Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

Rumah Gedeh Semarang Tempat 10 Tahun Ganjar Pranowo Tinggal, Berikut Keistimewaannya

image-gnews
Puri Gedeh. Zaubee.com
Puri Gedeh. Zaubee.com
Iklan

TEMPO.CO, Jakarta - Pada Selasa malam, 5 September 2023, Gubernur Jawa Tengah (Jateng) Ganjar Pranowo meninggalkan Puri Gedeh, rumah dinasnya selama 10 tahun terakhir.

Sebelum meninggalkan Puri Gedeh, Ganjar Pranowo menggelar pesta rakyat untuk berpamitan dengan warga Jawa Tengah di Kantor Gubernur. Ganjar telah memutuskan untuk meninggalkan rumah dinas yang telah ia tempati selama 10 tahun.

Ganjar meninggalkan rumah dinasnya itu dengan menyetir mobil sendiri dari Puri Gedeh sekitar pukul 23.00 bersama sang istri Siti Atikoh yang duduk di sebelah kirinya.

Mantan Gubernur Jateng dua periode tersebut merencanakan bahwa dirinya akan tinggal sementara di rumah kakaknya yang berlokasi di Kalipancur, Manyaran, Kota Semarang. Ganjar pun sempat berpamitan kepada orang-orang yang selama ini telah bekerja di Puri Gedeh tersebut yakni Satpol PP, sopir, pembantu, dan hingga tukang kebun. 

Keistimewaan Puri Gedeh

Rumah Dinas Gubernur Jawa Tengah ini memiliki beberapa keistimewaan. Puri ini memiliki luas 400 meter persegi. Berikut beberapa keistimewaan Puri Gedeh sebagai Rumah Dinas Gubernur Jawa Tengah.

Bangunan bercat putih ini dibangun pada 1925 oleh arsitek Belanda, T.TH. Van Oyen. Rumah dinas  ini dibangun di kawasan Tjandi Baroe yang merupakan salah satu kawasan elite di Semarang. Sebelum beralih fungsi menjadi rumah dinas, Puri Gedeh dulunya merupakan rumah pribadi yang dimiliki oleh orang Belanda bernama Helly. 

Dibangun di Kawasan Elite yang Berada di Semarang

Dalam pembangunan Puri Gedeh tidak hanya berfokus kepada pembangunan kawasan elite. Kawasan Tjandi Baroe memang diperuntukan untuk masyarakat kelas atas saat Ganjar di Puri tersebut.

Hal ini dapat dibuktikan dengan adanya rumah-rumah mewah nan megah yang berada disekitar rumah dinas Gubernur Jawa Tengah. Puri Gedeh di di Jalan Gubernur Boediono, kawasan Tjandi Baroe, Kecamatan Gajahmungkur, Kota Semarang ini setidaknya memiliki ratusan orang yang bekerja di dalamnya.

Di antaranya adalah Satpol PP yang berada untuk bagian penjagaan, asisten rumah tangga, juru mudi, cleaning service, hingga tukang kebun. Didalam Puri Gedeh menerapkan komunikasi antara satu dengan yang lain demi kelancaran kerja dalam Puri Gedeh.

Terdiri atas Tiga Ruang

Putri Gedeh memiliki beberapa ruangan, terdiri dari ruang sekretariat, rumah induk untuk gubernur, ruang staf, kamar untuk ajudan, dan juga kamar untuk tamu gubernur yang menginap. 

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

Bima Sakti, sebagai koordinator Puri Gedeh Semarang menjelaskan bahwa bangunan ini dilengkapi beberapa fasilitas untuk Gubernur Jateng ketika menjalankan pekerjaanya. Dalam ruangan induk ini juga terdapat ruang kerja, ruang keluarga, dan ruang rapat.

Fasilitas Pendukung seperti Fasilitas Olahraga

Di Bagian ruang tamu terdapat kursi duduk yang dibuat dengan kayu jati panjang. Kursi duduk tersebut biasa digunakan untuk bersantai para tamu ketika datang. Dalam dinding peninggalan kolonial yang telah dihiasi dengan berbagai gambar Gubernur Jawa Tengah yakni dalam bentuk lukisan, foto, karikatur, dan sebagainya.

Fasilitas pendukung lainnya yakni salah satunya fasilitas olahraga yang mumpuni, seperti lapangan tenis, lapangan futsal, dan lapangan bulu tangkis. Desain dari bangunan seperti pintu, lantai ubin, dan jendela sama seperti awalnya dalam pembangunan Puri Gedeh saat itu.

