Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

Pantai Kaca di California, Dulu Tempat Buang Sampah Kini jadi Destinasi Wisata

Reporter

Editor

Mila Novita

image-gnews
Pantai Kaca (Pixabay)
Pantai Kaca (Pixabay)
Iklan

TEMPO.CO, Jakarta - Sebuah pantai di kawasan Fort Bragg, California, Amerika Serikat, ditutupi kerikil kaca halus berwarna-warni. Kerikil kaca ini menciptakan pantai yang seperti berwarna-warni, apalagi ketika diterpa cahaya matahari. Pantai ini pun menjadi salah satu pantai yang banyak dikunjungi wisatawan. 

Fort Bragg dianggap sebagai California Historical Landmark, merupakan garnisun militer sebelum Perang Saudara Amerika, dan kemudian menjadi kota penebangan dan perikanan yang terkenal. Jauh sebelum itu, daerah ini merupakan rumah bagi suku asli Amerika Pomo selama ribuan tahun, yang mengandalkan daerah tersebut untuk memancing dan berkumpul. 

Sejarah pantai

Pantai kaca ini terbentuk tidak sengaja. Pada 1906, penduduk Fort Bragg menjadikan kawasan ini sebagai tempat pembuangan sampah, antara lain kaca dan logam. Pada 1943, tempat pembuangan sampah ini penuh dan penduduk setempat harus memindahkan sampah kaca mereka ke tempat lain di dekatnya. Pada akhir 1967, kawasan Fort Bragg memiliki tiga lokasi pembuangan sampah bernama Situs 1, Situs 2, dan Situs 3.

Saat itulah mereka menyadari bahwa membuang sampah dengan cara seperti itu bukanlah tindakan yang benar. Kawasan tersebut akhirnya ditutup untuk waktu yang lama.

Upaya pembersihan dimulai setelah Situs 3 ditutup pada 1967. Selama bertahun-tahun, material dan puing-puing yang lebih besar secara fisik dipindahkan dari pantai. Namun kaca yang dibuang, secara alami terpecah oleh gelombang yang tiada henti selama puluhan tahun dan berubah menjadi kaca laut berwarna-warni yang halus dan berwarna-warni yang dapat dilihat wisatawan saat ini.

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

Saat ini, Glass Beach adalah kawasan lindung dan bagian dari MacKerricher State Park. Setiap tahunnya, ribuan pengunjung mengunjungi pantai ini untuk menikmati keindahan uniknya. Tapi banyak pengunjung yang tidak hanya menikmati keindahan pantainya saja, mereka juga ingin membawa pulang keindahan itu. Pada Situs 1, banyak orang mengambil kerikil kaca dari pantai sehingga lama-kelamaan mengubah pantai. Sebagian besar kerikil kaca kini bisa ditemukan di Situs 2 dan Situs 3. 

TIMES OF INDIA | SFGATE

Pilihan Editor: 8 Tempat Wisata Terbaik di Florida AS untuk Liburan

Iklan



Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

 

Video Pilihan


PBB: 39 Juta Ton Reruntuhan Menggunung di Gaza akibat Agresi Israel

4 jam lalu

Warga Palestina bersiap melaksanakan salat Idul Adha di tengah reruntuhan bangunan Masjid Al-Rahma yang hancur akibat serangan Israel di Khan Younis, Gaza, 16 Juni 2024. Warga Palestina yang menjadi korban konflik antara Israel dan Hamas merayakan Idul Adha di tengah reruntuhan bangunan. REUTERS/Mohammed Salem
PBB: 39 Juta Ton Reruntuhan Menggunung di Gaza akibat Agresi Israel

Gempuran Israel ke Jalur Gaza sejak 7 Oktober tahun lalu telah menyebabkan bencana lingkungan berskala besar serta munculnya 39 juta ton reruntuhan


6 Daya Tarik Ibiza Selain Pesta dan Hiburan Malam

16 jam lalu

Ibiza, Spanyol. Unsplash.com/Bach Ngunyen
6 Daya Tarik Ibiza Selain Pesta dan Hiburan Malam

Ibiza menyimpan banyak daya tarik untuk wisatawan yang berlibur ke Spanyol


48 Pantai di Spanyol Tercemar Limbah Termasuk Ibiza dan Canary

19 jam lalu

Ibiza, Spanyol (Pixabay)
48 Pantai di Spanyol Tercemar Limbah Termasuk Ibiza dan Canary

Menurut aktivis Ecologists in Action sebanyak 48 pantai di Spanyol tercemar limbah, sampah hingga kotoran manusia


Liburan ke Phuket Thailand, Turis Rusia Ditahan setelah Bawa Pulang Batu Karang untuk Dekorasi

2 hari lalu

Ilustrasi karang laut. Redorbit.com
Liburan ke Phuket Thailand, Turis Rusia Ditahan setelah Bawa Pulang Batu Karang untuk Dekorasi

Pelaku pencurian barang-barang satwa yang dilindungi Thailand terancam hukuman 10 tahun penjara.


