa dilakukan tahun depan (2024)," kata dia. 

Sultan pun meminta, dalam situasi itu, warga tidak membuang sampah sembarangan apalagi ke jalan-jalan. Warga dapat memanfaatkan depo yang sudah beroperasi.

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

Kepala Bidang Pengolahan Persampahan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Yogyakarta Haryolo mengatakan pihaknya masih terus berupaya membersihkan tumpukan sampah yang berada di Kotabaru itu sejak Minggu 8 Oktober hingga Selasa 10 Oktober 2023.

"Ada 20 petugas yang kami kerahkan untuk mengangkut sampah di situ," kata Haryoko yang menyebut pengangkutan sampah di area itu dalam sehari bisa sampai sembilan truk.

Penjabat Wali Kota Yogyakarta, Singgih Raharjo sebelumnya mengatakan untuk mengatasi persoalan sampah telah menggandeng perusahaan dalam negeri yang dalam pekerjaannya mengadopsi teknologi asal Korea.

Metode pengolahan sampah yang akan dilakukan secepatnya awal 2024 itu dengan pembakaran H20 atau air yang dipisahkan dengan mengambil nitrogennya sehingga diklaim lebih ramah lingkungan. Prosesnya juga menggunakan teknologi pembakaran yang sangat tinggi mencapai 150 derajat celcius. 

“Dari investor itu juga sanggup menyediakan jasa pengolahan sampah sampai dengan kapasitas 60 ton per hari," tuturnya.

Pilihan editor: Yogya Darurat Sampah, Jalan Perkampungan Dekat Malioboro Sampai Ditutup

Iklan

Berita Selanjutnya



Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

 

Video Pilihan


Viral Lautan Sampah di Bawah Jembatan Sapan, Penjabat Gubernur Jawa Barat: Pengerukannya Bisa Seminggu

20 jam lalu

Penjabat Gubernur Jawa Barat Bey Triadi Machmudin. ANTARA/Ricky Prayoga
Viral Lautan Sampah di Bawah Jembatan Sapan, Penjabat Gubernur Jawa Barat: Pengerukannya Bisa Seminggu

Pemandangan lautan sampah di aliran Sungai Citarum di bawah Jembatan Sapan viral beberapa hari ini. Penjabat Gubernur Jawa Barat memeriksa langsung kondisinya.


Ancang-ancang TPPAS Lulut Nambo Bogor Tampung 50 Ton Sampah Per Hari dari Depok

1 hari lalu

Pekerja melakukan proses pengolahan sampah dalam uji coba operasional Tempat Pengolahan dan Pemrosesan Akhir Sampah (TPPAS) Lulut Nambo, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Jumat 17 Mei 2024. Pemerintah Provinsi Jawa Barat melakukan uji coba terakhir operasional TPPS Lulut Nambo untuk melihat sejauh mana kesiapan sebelum beroperasi. ANTARA FOTO/Yulius Satria Wijaya
Ancang-ancang TPPAS Lulut Nambo Bogor Tampung 50 Ton Sampah Per Hari dari Depok

Pemerintah Depok akan mulai membuang sampah ke TPPAS Lulut Nambo mulai tahun depan. Tipping fee berkisar Rp 125 ribu per ton.


Kian Coreng Kota Wisata, Yogyakarta Minta Bantuan Pusat Atasi Darurat Sampah

3 hari lalu

Tumpukam sampah di tengah pembatas jalan Affandi atau Gejayan Kota Yogyakarta. Tempo/Pribadi Wicaksono
Kian Coreng Kota Wisata, Yogyakarta Minta Bantuan Pusat Atasi Darurat Sampah

Persoalan darurat sampah di Yogyakarta tak kunjung usai pasca kebijakan desentralisasi dilakukan sejak awal Mei atau bertepatan penutupan permanen Tempat Pengelolaan Akhir (TPA) Piyungan pada awal Mei 2024.


