Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

Meski Sudah Tak Tren Lagi, 3 Sentra Batu Akik di Indonesia Masih Hidup

image-gnews
Komunitas batu Akik Pandan memperlihatkan koleksinya saat memberi dukungan terhadap Mandra di Pengadilan Tipikor, Jakarta, 23 November 2015. Komunitas Pandan yang dibina oleh Mandra beranggotakan sekitar 8700 orang diseluruh Indonesia. Komunitas ini berdiri pada tahun 2012. TEMPO/Eko Siswono Toyudho
Komunitas batu Akik Pandan memperlihatkan koleksinya saat memberi dukungan terhadap Mandra di Pengadilan Tipikor, Jakarta, 23 November 2015. Komunitas Pandan yang dibina oleh Mandra beranggotakan sekitar 8700 orang diseluruh Indonesia. Komunitas ini berdiri pada tahun 2012. TEMPO/Eko Siswono Toyudho
Iklan

TEMPO.CO, Jakarta - Tren batu akik pernah melanda warga di berbagai pelosok Indonesia pada 2015 silam. Banyak masyarakat yang ramai-ramai memburu beragam batu cincin itu di pasaran.

Batu akik merupakan batu yang memiliki warna dan motif berasal dari campuran mineral sehingga bermacam-macam. Motif dan warna yang bermacam-macam tersebut melirik masyarakat untuk membeli dan mengoleksi juga dapat menjadi perhiasan tambahan.

Meskipun sudah tidak menjadi tren, masih terdapat beberapa sentra penjualan batu akik di Indonesia. Berikut 3 tempat yang masih menjual batu akik meskipun sudah tak tren lagi.

1. Jatinegara

Terletak di Jalan Beas Barat Raya nomor 2, Rawa Bunga, Jatinegara, Jakarta Timur, sentra batu akik yang bernama Jakarta Games Center ini mengadopsi pasar batu akik yang terkenal di Bangkok, Tahiland. Dilansir dari akun instagram matajkt, batu akik di Jatinegara telah muncul sejak 1984.

Pasar yang kurang lebih memiliki lu 1,4 hektare ini, menyajikan 1.000 kios yang banyak menawarkan beragam batu permata yang jenisnya beragam. Dari mulai Ruby, Sapphire, Emerald, Aquamarine, hingga Topaz.

2. Martapura, Kalimantan Selatan

Terletak di pertokoan Cahaya Bumi Selamat, Martapura, Kalimantan Selatan, batu akik yang dijajakan di pertokoan tersebut didominasi oleh batu akik berwarna merah muda yang menyala. Batu akik yang dijual itu disebut sebagai Red Borneo.

Dilansir dari indonesiakaya, penjualan perhiasan termasuk batu akik memang menajdi primadona daerah Martapura. Hal ini disebabkan daerah tersebut memiliki kekayaan mineral yang banyak memunculkan batu akik yang memang terbuat dari mineral.

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

3. Pulau Bacan, Maluku Utara

Batu bacan menjadi satu dari sekian banyak jenis batu akik yang diincar masyarakat. Hal ini disebabkan batu ini digunakan oleh Susilo Bambang Yudhoyono, Barrack Obama, bahkan Ratu Inggris Elizabeth.

Batu bacan ini merupakan batu endemik di Pulau Kasiruta yang terletak di Halmahera Selatan. Batu ini dianggap istimewa karena bisa “hidup” dan telah dikenal masyarakat Bacan sejak zaman kesultanan. 

4. Aceh

Potensi batu mulia di Aceh tersebar di wilayah tengah Aceh seperti di Bener Meriah, Aceh Tengah, Gayo Lues sampai ke Aceh Tenggara. Selanjutnya juga di sebagian wilayah Aceh Besar, Aceh Jaya dan Aceh Selatan. Juga sebagian wilayah di pesisir Timur Aceh.

