Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

Pesta Senja Kotabaru Jadi Atraksi Seru Long Weekend di Yogya

image-gnews
Perhelatan Pesta Senja Kotabaru atau Kotabaru Avond Fest. Dok.istimewa
Perhelatan Pesta Senja Kotabaru atau Kotabaru Avond Fest. Dok.istimewa
Iklan

TEMPO.CO, Yogyakarta - Dinas Pariwisata Kota Yogyakarta meluncurkan atraksi baru bertajuk Pesta Senja Kotabaru atau Kotabaru Avond Feest  pada Sabtu, 1 Juli 2023. Kegiatan itu memanfaatkan momentum libur panjang dan cuti bersama Idul Adha yang disambung akhir pekan, Dinas Pariwisata Kota Yogyakarta

Pesta Senja Kotabaru Rasakan Pemukiman Belanda Tempo Dulu

Gelaran yang dipusatkan di sepanjang Jalan I Dewa Nyoman Oka, atau sekitar satu kilometer timur Tugu Jogja itu menyuguhkan berbagai atraksi unik bernuansa kolonial. Acara itu untuk merasakan lagi aura Kotabaru yang di masa sebelum kemerdekaan silam menjadi pemukiman warga Belanda yang dibangun mengusung konsep kota taman atau garden city nan homey.

Pesta Senja itu menampilkan antara lain Boulevard Stage Moon Genk, penampilan aksi jalanan, ethnichestra, Mlenuk Voice, Paksi Band, Jogja Salsa Community, serta bazar yang menampilkan kuliner jadul dengan nuansa kolonial pula. Wisatawan yang datang bisa berkunjung ke salah satu bangunan cagar budaya paling lawas di kawasan itu, yakni Ndalem Gondokusumo. Bangunan itu diperkirakan sama tuanya dengan awal Kotabaru dibangun atau sekitar 1917 -1920 silam.

"Ndalem Gondokusumo ini rumah pertama, cikal bakal pemukiman di Kotabaru," ujar Kepala Dinas Pariwisata Kota Yogyakarta Wahyu Hendratmoko sore tadi. Wahyu mengatakan Pesta Senja ini sekaligus menjadi semacam gong pendongkrak lama tinggal wisatawan yang sudah berlibur ke Yogya sejak Selasa, 27 Juni lalu.

Wisatawan Perlama Kunjungan ke Yogyakarta

Wisatawan dengan hadirnya kegiatan itu diharapkan bisa memperlama masa tinggalnya dan berbelanja lebih banyak sehingga putaran uang meningkat. "Pesta Senja ini menjadi pilihan wisata malam hari selain Malioboro yang menarik, juga untuk memecahkan keramaian di Malioboro," kata dia.

Penjabat Wali Kota Yogyakarta Singgih Raharjo mengungkapkan, tren kunjungan pariwisata di Kota Yogyakarta hingga pertengahan 2023 ini sudah mencapai 1.627.000 wisatawan. Angka itu hanya kurang sedikit dari  target kunjungan sepanjang 2023 yang dipatok pemerintah kota sebanyak 1,8 juta wisatawan.

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

Nyaris terlampauinya target kunjungan itu didorong sejumlah libur hari raya yang digabung cuti bersama, termasuk Idul Adha 2023 ini. "Fokus kami tak lagi sekadar target atau kuantitas kunjungan wisata itu, tapi bagaimana kualitas kunjungan itu," kata Singgih.

Kualitas kunjungan yang dimaksud Singgih, meliputi faktor lama tinggal (lenght of stay) wisatawan dan besarnya uang yang dibelanjakan wisatawan saat berlibur di Yogya. "Untuk mengejar kualitas itulah yang jadi pekerjaan rumah, bagaimana wisatawan ini merasa makin betah berlibur dan perputaran uang lebih besar," kata dia.

Lama tinggal wisatawan atau length of stay di Kota Yogya libur pekan ini disebut menyentuh 1,8 hari. Rata-rata wisatawan diperkirakan menghabiskan uang sampai Rp 2,1 juta selama berlibur itu.

Tak hanya membidik masa libur sekolah, Singgih mengatakan banyaknya event yang digenjot saat ini juga membidik wisatawan mancanegara. "Di Eropa sekarang masuk liburan musim panas, sehingga kunjungannya berpotensi meningkat," kata dia.

Pilihan Editor: Kotabaru Heritage Festival Yogyakarta, Ajak Berwisata Sambil Berburu Hadiah Lewat Fotografi

Iklan



Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

 

Video Pilihan


Halangi Pemandangan ke Gunung Fuji, Apartemen 10 Lantai Jepang Dihancurkan

46 menit lalu

Gunung Fuji Jepang (Pixabay)
Halangi Pemandangan ke Gunung Fuji, Apartemen 10 Lantai Jepang Dihancurkan

Apartemen 10 lantai yang hampir selesai di ibu kota Jepang dihancurkan karena halangi pemandangan ke Gunung Fuji


Raffi Ahmad Mundur Dari Proyek Beach Club Gunungkidul, Ini Respons Pemda DIY

10 jam lalu

Raffi Ahmad di depan view Pantai Krakal, Yogyakarta untuk memulai bisnis barunya. Foto: Instagram.
Raffi Ahmad Mundur Dari Proyek Beach Club Gunungkidul, Ini Respons Pemda DIY

Proyek resor dan beach club itu yang awalnya melibatkan Raffi Ahmad itu digadang akan beroperasi 2025, tapi masih saat ini sebatas wacana.


