Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

Taman Safari Prigen Tawarkan Interaksi dengan Satwa yang Dikemas Unik dan Edukatif

Reporter

Editor

Marvela

image-gnews
Pengunjung memberikan makanan ke singa di Taman Safari Prigen, Jawa Timur. TEMPO/Marvela
Pengunjung memberikan makanan ke singa di Taman Safari Prigen, Jawa Timur. TEMPO/Marvela
Iklan

TEMPO.CO, Pasuruan - Taman Safari Indonesia 2 atau Taman Safari Prigen Jawa Timur menawarkan beragam pengalaman unik dan tak biasa. Taman safari terluas di Asia Tenggara ini memungkinkan para pengunjung untuk bisa berinteraksi langsung dengan para satwa dengan konsep yang edukatif.

Taman Safari Indonesia mengklaim bahwa mereka bukan hanya sebagai tempat hiburan, melainkan tempat rekreasi berbasis konservasi satwa ini. Untuk Taman Safari Prigen yang terletak di lereng Gunung Arjuno, Pasuruan, Jawa Timur ini, mememiliki berbagai keunikan yang tidak dimiliki oleh teman rekreasi lainnya di Indonesia.

"Keanekaragaman satwa di Taman Safari 2 Jatim paling lengkap di antara taman safari, kebun binatang, atau tempat hiburan lainnya," kata VP Media Taman Safari Indonesia Alexander Zulkarnain saat ditemui di Taman Safari Prigen, Rabu, 5 Juli 2023.

Di Taman Safari Prigen tercatat ada 2.869 satwa dari 217 spesies. Selain itu, Taman Safari Prigen berdiri di atas lahan seluas 340 hektar yang diharapkan dapat memudahkan mobilitas para pengunjung untuk berinteraksi secara dinamis. Udara sejuk dan segar di kawasan kaki gunung juga menjadi salah satu yang diunggulkan di Taman Safari 2 Jatim ini.

Beri Makan Binatang Buas dari Dekat

Salah satu kegiatan menguji adrenalin adalah memberi makan satwa karnivora atau pemakan daging dari jarak sangat dekat. Pengunjung juga dapat melihat langsung bagaimana kehidupan binatang-binatang buas di area tersebut. Dalam Carnivore Feeding Adventure, pengunjung akan menaiki sebuah mobil khusus yang berbentuk seperti kandang.

Didampingi oleh petugas, pengunjung akan diantar menyusuri hutan yang sudah dikelola sedemikian rupa, menyesuaikan habitat asli satwa-satwa tersebut. Total ada tiga satwa karnivora dapat diberikan makan dari jarak dekat, yaitu harimau, singa, dan beruang. Tentunya makanan yang diberikan berasal dari petugas, biasanya berupa daging ayam mentah yang sudah dipotong kecil-kecil. Pengunjung akan diberikan alat pencapit panjang untuk menyuapi satwa-satwa tersebut langsung ke mulutnya. Dengan aktif, satwa-satwa karnivora itu akan menghampiri siapapun yang memberinya makan. Pengunjung harus tetap menjaga jarak aman dan dilarang untuk menyentuh bagian tralis besi di mobil tersebut.

Ada saatnya ketika harimau ataupun singa naik ke atas kandang mobil. Selain dipastikan aman oleh petugas, momen tersebut akan menjadi pengalaman seru yang mendebarkan. Namun jika kurang beruntung, satwa-satwa tersebut akan lebih banyak berdiam diri. Contohnya singa jantan tidak tertarik dengan makanan ketika musim kawin tengah berlangsung. Petugas dari dalam mobil akan terus memberikan informasi mengenai satwa-satwa yang akan dilihat pengunjung.

Jelajahi Tempat Tinggal Satwa Australia

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

Di Australiana Zone, pengunjung dapat berinteraksi langsung dengan satwa-satwa Australia, termasuk wallaby leher merah, wombat, kanguru abu-abu, kanguru merah, hingga burung emu. Pengunjung dapat melihat langsung para satwa-satwa asal Australia tersebut tampa pembatas dan diperbolehkan untuk memberikan makanan yang sudah disiapkan secara langsung.