Mahalnya harga batu biasanya dinilai dari tingkat kekerasannya selain keindahan motif dan warna. Tingkat kekerasannya dari satu sampai sepuluh skala Mohs. Mineral paling keras adalah intan dengan angka 10 Mohs. Batu yang di atas angka delapan sampai sembilan Mohs tentu lebih mahal.

Pilihan Editor: Meski Tren Batu Akik Menurun, Batu Ini Masih Digemari

Iklan



Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

 

Video Pilihan


Kisah Daud Beureueh, Jejak Pejuang Kemerdekaan Asal Aceh yang Berontak

13 hari lalu

Daud Beureueh. Foto : wikipedia
Kisah Daud Beureueh, Jejak Pejuang Kemerdekaan Asal Aceh yang Berontak

Daud Beureueh berontak dengan mendirikan NII akibat pelanggaran perjanjian dengan rakyat Aceh oleh Sukarno dan ketidakpuasannya terhadap Jakarta.


Cerita Risma Empat Jam Bangun Tenda Sendiri di Lokasi Bencana tapi Gagal karena Kesombongan

25 hari lalu

Menteri Sosial Tri Rismaharini alias Risma saat memperingati hari ulang tahun (HUT) ke-20 Taruna Siaga Bencana (Tagana) di Aceh Utara, Provinsi Aceh pada Selasa, 28 Mei 2024. TEMPO/Sultan Abdurrahman
Cerita Risma Empat Jam Bangun Tenda Sendiri di Lokasi Bencana tapi Gagal karena Kesombongan

Menteri Sosial Tri Rismaharini atau Risma menghadiri acara HUT ke-20 Taruna Siaga Bencana (Tagana) di Aceh Utara, Provinsi Aceh pada Selasa, 28 Mei 2024.


Gempa M5,9 dari Laut Menggoyang Kuat Simeulue, Ini Data dan Penjelasan BMKG

26 hari lalu

Peta lokasi gempa di Simuelue, Aceh, 28 Mei 2024. BMKG
Gempa M5,9 dari Laut Menggoyang Kuat Simeulue, Ini Data dan Penjelasan BMKG

Gempa tektonik dirasa menggoyang cukup kuat sejumlah wilayah di Aceh pada Selasa malam ini, 28 Mei 2024.


Polri akan Jerat Caleg PKS Aceh yang Terlibat Kasus Narkoba dengan Pasal TPPU, Ini Alasannya

26 hari lalu

Petugas kepolisian menggiring tersangka Sofyan (tengah) yang diduga sebagai bandar besar narkoba setibanya dari Medan di Terminal 2 Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, Banten, Senin, 27 Mei 2024. Sofyan merupakan caleg terpilih Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Aceh Tamiang dari PKS, yang sebelumnya masuk dalam daftar pencarian orang (DPO) kepolisian dengan kasus kepemilikan serta bandar narkoba jenis sabu seberat 70 kg. ANTARA FOTO/Muhammad Iqbal
Polri akan Jerat Caleg PKS Aceh yang Terlibat Kasus Narkoba dengan Pasal TPPU, Ini Alasannya

Polri akan menelusuri apakah tersangka menggunakan dana dari narkoba itu untuk modal sebagai caleg pada Pemilu 2024.


Polisi Buru Jaringan Narkoba Caleg PKS Aceh di Malaysia

26 hari lalu

Petugas kepolisian menggiring tersangka Sofyan (tengah) yang diduga sebagai bandar besar narkoba setibanya dari Medan di Terminal 2 Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, Banten, Senin, 27 Mei 2024. Sofyan merupakan caleg terpilih Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Aceh Tamiang dari PKS, yang sebelumnya masuk dalam daftar pencarian orang (DPO) kepolisian dengan kasus kepemilikan serta bandar narkoba jenis sabu seberat 70 kg. ANTARA FOTO/Muhammad Iqbal
Polisi Buru Jaringan Narkoba Caleg PKS Aceh di Malaysia

Caleg PKS Sofyan, pengendali jaringan narkoba itu ditangkap oleh penyidik Bareskrim Polri bekerja sama dengan Polres Aceh Tamiang.