Tetap Mempertahankan Keaslian Bangunan

Bangunan Puri ini merupakan bangunan kuno yang memang bsengaja dipertahankan akan keasliannya. Seperti halnya ubin, pintu, jendela, dan sebagainya belum pernah mengalami revolusi pembangunan. 

Puri Gedeh sendiri juga peninggalan elite Belanda di Semarang. Didalam rumah juga dijaga keaslian hingga peranti-peranti seperti kursi, meja, rak, dan lain-lain. 

Puri Gedeh Memiliki Peraturan yang Tidak Kaku

Terdapat beberapa peraturan yang tidak terlalu kaku di Puri Gedeh. Setiap pekerja yang berada di dalam puri diperlakukan layaknya keluarga di rumah. Penghuni puri saat itu adalah Ganjar Pranowo dan keluarga. 

ANGELINA TIARA PUSPITALOVA  I  SDA  I   JAMAL ABDUN NASHR

Pilihan Editor: Ganjar Pranowo Tinggalkan Rumah Dinas Gubernur Jawa Tengah Menjelang Tengah Malam

Iklan



Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

 

Video Pilihan


Dapat Jaminan Pasokan Gas, Pupuk Kujang Bersiap Bangun Pabrik Baru

13 jam lalu

TEMPO/Subekti
Dapat Jaminan Pasokan Gas, Pupuk Kujang Bersiap Bangun Pabrik Baru

Pupuk Kujang berencana membangun pabrik baru Kujang-1C sebagai pengganti pabrik Kujang-1A yang sudah tua dan relatif tidak efisien.


Walhi Jateng Kritik Proyek Tanggul Laut Semarang: Justru Perparah Amblesan Tanah

3 hari lalu

Presiden Joko Widodo (kedua kanan) didampingi Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono (kedua kiri), Pj Gubernur Jawa Tengah Nana Sudjana (kanan), dan Wali Kota Semarang Hevearita Gunaryanti Rahayu (kiri) berjalan bersama saat meninjau proyek tanggul laut (Sheet Pile) tahap II di kampung Tambaklorok, Semarang, Jawa Tengah, Senin 17 Juni 2024. Proyek tanggul laut sepanjang 3,6 kilometer untuk pengendalian banjir rob dan penataan kampung nelayan Tambaklorok yang dibangun oleh Kementerian PUPR tersebut sudah menghabiskan anggaran sebanyak Rp386 miliar dan ditargetkan akan selesai pada Agustus 2024 serta menjadi percontohan untuk daerah lain. ANTARA FOTO/Makna Zaezar
Walhi Jateng Kritik Proyek Tanggul Laut Semarang: Justru Perparah Amblesan Tanah

Walhi menyatakan pemerintah harus mempertimbangkan daya tahan tanggul terhadap potensi amblesan tanah di Semarang bagian utara itu.


Seloroh Warga Kampung Nelayan Tambak Lorok yang Memilih Bertahan Meski Dihantam Rob dan Abrasi

3 hari lalu

Ketua RW 16 Kampung Nelayan Tambak Lorok, Slamet Riyadi, menunjukkan tanggul laut Semarang tahap II yang dibangun di belakang kampungnya, Selasa, 18 Juni 2024. Senin kemarin, Presiden Jokowi meninjau proyek ini dan mengatakan pembangunan tanggul laut tersebut akan selesai pada Agustus 2024. TEMPO/Riri Rahayu.
Seloroh Warga Kampung Nelayan Tambak Lorok yang Memilih Bertahan Meski Dihantam Rob dan Abrasi

Kementerian PUPR membangun dua kolam retensi atau kolam penampungan seluas 8 hektare dan 12 hektare untuk mengatasi rob.


Keyakinan Jokowi dan Menteri Basuki Atas Tanggul Laut Tambaklorok Semarang

5 hari lalu

Presiden Joko Widodo (kedua kanan) mendengarkan penjelasan dari Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono (ketiga kiri) didampingi Pj Gubernur Jawa Tengah Nana Sudjana (kanan), dan Wali Kota Semarang Hevearita Gunaryanti Rahayu (kiri) saat meninjau proyek tanggul laut (Sheet Pile) tahap II di kampung Tambaklorok, Semarang, Jawa Tengah, Senin 17 Juni 2024. Proyek tanggul laut sepanjang 3,6 kilometer untuk pengendalian banjir rob dan penataan kampung nelayan Tambaklorok yang dibangun oleh Kementerian PUPR tersebut sudah menghabiskan anggaran sebanyak Rp386 miliar dan ditargetkan akan selesai pada Agustus 2024 serta menjadi percontohan untuk daerah lain. ANTARA FOTO/Makna Zaezar
Keyakinan Jokowi dan Menteri Basuki Atas Tanggul Laut Tambaklorok Semarang

Menurut Jokowi, proyek tanggul laut Semarang ini telah menghabiskan anggaran Rp 386 miliar bisa menahan banjir rob hingga 30 tahun.