Pengunjung memberikan makanan ke walabi di Taman Safari Prigen, Jawa Timur. TEMPO/Marvela

Petugas akan mengajarkan bagaimana cara memberi makan yang benar dan bersikap selama berada di zona tersebut. "Sebelum memberi makan, kami berikan pengarahan dahulu. Kami sering kasih informasi ke pengunjung agar tidak berlarian dan teriak-teriak khususnya untuk anak-anak, takutnya satwanya stress malah bahaya," kata Thoyyibah salah satu penjaga di Australiana Zone Taman Safari Prigen.

Makan Siang Ditemani Harimau

Pengalaman menarik lain yang bisa dirasakan adalah makan siang ditemani sepasang harimau di Tiger Cave Restaurant. Restoran yang berada di dalam area Taman Safari Prigen ini menawarkan sensasi menyantap hidangan sambil dipantau para harimau. Area meja makan dan kandang harimau dibatasi oleh kaca tebal sehingga pengunjung dapat leluasa melihat pergerakan spesies kucing terbesar itu sambil menikmati makanan.

Pilihan Editor: Pengunjung Taman Safari Prigen Meningkat saat Libur Sekolah, Ada yang dari Papua

Iklan



Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

 

Video Pilihan


Satwa Liar Cepat Musnah Akibat Pesatnya Pembangunan

31 hari lalu

Sejumlah aktivis konservasi yang tergabung dalam Seni Pertunjukan Kolaborasi Jalanan di Taman Braga, Bandung, Jawa Barat, 19 Mei 2023.  Mereka melakukan kampanye terkait konservasi satwa terancam punah di hari Endangered Species Day2023. TEMPO/Prima Mulia
Satwa Liar Cepat Musnah Akibat Pesatnya Pembangunan

37 persen populasi satwa liar diprediksi bakal punah pada 2050.


Pertengahan 2024, Kebun Binatang Gembira Loka Datangkan Tiga Singa Afrika

33 hari lalu

Pengunjung Kebun Binatang Gembira Loka melihat koleksi satwa di Zona Cakar yang baru dibuka. TEMPO | Pribadi Wicaksono
Pertengahan 2024, Kebun Binatang Gembira Loka Datangkan Tiga Singa Afrika

Setelah mendatangkan dua pasang Hyena Tutul dari Afrika pada Februari 2024 lalu, pada bulan depan atau Juni, Gembira Loka mendatangkan singa Afrika.


Pemburu Liar Tembak Mati 6 Badak Jawa, Terancam Hukuman Penjara 5 Tahun dan Denda Rp 100 Juta

47 hari lalu

Tangkapan layar kelahiran dua anak Badak Jawa. Dok: KLHK
Pemburu Liar Tembak Mati 6 Badak Jawa, Terancam Hukuman Penjara 5 Tahun dan Denda Rp 100 Juta

Direskrimum Polda Banten mengungkap tindak pidana perburuan badak bercula satu atau badak Jawa di Taman Nasional Ujung Kulon. Apa ancaman hukumannya?


Rekreasi Hemat, Kulineran Mantap di Bogor Bersama Traveloka

59 hari lalu

Rekreasi Hemat, Kulineran Mantap di Bogor Bersama Traveloka

Tersedia promo liburan hingga Rp 2 juta khusus liburan ke Jabodetabek


Libur Lebaran 2024, Kunjungan Wisatawan di Jawa Barat Tembus 391 Ribu

16 April 2024

Pengunjung memadati pesisir pantai barat di Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat, Sabtu, 29 April 2023. Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Pangandaran menyebutkan jumlah kunjungan wisatawan selama libur Lebaran yang masuk di lima objek wisata Pangandaran mencapai sekitar 50.000 pengunjung. ANTARA FOTO/Adeng Bustomi
Libur Lebaran 2024, Kunjungan Wisatawan di Jawa Barat Tembus 391 Ribu

Destinasi yang menjadi favorit wisatawan saat libur lebaran antara lain Sariater Hotspring di Subang, Jawa Barat.