Korea Utara hingga Suriah, Inilah 6 Negara yang Sulit Dikunjungi

23 jam lalu

Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un menghadiri upacara peletakan batu pertama pembangunan pabrik di Kabupaten Songchon, Korea Utara, 28 Februari 2024. KCNA via REUTERS
Korea Utara hingga Suriah, Inilah 6 Negara yang Sulit Dikunjungi

Beberapa negara ini memiliki kebijakan visa yang sulit. Akibatnya negara tersebut sulit untuk dikunjungi wisatan atau pelancong.


Kembali Beroperasi, Apa yang Baru dari Museum Benteng Vredeburg Yogyakarta?

1 hari lalu

Wajah baru Museum Benteng Vredeburg Yogyakarta pascarevitalisasi selama tiga bulan. Dok. Istimewa
Kembali Beroperasi, Apa yang Baru dari Museum Benteng Vredeburg Yogyakarta?

Museum Benteng Vredeburg tak lagi hanya pusat edukasi sejarah dan budaya, tapi juga sebagai ruang baru berkumpul anak muda dan keluarga.


Tanah Milik Keraton Berpeluang untuk Program Tapera? Ini Kata Sultan

2 hari lalu

Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) Sri Sultan Hamengku Buwono X (kiri) dan  Wakil Gubernur DIY Kanjeng Gusti Pangeran Adipati Aryo (KGPAA) Paku Alam X (kanan) memberikan keterangan kepada wartawan usai pelantikan Gubernur dan Wakil Gubernur DIY di Istana Negara, Jakarta, Senin 10 Oktober 2022. Presiden Joko Widodo melantik Sri Sultan Hamengku Buwono X dan KGPAA Paku Alam X sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur DIY masa jabatan 2022-2027 sesuai dengan Undang-Undang No. 13/2012 tentang Keistimewaan DIY. ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A
Tanah Milik Keraton Berpeluang untuk Program Tapera? Ini Kata Sultan

Belakangan ramai pro kontra soal pembangunan perumahan buruh melalui program Tabungan Perumahan Rakyat (Tapera).


Kian Coreng Kota Wisata, Yogyakarta Minta Bantuan Pusat Atasi Darurat Sampah

2 hari lalu

Tumpukam sampah di tengah pembatas jalan Affandi atau Gejayan Kota Yogyakarta. Tempo/Pribadi Wicaksono
Kian Coreng Kota Wisata, Yogyakarta Minta Bantuan Pusat Atasi Darurat Sampah

Persoalan darurat sampah di Yogyakarta tak kunjung usai pasca kebijakan desentralisasi dilakukan sejak awal Mei atau bertepatan penutupan permanen Tempat Pengelolaan Akhir (TPA) Piyungan pada awal Mei 2024.


Cegah Bakteri Menumpuk Ini Tips Merawat Pakaian Renang saat Liburan

2 hari lalu

Ilustrasi koper. Freepik.com
Cegah Bakteri Menumpuk Ini Tips Merawat Pakaian Renang saat Liburan

Pakaian renang salah satu item yang wajib dibawa saat liburan musim panas, jadi penting untuk mengetahui cara merawatnya


FKH UGM Kirim Ratusan Mahasiswa dan Alumni sebagai Petugas Pemeriksaan Hewan Kurban

2 hari lalu

Fakultas Kedokteran Hewan (FKH) UGM mengirim sebanyak 350 mahasiswa dan alumni sebagai petugas pemeriksa hewan kurban di seluruh Kabupaten/kota di seluruh DIY. UGM.ac.id
FKH UGM Kirim Ratusan Mahasiswa dan Alumni sebagai Petugas Pemeriksaan Hewan Kurban

Fakultas Kedokteran Hewan (FKH) UGM mengirim ratusan mahasiswa dan alumni untuk menjadi petugas pemeriksaan hewan kurban di Yogyakarta.


Kemenparekraf Berharap Sosialisasi Acara Kenduri Seni Melayu Batam Lebih Ditingkatkan

3 hari lalu

Salah satu penampilan seni tari dari Malaysia dalam ajang Kenduri Seni Melayu di Batam, Jumat, 7 Juni 2024. TEMPO/Yogi Eka Sahputra
Kemenparekraf Berharap Sosialisasi Acara Kenduri Seni Melayu Batam Lebih Ditingkatkan

Kemenparekraf mengapresiasi pemerintah daerah Kota Batam karena berhasil mempertahankan penyelengaraan Kenduri Seni Melayu


Liburan Musim Panas di Spanyol Waspada Wabah Kecoak

3 hari lalu

Park Gell Barcelona, Spanyol (Pixabay)
Liburan Musim Panas di Spanyol Waspada Wabah Kecoak

Para ahi di Spanyol mengimbau agar serangan kecoak saat musim panas yang disebabkan perubahan iklim