Antisipasi Sampah, Ribuan Warga Salat Idul Adha di Masjid Gedhe Yogyakarta Tak Pakai Alas Koran

2 hari lalu

Warga menggelar salat Idul Adha di pelataran Masjid Gedhe Kauman Yogyakarta menggunakan terpal sebagai pengganti alas koran.untuk antisipasi sampah Senin (17/6). Tempo/Pribadi Wicaksono
Antisipasi Sampah, Ribuan Warga Salat Idul Adha di Masjid Gedhe Yogyakarta Tak Pakai Alas Koran

Penggunaan alas terpal untuk salat Idul Adha membantu mengurangi sampah dari koran bekas, mengingat Yogyakarta masih darurat sampah.


Pantai di Pulau Sentosa Singapura Tutup akibat Tumpahan Minyak

3 hari lalu

Pemandangan pantai Siloso di Sentosa Island, Singapura, 4 Juni 2018. Sentosa Island menyimpan sejarah kelam tentang pembajakan, pertumpahan darah, dan perang. Sentosa dikenal pada waktu itu sebagai Pulau Blakang Mati-mengacu pada reputasi bajak lautnya yang kejam. REUTERS/Edgar Su
Pantai di Pulau Sentosa Singapura Tutup akibat Tumpahan Minyak

Tiga pantai populer di Pulau Sentosa, Tanjong, Palawan, dan Siloso, sementara ditutup untuk pembersihan.


Menyusuri Reruntuhan Desa Tua Pulau Salvora yang Tak Berpenghuni di Spanyol

3 hari lalu

Pulau Salvora. Shutterstock
Menyusuri Reruntuhan Desa Tua Pulau Salvora yang Tak Berpenghuni di Spanyol

Pulau Salvora di Spanyol pernah digunakan sebagai tempat perlindungan bagi bajak laut antara abad ke-16 dan ke-18


Potret Sungai Citarum dari Tahun ke Tahun yang Terus Dipenuhi Sampah

4 hari lalu

Pemulung mencari sampah plastik di Sungai Citarum di Batujajar, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat, 12 Juni 2024. Dari data dari Dinas LHK Provinsi Barat, mencatat sampah yang mengendap sejak Jumat (7/6/2024) di Sungai Citarum kawasan Batujajar tersebut memiliki panjang 3 kilometer serta lebar 60 meter dan diperkirakan volume sampah plastik lebih dari 100 ton. TEMPO/Prima Mulia
Potret Sungai Citarum dari Tahun ke Tahun yang Terus Dipenuhi Sampah

Sungai Citarum di Jawa Barat menjadi sorotan beberapa tahun terakhir karena masalah pencemaran lingkungan yang serius. Dipenuhi sampah sepanjang 3 Km.


Profil Sungai Citarum yang Dicemari Sampah Sepanjang 3 Kilometer

4 hari lalu

Pemulung mencari sampah plastik di Sungai Citarum di Batujajar, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat, 12 Juni 2024. Dari data dari Dinas LHK Provinsi Barat, mencatat sampah yang mengendap sejak Jumat (7/6/2024) di Sungai Citarum kawasan Batujajar tersebut memiliki panjang 3 kilometer serta lebar 60 meter dan diperkirakan volume sampah plastik lebih dari 100 ton. TEMPO/Prima Mulia
Profil Sungai Citarum yang Dicemari Sampah Sepanjang 3 Kilometer

Sungai Citarum merupakan salah satu sungai terbesar dan terpanjang di Jawa Barat. Kini kondisinya memprihatinkan dicemari sampah sepanjang 3 Km.


Sampah 3 Kilometer di Sungai Citarum, Ecoton Sebut Pengerukan Saja Tak Cukup

4 hari lalu

Pemulung mencari sampah plastik di Sungai Citarum di Batujajar, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat, 12 Juni 2024. Dari data dari Dinas LHK Provinsi Barat, mencatat sampah yang mengendap sejak Jumat (7/6/2024) di Sungai Citarum kawasan Batujajar tersebut memiliki panjang 3 kilometer serta lebar 60 meter dan diperkirakan volume sampah plastik lebih dari 100 ton. TEMPO/Prima Mulia
Sampah 3 Kilometer di Sungai Citarum, Ecoton Sebut Pengerukan Saja Tak Cukup

Pemda bilang sampah biasanya tertahan di ujung, bukan di jembatan, kalau aliran Sungai Citarum lancar.