Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

Rekomendasi Kuliner Khas Subang, Cita Rasa Unik

Reporter

Editor

Dwi Arjanto

image-gnews
Tape ketan hitam. flickr.com
Tape ketan hitam. flickr.com
Iklan

TEMPO.CO, Jakarta - Kabupaten Subang, Jawa Barat, Indonesia, tidak hanya terkenal dengan keindahan alamnya, tetapi juga dengan kelezatan kuliner khasnya. Dengan pengaruh budaya Sunda yang kuat, kuliner Subang menawarkan cita rasa yang khas, bahan-bahan segar, dan hidangan yang lezat.

Berikut adalah beberapa kuliner khas Subang yang patut dicoba, dikutip dari Foodnesia.

Tape Ketan khas Subang

Tape Ketan adalah salah satu makanan tradisional khas Subang yang terbuat dari ketan yang di campur dengan tape. Tape Ketan memiliki rasa manis dan tekstur yang kenyal, serta aroma khas yang begitu menggugah selera. Makanan ini sering dijadikan camilan atau hidangan penutup yang lezat di Subang dan sekitarnya.

Dari perpaduan dua bahan tersebut, menghasilkan bentuk dan rasa yang unik. Biasanya tape ketan bisa langsung dimakan tetapi juga bisa dijadikan pelengkap sajian es campur dan beragam minuman lainnya.

Bubuy Ayam Subang

Bubuy ayam adalah makanan khas subang yang perlu dicoba selanjutnya adalah. Bukan sekedar bubuy ayam biasa, karena bubuy ayam yang ada di Subang ini berbeda cara pengolahannya. Bubuy Ayam Subang adalah olahan ayam yang dimasak dengan bumbu khas yang menjadi warisan turun temurun. Sehingga memiliki cita rasa yang khas, berbeda dengan masakan lainnya.

Masakan ini hampir mirip dengan pepes, perbedaannya terletak pada cara pengolahannya dan cara memasaknya. Jadi sebelum diolah, ayam harus dipendam terlebih dahulu dalam bara abu selama 5-10 jam.

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

Nasi Liwet Subang

Nasi liwet adalah kuliner yang terdiri dari nasi dengan toping lauk yang beraneka ragam seperti telur balado, suwiran ayam, daging, telur dadar, dan lalapan. Makanan ini bisa ditemukan di pinggir jalan kabupaten Subang.

Tutut soding

Makanan ini berbahan dasar keong, bahan dasar keong bisa ditemukan di area persawahan. Meskipun berbahan dasar keong, namun tutut memiliki protein yang tinggi sehingga bagus untuk perkembangan anak-anak dalam masa pertumbuhan.

Cara masak tutut soding khas Subang cukup sederhana sehingga tidak mengurangi banyak protein. Keong hanya dimasak dengan campuran aneka bumbu seperti sereh, gula, kunyit, garam, laos dan jahe. Waktu yang dibutuhkan untuk memasak hanya sekitar 20 menit.

Pilihan editor : Masih Ada Liburan Sekolah: 5 Destinasi Wisata di Subang yang Menarik

Iklan



Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

 

Video Pilihan


Daftar 5 Destinasi Wisata Paling Direkomendasikan di Pulau Madura

1 hari lalu

Pantai Lombang, Sumenep, Madura, Jawa Timur. Tempo/Rully Kesuma
Daftar 5 Destinasi Wisata Paling Direkomendasikan di Pulau Madura

Pulau Madura, yang terletak di sebelah utara Jawa Timur, Indonesia, menawarkan keindahan alam yang memikat serta warisan budaya yang kaya.


Rekomendasi 5 Wisata Pantai Wajib Saat di Kabupaten Gunungkidul: Ada Surga di Watunene...

16 hari lalu

Pantai Watunene. Shutterstock
Rekomendasi 5 Wisata Pantai Wajib Saat di Kabupaten Gunungkidul: Ada Surga di Watunene...

Bak surga tersembunyi, Pantai Watunene berada di antara deretan wisata pantai indah di Kabupaten Gunungkidul. Penasaran?


Lika-liku Lahirnya Kabupaten Gunungkidul

16 hari lalu

Gerbang ruas jalan alternatif Talang-Ngalang yang menghubungkan Kabupaten Sleman dan Kabupaten Gunungkidul Yogyakarta mulai dioperasikan pekan ini. Dok.istimewa
Lika-liku Lahirnya Kabupaten Gunungkidul

Hari Jadi Kabupaten Gunungkidul pada Jumat Legi, tanggal 27 Mei 1831 atau 15 Besar Je 1758, sebagaimana tertulis dalam Keputusan Bupati Kepala Daerah.