PKS Pastikan Caleg DPRK Aceh Tamiang yang Terlibat Kasus Narkoba Dipecat

26 hari lalu

Petugas kepolisian menggiring tersangka Sofyan (tengah) yang diduga sebagai bandar besar narkoba setibanya dari Medan di Terminal 2 Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, Banten, Senin, 27 Mei 2024. Sofyan merupakan caleg terpilih Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Aceh Tamiang dari PKS, yang sebelumnya masuk dalam daftar pencarian orang (DPO) kepolisian dengan kasus kepemilikan serta bandar narkoba jenis sabu seberat 70 kg. ANTARA FOTO/Muhammad Iqbal
PKS Pastikan Caleg DPRK Aceh Tamiang yang Terlibat Kasus Narkoba Dipecat

PKS pastikan Sofyan, caleg Aceh Tamiang dari partainya yang ditangkap polisi lantaran kasus narkoba akan dipecat.


Kisah Nenek Aisyah Lansia di Aceh: Tak Punya WC hingga BAB di Kantong Plastik

26 hari lalu

Aisyah, 80 tahun, perempuan lanjut usia (Lansia) di Aceh Utara, menerima bantuan pe
Kisah Nenek Aisyah Lansia di Aceh: Tak Punya WC hingga BAB di Kantong Plastik

Aisyah. seorang lansia asal Aceh, mendapatkan bantuan rumah dari pemerintah.


Cerita Lansia di Aceh Masih Produktif di Usia Senja: Buat Anyaman Daun Rumbia Dijual Rp 8 Ribu

26 hari lalu

Tetua Adat Waerebo melakukan ritual adat menyambut pergantian musim hujan menuju musim kemarau yang disebut upacara adat Kasawiang, 28 April 2017. Bangunan rumah adat terbuat dari kayu beratap rumbia berbentuk kerucut yang disebut Mbaru Niang. ANTARA FOTO
Cerita Lansia di Aceh Masih Produktif di Usia Senja: Buat Anyaman Daun Rumbia Dijual Rp 8 Ribu

Lansia asal Aceh, Abdullah, bisa membuat hingga 10 lembar anyaman per hari jika sedang sehat.


Caleg PKS di Aceh Diduga Terjerat Kasus 70 Kg Sabu Ditangkap saat Belanja Baju

26 hari lalu

Petugas kepolisian menggiring tersangka Sofyan (tengah) yang diduga sebagai bandar besar narkoba setibanya dari Medan di Terminal 2 Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, Banten, Senin, 27 Mei 2024. Sofyan merupakan caleg terpilih Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Aceh Tamiang dari PKS, yang sebelumnya masuk dalam daftar pencarian orang (DPO) kepolisian dengan kasus kepemilikan serta bandar narkoba jenis sabu seberat 70 kg. ANTARA FOTO/Muhammad Iqbal
Caleg PKS di Aceh Diduga Terjerat Kasus 70 Kg Sabu Ditangkap saat Belanja Baju

Polisi telah memantau keberadaan caleg PKS itu di sebuah toko di kawasan Kabupaten Aceh Tamiang pada Sabtu, 25 Mei 2024 pukul 15.40.


Terpopuler: Menpan RB Simulasikan Kepindahan ASN ke IKN, Aceh Izinkan Cina Bangun Pabrik Semen

27 hari lalu

Ilustrasi ASN (ANTARA FOTO/Yulius Satria Wijaya/tom)
Terpopuler: Menpan RB Simulasikan Kepindahan ASN ke IKN, Aceh Izinkan Cina Bangun Pabrik Semen

Menpan RB Abdullah Azwar Anas mengatakan telah melakukan beberapa skenario pemindahan ASN ke Ibu Kota Negara atau IKN Nusantara.