Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

Ada Gempa atau Tsunami Saat di Bandara YIA, Kepala BMKG: Jangan Malah Lari Keluar

image-gnews
Penumpang mulai memadati Bandara YIA Senin, 19 Desember 2022. Dok. Istimewa
Penumpang mulai memadati Bandara YIA Senin, 19 Desember 2022. Dok. Istimewa
Iklan

TEMPO.CO, Yogyakarta - Bandara Internasional Yogyakarta (YIA) di Kabupaten Kulon Progo saat ini menjadi salah satu lokasi terpadat kedatangan wisatawan. Selain wisatawan domestik, Badan Pusat Statistik (BPS) Daerah Istimewa Yogyakarta mencatat sedikitnya 11.188 wisatawan mancanegara (wisman) berkunjung ke Yogyakarta melalui Bandara YIA itu sepanjang Juni 2023 atau naik 38 persen dibanding bulan sebelumnya.

Bandara YIA Tahan Gempa dan Tsunami 10 Meter

Sering menjadi pertanyaan, Bandara YIA yang berada di pinggir Samudera Hindia atau pesisir selatan Yogya itu apakah aman dari gempa dan tsunami? Kepala Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Dwikorita Karnawati mengklaim jika Bandara YIA di Yogyakarta menjadi bandara dengan konstruksi tahan gempa dan tsunami pertama di ASEAN.

"Jadi masyarakat yang ada di area itu jangan malah lari kocar-kacir keluar saat terjadi gempa ataupun tsunami, itu justru tidak aman karena tsunaminya bisa 10 meter," kata Dwikorita saat menghadiri ASEAN Disaster Emergency Response Simulation Exercise di Yogyakarta Selasa 1 Agustus 2023.

Dwikorita mengungkap Bandara YIA selaik dirancang tahan gempa hingga kekuatan 8,5 dan tsunami sampai ketinggian 10 meter, juga memiliki area khusus pengamanan bencana. "Kapasitas bangunan di Bandara YIA mampu menampung 10 ribu orang," kata dia.

Yogyakarta Jadi Destinasi Favorit

Dalam forum itu diungkap, Yogyakarta selain menjadi destinasi favorit juga daerah yang perlu waspada bencana karena kondisi geografisnya. Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Letnan Jenderal TNI Suharyanto yang hadir dalam forum itu mengungkapkan dalam pertemuan itu memutuskan akan simulasi penanganan kebencanaan di Yogyakarta bersama 10 perwakilan negara ASEAN.

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

"Yogyakarta memiliki potensi bencana yang lengkap mulai keberadaan patahan sesar Opak pemicu gempa bumi, erupsi Gunung Merapi dan potensi tsunami dari laut selatan," kata dia.

Pilihan Editor: Deretan Wisatawan Mancanegara Terbanyak yang Kunjungi Yogyakarta Januari Hingga Maret 2023

Iklan



Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

 

Video Pilihan


Sesar Cugenang Picu Gempa Beruntun Sembilan Kali di Cianjur pada 15-19 Juni

1 jam lalu

Seismograf gempa bumi. ANTARA/Shutterstock/pri
Sesar Cugenang Picu Gempa Beruntun Sembilan Kali di Cianjur pada 15-19 Juni

Getaran gempa terbaru 19 Juni 2024 dirasakan di wilayah Kecamatan Cianjur dengan Skala Intensitas II MMI.


BMKG Deteksi Tiga Titik Panas di Sumatera Utara

3 jam lalu

Petugas Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengamati alat pengukur durasi penyinaran matahari (Campbell Stokes) di Taman Alat Cuaca BMKG Jakarta, Rabu, 11 Oktober 2023. BMKG memprediksi musim kemarau di sebagian besar wilayah Indonesia akan berlangsung hingga akhir Oktober dan awal musim hujan terjadi pada awal November 2023. Tempo/Tony Hartawan
BMKG Deteksi Tiga Titik Panas di Sumatera Utara

BMKG, berdasarkan pantauan Sensor Modis dari Satelit Tera, Aqua, SNPP, dan NOAA20, mendeteksi tiga titik panas di Sumatera Utara.