Yogyakarta Siapkan Rambu-rambu Study Tour Pasca Marak Wacana Pelarangan

17 hari lalu

Bus pariwisata mengalami kecelakaan tunggal dan terguling di Jalan Siluk-Imogiri Bantul Yogyakarta pada Ahad, 21 April 2024 sore. Dok. Istimewa
Yogyakarta Siapkan Rambu-rambu Study Tour Pasca Marak Wacana Pelarangan

Rambu untuk study tour ini agar memberikan rasa aman dalam kegiatan study tour


Selain Candi Borobudur, Candi Mendut Memiliki Peran Penting dalam Perayaan Waisak

18 hari lalu

Sejumlah Bhikkhu melakukan Pradaksina dengan berjalan mengelilingi candi saat prosesi penyematan Air Suci di Candi Mendut, Magelang, Jawa Tengah, Rabu, 22 Mei 2024. Air Suci diambil dari mata air umbul Jumprit Temanggung tersebut selanjutnya akan dibawa ke Candi Borobudur bersama Api Dharma pada puncak perayaan Hari Raya Tri Suci Waisak 2568 BE/2024. ANTARA/Anis Efizudin
Selain Candi Borobudur, Candi Mendut Memiliki Peran Penting dalam Perayaan Waisak

Candi Mendut merupakan situs bersejarah yang sangat penting dalam konteks perayaan Waisak di Indonesia. Inilah beberapa keistimewaannya.


Keseruan Liburan di Kepulauan Seribu, Jangan Lewatkan 6 Pulau Ini

19 hari lalu

Kereta hias di Pulau Bidadari, Kepulauan Seribu, Jakarta. Tempo/Rully Kesuma
Keseruan Liburan di Kepulauan Seribu, Jangan Lewatkan 6 Pulau Ini

Kepulauan Seribu menjanjikan sebagai destinasi wisata liburan, tak jauh dari Jakarta dan memiliki setidaknya 6 pulau favorit.


Petani Asal Subang Kena Tipu Rp 598 Juta Agar Anak Jadi Polwan, Bagaimana Syarat Daftar Polisi Wanita?

21 hari lalu

Ilustrasi Polwan. TEMPO/Ifa Nahdi
Petani Asal Subang Kena Tipu Rp 598 Juta Agar Anak Jadi Polwan, Bagaimana Syarat Daftar Polisi Wanita?

Polda Metro Jaya buka suara soal kasus penipuan terhadap petani asal Subang, yang sudah gelontorkan dana Rp598 juta agar anak jadi polwan.


Libur Long Weekend Waisak, 3 Destinasi Wisata Buatan di Yogyakarta yang Seru Disambangi

21 hari lalu

Destinasi Heha Forest di Sleman Yogyakarta. Dok. Istimewa
Libur Long Weekend Waisak, 3 Destinasi Wisata Buatan di Yogyakarta yang Seru Disambangi

Tiga destinasi wisata buatan di Yogyakarta bisa jadi inspirasi wisatawan untuk menghabiskan libur long weekend Waisak


Bali Sudah Overtourism, Kunjungi 8 Destinasi Wisata yang Jarang Diketahui Orang

21 hari lalu

Foto udara Pantai Pink, Nusa Tenggara Timur, 2 Juli 2021. Dari sebelah timur Indonesia, tepatnya di Provinsi Nusa Tenggara Timur terdapat sebuah desa bernama Labuan Bajo yang berada di Kecamatan Komodo, Kabupaten Manggarai Barat. Hampir setiap meter desa yang awalnya dijadikan tempat berlabuh bagi orang-orang asal Bajo dan Bugis Sulawesi Selatan itu mempunyai keindahan masing-masing. Mulai dari pantai, laut, bukit serta padang rumput. ANTARA FOTO/Rivan Awal Lingga
Bali Sudah Overtourism, Kunjungi 8 Destinasi Wisata yang Jarang Diketahui Orang

Alternatif destinasi wisata yang tidak overtourism seperti Danau Kakaban di Kabupaten Berau, Kalimantan Timur, yang dihuni ubur-ubur tidak menyengat.


Asal-usul Api Abadi Mrapen yang Akan Menyala di Rakernas PDIP ke-V di Ancol

25 hari lalu

Kondisi Api Abadi Mrapen yang menyala kembali di Desa Manggarmas, Godong, Grobogan, Jawa Tengah, Selasa 20 April 2021. Situs Api Abadi Mrapen yang sempat mati pada 25 September 2020 akibat aktivitas pengeboran sumur oleh warga sekitar yang menyebabkan bocornya aliran gas alam yang mensuplai situs itu dinyalakan kembali dengan membuat aliran gas dari sumur gas yang baru di sekitar situs. ANTARA FOTO/Yusuf Nugroho
Asal-usul Api Abadi Mrapen yang Akan Menyala di Rakernas PDIP ke-V di Ancol

DPP PDIP melepas pelari pembawa obor perjuangan yang bersumber dari api abadi Mrapen, Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah untuk Rakernas PDIP.