Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

Drone Dilarang Terbang Saat Tradisi Garebeg Yogya, Cegah Gajah Ngamuk

image-gnews
Pasukan gajah dalam tradisi grebeg yang digelar Keraton Yoguakarta. Dok. Visiting Jogja
Pasukan gajah dalam tradisi grebeg yang digelar Keraton Yoguakarta. Dok. Visiting Jogja
Iklan

TEMPO.CO, Yogyakarta - Keberadaan kamera layang alias drone dilarang beroperasi dalam pelaksaan sejumlah tradisi adat yang digelar Keraton Yogyakarta. Tak terkecuali dalam Garebeg Mulud yang akan digelar pada 28 September 2023 mendatang.

Gajah yang Ikut Pawai akan Terganggu Suara Drone

Dalam tradisi yang biasanya diikuti ribuan warga dan wisatawan itu, akan ada pula pawai pasukan gajah. Gajah-gajah ini bisa terganggu dengan operasional drone hingga gerakannya berpotensi tak terkendali dan bisa membahayakan keselamatan warga meski ada pawangnya.

"Gajah itu ibaratnya kalau mendengar suara drone seperti suara kumbang yang bisa membuatnya tidak nyaman dan konsentrasinya pecah," kata Tepas Tanda Yekti Keraton Yogyakarta Kanjeng Mas Tumenggung (KMT) Tirtawijaya, Jumat, 22 September 2023.

Sebelum gajah-gajah itu diikutsertakan dalam tradisi kirab, pihak Keraton Yogyakarta biasanya akan berkomunikasi dengan pawang soal kondisi gajah yang akan diterjunkan. Sehingga antisipasi dilakukan sejak dini termasuk mengeluarkan larangan adanya drone selama prosesi berlangsung. "Bilamana gajah itu mendengar suara drone terus menerus bisa mengamuk di lokasi tersebut,” ungkap Tirta.

2 Ekor Gajah Diterjunkan dalam Prosesi Garebeg Mulud

Rencananya pada tradisi kali ini, Keraton Yogyakarta hanya menerjunkan dua ekor gajah dalam pelaksanaan prosesi itu. Gajah itu akan turut dalam arak arakan dengan rute Keraton Yogyakarta- Pagelaran- Masjid Gedhe -Museum Sonobudoyo- Pura Pakualaman.

Untuk pelarangan drone ini, Keraton Yogyakarta pun telah mengantongi legalitas izin dari Dinas Perhubungan Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) untuk memberlakukan kawasan No Fly Zone for Drone selama agenda Garebeg Mulud berlangsung. Kebijakan ini juga mengacu pada peraturan yang diterbitkan AIRNAV Indonesia dengan nomor NOTAM B1833/23 NOTAM.

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

Mengingat kawasan Malioboro bukan area no fly zone, maka pawai gajah nanti juga tidak akan melintasi jalan yang selalu padat wisatawan itu. “Malioboro tidak dilintasi pawai gajah karena di luar no fly zone, khawatirnya kalau lewat jalan itu ada drone terbang lalu mengamuk," kata dia.

Larangan Buka Payung Cegah Kuda Ketakutan

Tak hanya drone. Saat prosesi berlangsung, masyarakat juga diimbau untuk tidak membuka payung. "Penggunaan payung bisa memecah perhatian dan menakuti kuda yang mengiringi prajurit bregada," kata dia. 

Larangan soal pembukaan payung saat prosesi itu karena kuda memiliki rasa takut dengan bayangan berbentuk bulat dan warna-warni dari payung. Dikhawatirkan masyarakat tidak tahu. Jika tiba tiba karena tradisi itu digelar siang hari, lalu ada warga merasa kepanasan dan gerah, secara tak sadar membuka payung yang bisa mengagetkan kuda dan gerakannya jadi tak terkendali.

Pilihan Editor: Berminat Jadi Prajurit Keraton Yogyakarta, Perhatikan Syarat-syaratnya

Iklan



Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

 

Video Pilihan


Menhub Blak-blakan soal Alasan Belum Izinkan Taksi Terbang di IKN: Ada Risikonya..

4 hari lalu

Taksi terbang EHang 216 lepas landas saat menjalani 'demo flight' di kawasan Klungkung, Bali, Jumat, 26 November 2021. EHang memanfaatkan jaringan internet dan dikendalikan dari darat. ANTARA/Fikri Yusuf
Menhub Blak-blakan soal Alasan Belum Izinkan Taksi Terbang di IKN: Ada Risikonya..

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi angkat bicara soal kelanjutan rencana operasional taksi terbang yang mengangkut penumpang di IKN.