Adik Kim Jong Un Ancam Korea Selatan karena Tetap Kirim Propaganda

3 hari lalu

 Kim Yo-jong, adik dari pemimpim Korea Utara Kim Kong Un
Adik Kim Jong Un Ancam Korea Selatan karena Tetap Kirim Propaganda

Adik perempuan pemimpin Korea Utara Kim Jong un memperingatkan akan adanya tanggapan baru terhadap Korea Selatan jika terus memprovokasi


Tumpukan Sampah Yogyakarta Merangsek ke Pusat Kota, Pemda Manfaatkan Celah TPA Piyungan

7 hari lalu

Tumpukam sampah di tengah pembatas jalan Affandi atau Gejayan Kota Yogyakarta. Tempo/Pribadi Wicaksono
Tumpukan Sampah Yogyakarta Merangsek ke Pusat Kota, Pemda Manfaatkan Celah TPA Piyungan

Mau tak mau, dengan kondisi Kota Yogyakarta saat ini, terpaksa TPA Piyungan disiapkan dibuka kembali untuk mengatasi.


Yogyakarta Darurat Sampah, Pakar UGM: Akibat Pengabaian UU Pengelolaan Sampah

7 hari lalu

Tumpukan sampah di Kotabaru Yogyakarta. (TEMPO/Pribadi Wicaksono)
Yogyakarta Darurat Sampah, Pakar UGM: Akibat Pengabaian UU Pengelolaan Sampah

Darurat sampah terjadi di sejumlah daerah, termasuk Yogyakarta. Pengamat politik lingkungan UGM membeberkan penyebabnya.


Tumpukan Sampah Kembali Hiasi Kota Wisata Yogyakarta, Pembatas Jalan Jadi Sasaran

8 hari lalu

Tumpukam sampah di tengah pembatas jalan Affandi atau Gejayan Kota Yogyakarta. Tempo/Pribadi Wicaksono
Tumpukan Sampah Kembali Hiasi Kota Wisata Yogyakarta, Pembatas Jalan Jadi Sasaran

Tumpukan sampah liar kembali mengepung Kota Yogyakarta yang dikenal sebagai Kota Wisata selama tiga hari terakhir pekan ini.


Top 3 Dunia; Serangan Roket Hizbullah ke Israel dan Teror Balon Isi Sampah ke Korea Selatan

8 hari lalu

Kantor berita Korsel, Yonhap, melaporkan ratusan balon yang membawa sampah itu melintasi perbatasan kedua negara dan mendarat di berbagai wilayah Korsel sejak Selasa (28/5) malam. Menurut Kepala Staf Gabungan Korsel (JCS), balon-balon itu bahkan mencapai provinsi tenggara Gyeongsang Selatan. South Korean Defence Ministry
Top 3 Dunia; Serangan Roket Hizbullah ke Israel dan Teror Balon Isi Sampah ke Korea Selatan

Top 3 dunia pada 5 Juni 2024 didominasi berita tentang serangan roket-roket Hizbullah ke Israel. Media Israel bahkan menyoroti tingkat kerusakan.


Dusun Dekat Candi Prambanan Yogyakarta Ini Olah Sampah Plastik dengan Cara Tak Biasa

10 hari lalu

Dusun dekat Candi Prambanan, Cupuwatu II, Purwomartani, Kalasan Sleman mulai ujicoba kelola sampah plastik dengan mesin khusus. Tempo/Pribadi Wicaksono
Dusun Dekat Candi Prambanan Yogyakarta Ini Olah Sampah Plastik dengan Cara Tak Biasa

Mesin pengolah sampah di Sleman Yogyakarta diklaim dapat mengolah sampah plastik menjadi bahan bakar minyak alternatif.


Kelompok Pembelot Korea Utara Ancam Kirim Ribuan Balon Balasan ke Pyongyang

10 hari lalu

Sebuah balon yang diyakini dikirim oleh Korea Utara, membawa berbagai benda termasuk benda yang tampak seperti sampah, terlihat di sebuah taman di Incheon, Korea Selatan, 2 Juni 2024. Yonhap via REUTERS
Kelompok Pembelot Korea Utara Ancam Kirim Ribuan Balon Balasan ke Pyongyang

Kelompok pembelot Korea Utara di Korea Selatan pada Ahad mengumumkan niatnya untuk mengirimkan ribuan balon balasan berisi selebaran anti-Korea Utara