Ragam Destinasi Wisata di Jakarta Selain Ancol, Kota Tua, dan Monas

11 April 2024

Pengunjung melihat ikan di Jakarta Aquarium dan Safari, Jakarta, Selasa 3 Mei 2022. Warga Jakarta dan sekitarnya memanfaatkan libur lebaran untuk berekreasi bersama keluarga ke tempat-tempat wisata di Ibu Kota. ANTARA FOTO/Rivan Awal Lingga
Ragam Destinasi Wisata di Jakarta Selain Ancol, Kota Tua, dan Monas

Libur lebaran di Jakarta tak mesti ke Ancol, Monas., atau Kota Tua. Berikut ini beberapa rekomendasi destinasi wisata lain di Jakarta.


Lovebird jadi Parcel, Forest and Wildlife Minta Tak Ada Hantaran Berupa Satwa saat Lebaran

8 April 2024

Penampakan hantaran alias hampers lebaran berupa sepasang burung love bird dengan kembang melingkar di sekeliling kurungan besi. Belakangan, burung dengan nama latin Agapornis Pullarius itu ramai dijual untuk bingkisan hari raya idulfitri. Aktivis pelindung bintang mengecam praktik ini. Foto: Istimewa
Lovebird jadi Parcel, Forest and Wildlife Minta Tak Ada Hantaran Berupa Satwa saat Lebaran

Forest and Wildlife, Muhammad Ali Imron, mengatakan bisa menyebabkan kematian burung, terutama ketika si penerima tidak menghendaki parcel lovebird.


Tanda Kehidupan Harimau Jawa, Ditemukan Sehelai Rambut di Sukabumi

24 Maret 2024

Petugas BKSDA saat memasang kamera cctv bersensor gerakan atau camera trap di batang pohon pinggiran hutan pinus di lereng Gunung Wilis, Desa Nyawangan, Tulungagung. Pemasangan menindaklanjuti laporan penampakan harimau loreng. (Ist/foto dok)
Tanda Kehidupan Harimau Jawa, Ditemukan Sehelai Rambut di Sukabumi

Empat peneliti Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) baru-baru ini berhasil membuktikan adanya tanda-tanda jejak kehidupan harimau jawa.


Jangan Kabur, Ini 6 Tips Menyelamatkan Diri saat Bertemu Harimau

18 Maret 2024

Seekor Harimau Sumatera (Panthera tigris sumatrae) mengamuk dan mengalami gigi taring patah karena mengigit kandang besi saat masuk perangkap di Nagari Binjai, Kecamatan Tigo Nagari, Kabupaten Pasaman, Sumatera Barat, Minggu, 4 Februari 2024. Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Sumatera Barat mengevakuasi seekor Harimau Sumatera berjenis kelamin betina, setelah masuk ke kandang jebak yang dipasang karena sebulan terakhir mendapatkan laporan hewan dilindungi itu memakan ternak warga. ANTARA/Iggoy el Fitra
Jangan Kabur, Ini 6 Tips Menyelamatkan Diri saat Bertemu Harimau

Saat sedang pergi ke hutan atau gunung dan bertemu harimau, sebaiknya jangan panik. Berikut beberapa tips menyelamatkan diri saat bertemu harimau.


Kejar Harimau yang Terkam 3 Warga, Jakarta Kirim Tim Pemburu dan Penembak Bius ke Lampung

14 Maret 2024

Gambar kemunculan harimau sumatera di jalan lintas barat Tanggamus-Krui Pesisir Barat. ANTARA/Dokumentasi pribadi
Kejar Harimau yang Terkam 3 Warga, Jakarta Kirim Tim Pemburu dan Penembak Bius ke Lampung

Menteri LHK Siti Nurbaya mengungkap perkiraan harimau yang berkeliaran di luar zona inti TNBBS itu berusia remaja atau 5-6 tahun.