Pagar Kejut Ilegal Tewaskan Gajah Sumatera, Chicco Jerikho Minta Pemerintah Tangani Serius

4 hari lalu

Chicco Jerikho. Foto: Instagram.
Pagar Kejut Ilegal Tewaskan Gajah Sumatera, Chicco Jerikho Minta Pemerintah Tangani Serius

Chicco Jerikho meminta pemerintah untuk mengambil tindakan serius dalam menangani kasus pemasangan pagar kejut ilegal


Insiden Drone di Kejaksaan Agung, Ini Kata Pengelola Taman Literasi

5 hari lalu

Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejaksaan Agung, Ketut Sumedana (kiri) dan Dirdik Jampidsus Kuntadi (kanan) memberikan keterangan soal korupsi PT Timah di Kejaksaan Agung Republik Indonesia, Jakarta, Senin, 1 April 2024. Dalam keterangannya, Kejagung telah memblokir rekening 16 tersangka beserta aliran dana hasil korupsi tata niaga komoditas timah wilayah izin usaha pertambangan PT Timah yang merugikan negara sebesar Rp 271 triliun. TEMPO/Febri Angga Palguna
Insiden Drone di Kejaksaan Agung, Ini Kata Pengelola Taman Literasi

Pengelola Taman Literasi menyatakan tak pernah menerima permohonan penerbangan drone yang ditembak jatuh Kejaksaan Agung.


Ini Aturan Menerbangkan Drone agar Tak Ditembak Jatuh seperti Kejadian di Kejaksaan Agung

6 hari lalu

Gedung Kejaksaan Agung, Jakarta. Google Maps
Ini Aturan Menerbangkan Drone agar Tak Ditembak Jatuh seperti Kejadian di Kejaksaan Agung

Petugas keamanan menembak jatuh satu unit drone yang terbang di atas Gedung Kejaksaan Agung pada Rabu, 5 Mei 2024.


Misteri Drone yang Mengitari Kantor Kejagung di Tengah Pengusutan Korupsi Timah

6 hari lalu

Jaksa Agung Muda Pidana Khusus (Jampidsus) Kejaksaan Agung Febrie Adriansyah memberikan keterangan saat konferensi pers penyampaian hasil Perhitungan Kerugian Negara dalam perkara kasus PT Timah, di Kejaksaan Agung RI, Jakarta, Rabu, 29 Mei 2024. Kejagung RI mengumumkan kerugian negara dalam kasus korupsi tata niaga komoditas timah di wilayah Izin Usaha Pertambangan (IUP) PT Timah Tbk tahun 2015-2022 mencapai 300 trilliun. TEMPO/ Febri Angga Palguna
Misteri Drone yang Mengitari Kantor Kejagung di Tengah Pengusutan Korupsi Timah

Kejagung menembak jatuh drone itu karena terbang secara liar di sekitar area kantor Jampidsus.


Suasana Kejaksaan Agung Usai Sebuah Drone Ditembak Jatuh

7 hari lalu

Gedung Kejaksaan Agung, Jakarta. Google Maps
Suasana Kejaksaan Agung Usai Sebuah Drone Ditembak Jatuh

Kapuspenkum Ketut Sumedana membantah drone itu hendak mematai-matai kawasan Kejaksaan Agung usai penguntitan Jampidsus.


Misteri Sebuah Drone yang Terbang Mengitari di Atas Kejagung Lalu Ditembak Jatuh

7 hari lalu

Ilustrasi drone. Efrem Lukatsky/Pool via REUTERS
Misteri Sebuah Drone yang Terbang Mengitari di Atas Kejagung Lalu Ditembak Jatuh

Kejaksaan Agung tak punya kewenangan melarang drone terbang di atas Kejagung. Sebelumnya ada drone ditembak jatuh saat malam-malam mengitari area itu.


Kejagung Sebut Drone yang Ditembak Jatuh, Hendak Ambil Gambar Stasiun MRT

7 hari lalu

Gedung Kejaksaan Agung, Jakarta. Google Maps
Kejagung Sebut Drone yang Ditembak Jatuh, Hendak Ambil Gambar Stasiun MRT

Kapuspenkum mempersilakan komunitas pemilik drone untuk ambil pesawat nirawaknya itu di Gedung Kejaksaan Agung.


Kejagung Pastikan Drone yang Ditembak karena Terbang Berputar di Areanya Bukan Mata-mata

8 hari lalu

Gedung Kejaksaan Agung, Jakarta. Google Maps
Kejagung Pastikan Drone yang Ditembak karena Terbang Berputar di Areanya Bukan Mata-mata

Penjelasan Kapuspenkum mengenai drone yang ditembak jatuh karena terbang liar di area gedung Kejaksaan Agung.


Mengintip Paket Wisata Baru Deep Experience Keraton Yogyakarta, Turis Bisa Coba jadi Abdi Dalem

8 hari lalu

Kunjungan wisata di Keraton Yogyakarta. Tempo/Pribadi Wicaksono
Mengintip Paket Wisata Baru Deep Experience Keraton Yogyakarta, Turis Bisa Coba jadi Abdi Dalem

Paket wisata ini tak sekadar melihat aspek fisik Keraton Yogyakarta namun lebih merasakan langsung kehidupan sehari-hari di dalamnya.