Presiden dan Mentan Tinjau Pompanisasi di Kabupaten Semarang

3 jam lalu

Presiden Joko Widodo didampingi Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman meninjau pompanisasi di Desa Kalibeji, Kecamatan Tuntang, Kabupaten Semarang.
Presiden dan Mentan Tinjau Pompanisasi di Kabupaten Semarang

BMKG memprediksi sejumlah wilayah di Indonesia berpotensi mengalami kekeringan


Deretan peristiwa kebakaran di Gunung Rinjani Beberapa Tahun Terakhir

4 jam lalu

Sisa-sisa kebakaran di kawasan Taman Nasional Gunung Rinjani (TNGR) di Desa Pringgasela, Kecamatan Pringgasela, Selong, Lombok Timur, NTB. ANTARA/Faisal
Deretan peristiwa kebakaran di Gunung Rinjani Beberapa Tahun Terakhir

Gunung Rinjani kembali kebakaran, lagi-lagi diduga karena kekeringan


Prediksi Cuaca BMKG untuk Jabodetabek dan Indonesia Hari Ini

13 jam lalu

Ilustrasi cuaca di Jakarta, TEMPO/Fakhri Hermansyah
Prediksi Cuaca BMKG untuk Jabodetabek dan Indonesia Hari Ini

Secara keseluruhan, tak banyak wilayah Indonesia yang mendapat peringatan dini cuaca BMKG.


BMKG: Gempa Bermagnitudo 2,5 Guncang Cianjur, Akibat Aktivitas Sesar Cugenang

21 jam lalu

Seismograf gempa bumi. ANTARA/Shutterstock/pri
BMKG: Gempa Bermagnitudo 2,5 Guncang Cianjur, Akibat Aktivitas Sesar Cugenang

BMKG mencatat dua gempa bermagnitudo kecil mengguncang Cianjur. Akibat aktivitas sesar Cugenang.


Banjir Rusak Seribu Rumah di Nias Barat, BMKG Sumut Catat Curah Hujan Masih Tinggi

1 hari lalu

Salah satu rumah warga di Nias Barat, Sumatera Utara, yang direndam banjir, Minggu, 16 Juni 2024. Foto: BNPB
Banjir Rusak Seribu Rumah di Nias Barat, BMKG Sumut Catat Curah Hujan Masih Tinggi

Banjir dan longsor dipicu curah hujan tinggimengakibatkan debit air meningkat melebihi daya tampung sungai Moro'o, di Nias Barat, Sumatera Utara


BMKG: Waspada Gelombang Tinggi hingga 4 Meter di Samudra Hindia Selatan

1 hari lalu

Sejumlah kapal ditambat di Dermaga Muara Baru, Jakarta, Selasa, 12 Maret 2024. Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini gelombang tinggi dengan ketinggian mencapai 2,5 meter - 4 meter pada Selasa (12/3) dan Rabu (13/3) di wilayah perairan Indonesia serta menghimbau masyarakat yang bermukim dan beraktivitas di pesisir agar selalu waspada. ANTARA FOTO/Bayu Pratama S
BMKG: Waspada Gelombang Tinggi hingga 4 Meter di Samudra Hindia Selatan

BMKG mengeluarkan peringatan dini gelombang tinggi yang berpotensi terjadi di beberapa wilayah perairan Indonesia pada 18 - 19 Juni 2024.


Prakiraan Cuaca BMKG: Hujan Mendominasi kecuali di Jawa dan Nusa Tenggara, Waspada Gelombang Tinggi 4 Meter

1 hari lalu

Ilustrasi hujan. Pexels/Bibhukalyan
Prakiraan Cuaca BMKG: Hujan Mendominasi kecuali di Jawa dan Nusa Tenggara, Waspada Gelombang Tinggi 4 Meter

Gelombang ekuatorial Rossby dan gelombang Kelvin memicu terjadinya peningkatan aktivitas pertumbuhan awan hujan di berbagai wilayah Indonesia.


Gempa Sesar Cugenang Kembali Getarkan Cianjur, Ini Data BMKG

1 hari lalu

Ilustrasi gempa. geo.tv
Gempa Sesar Cugenang Kembali Getarkan Cianjur, Ini Data BMKG

Gempa tektonik bermagnitudo 3,4 mengguncang daerah Cianjur, Jawa Barat, Senin petang, 17 Juni 2024.