Ganjar Sebut Wacana Mengusung Anies di Pilgub Jakarta Sebagai Keterbukaan PDIP dalam Berpolitik

5 hari lalu

Mantan calon presiden nomor urut 03 sekaligus kader PDIP, Ganjar Pranowo saat ditemui usai Penutupan Rakernas V PDIP di Beach City International Stadium, Ancol, Jakarta Utara, pada Ahad, 26 Mei 2024. TEMPO/Adinda Jasmine
Ganjar Sebut Wacana Mengusung Anies di Pilgub Jakarta Sebagai Keterbukaan PDIP dalam Berpolitik

Ganjar menilai PDIP bakal melalui tahapan kesepakatan dan pertimbangan internal partai sebelum memutuskan mengusung Anies di Pilkada Jakarta


Ragam Reaksi atas Majunya Kembali Anies Baswedan di Pilgub Jakarta

6 hari lalu

Anies Baswedan memberikan sambutan saat bersilaturahmi ke DPW PKB, Jakarta Timur, Kamis, 13 Juni 2024. TEMPO/Martin Yogi Pardamean
Ragam Reaksi atas Majunya Kembali Anies Baswedan di Pilgub Jakarta

Airlangga Hartarto berkelakar Ridwan Kamil sudah lebih dulu mempersiapkan diri di Pilgub Jakarta ketimbang Anies Baswedan.


Basuki Hadimuljono Beberkan Jurus Pemerintah Atasi Rob Semarang

6 hari lalu

Presiden Jokowi (ketiga kiri) didampingi Menteri PUPR Basuki Hadimuljono (kedua kiri), PJ Gubernur Jawa Tengah Nana Sudjana (kedua kanan), dan Pangdam IV/ Diponegoro Mayjen TNI Deddy Suryadi (kiri) melaksanakan Salat Idul Adha 1445 di Simpang Lima, Semarang, Jawa Tengah, Senin, 17 Juni 2024. Pelaksanaan salat Idul Adha 1445 Hijriah di kawasan Simpang Lima kota tersebut sesuai penetapan pemerintah yakni pada 17 Juni 2024. ANTARA/Makna Zaezar
Basuki Hadimuljono Beberkan Jurus Pemerintah Atasi Rob Semarang

Basuki Hadimuljono menuturkan proyek tanggul laut Semarang nantinya bakal menjadi percontohan untuk daerah pantai utara atau Pantura lainnya.


Takmir Masjid Baiturahman Semarang Sebut Hewan Kurban dari Jokowi Disembelih Besok

6 hari lalu

Presiden Joko Widodo menyerahkan hewan kurban kepada Ketua Takmir Masjid Raya Baiturahman Kota Semarang pada Senin, 17 Juni 2024. Tempo/Jamal Abdun Nashr
Takmir Masjid Baiturahman Semarang Sebut Hewan Kurban dari Jokowi Disembelih Besok

Sapi kurban Jokowi berjenis limosin warna merah dengan berat satu seperempat ton


Usai Salat Idul Adha di Semarang, Jokowi-Iriana Berfoto dengan Warga dan Bagikan Tas

6 hari lalu

Ketua KPU, Hasyim Asyari, menjadi khotib salat Idul Adha di Simpang Lima Kota Semarang yang dihadiri Presiden Joko Widodo dan istrinya pada Senin, 17 Juni 2024. Tempo/Jamal Abdun Nashr
Usai Salat Idul Adha di Semarang, Jokowi-Iriana Berfoto dengan Warga dan Bagikan Tas

Presiden Jokowi menjalankan salat Idul Adha di Lapangan Simpang Lima Kota Semarang pada Senin, 17 Juni 2024.


Masa Tunggu Kerja Lulusannya Dinilai Terbaik, Rektor Unissula Semarang: Rajin Bersedekah

6 hari lalu

Ilustrasi lowongan pekerjaan. ANTARA/R. Rekotomo
Masa Tunggu Kerja Lulusannya Dinilai Terbaik, Rektor Unissula Semarang: Rajin Bersedekah

Rektor Universitas Islam Sultan Agung (Unissula) Semarang membeberkan kunci yang memudahkan lulusan perguruan tinggi untuk mendapatkan pekerjaan.