Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

Warung Makan Unik di Bali, Serba Tradisional dan Bayar Seikhlasnya

Reporter

image-gnews
Seorang pengunjung memasukkan sejumlah uang dengan sistem donasi setelah menyantap makanan di Dapur BaliMoela di Desa Les, Kecamatan Tejakula, Kabupaten Buleleng, Bali, Kamis 29 Juni 2023. ANTARA/Dewa Ketut SudiartaWiguna
Seorang pengunjung memasukkan sejumlah uang dengan sistem donasi setelah menyantap makanan di Dapur BaliMoela di Desa Les, Kecamatan Tejakula, Kabupaten Buleleng, Bali, Kamis 29 Juni 2023. ANTARA/Dewa Ketut SudiartaWiguna
Iklan

TEMPO.CO, JakartaWarung makan Dapur Bali Moela terletak di Desa Les, Kecamatan Tejakula, Kabupaten Buleleng, Bali. Suasana klasik menyambut pengunjung yang seakan merasakan kembali nostalgia Bali tempo dulu. 

Gebyok dengan ukiran khas Pulau Dewata yang ditempatkan di beberapa sudut dan dekorasi dan sebagian besar terbuat dari kayu menambah kesan alami dan artistik warung makan yang didirikan pada 2021, di tengah pandemi COVID-19. Konsep tersebut menyesuaikan dengan latar belakang Desa Les yang termasuk desa tua di Bali Utara dan perlu dilestarikan. Ada tempat makan berupa bale bengong atau balai tempat bersantai yang digunakan pengunjung untuk menyantap makanan. 

Makanan tradisional khas dengan bumbu kaya rempah diracik langsung oleh pemiliknya, Gede Yudiawan. Pria berusia 43 tahun itu bukan sembarang tukang masak. Ia adalah koki yang pernah bekerja sama dengan pakar kuliner William Wongso untuk sejumlah proyek kuliner, baik dalam dan luar negeri.

Dapur tradisional
Dapur Bali Moela menyajikan masakan Bali, terutama olahan makanan laut karena desa itu berlokasi di pantai. Keunikannya adalah tidak ada menu tetap yang dijual sehingga menu hari itu tergantung hasil bumi dan tangkapan laut nelayan Desa Les. 

Hasil laut, di antaranya ikan, gurita, dan cumi, langsung diolah dalam keadaan segar. Dengan begitu, pengunjung perlu melakukan pemesanan 1-2 hari sebelum kedatangan melalui akun Instagram warung itu agar bahan makanan dapat disesuaikan.

Sejumlah menu olahan hasil laut yang dimasak Dapur Bali Moela di Desa Les, Kecamatan Tejakula, Kabupaten Buleleng, Bali, Kamis 29 Juni 2023. ANTARA/Dewa Ketut Sudiarta Wiguna

Yudi pun turun langsung mengolah makanan laut tersebut dengan bumbu dapur dan rempah khas Bali yang didapatkan dari desa sekitar. Tangan kanan dan kirinya cekatan mengiris daging ikan menggunakan pisau tajam untuk diolah jadi makanan. 

Sebagian besar makanan dimasak dengan cara tradisional, misalnya membakar satai, menanak nasi, dan mengolah ikan masih menggunakan tungku dan kayu bakar. Kayu-kayu tersebut didapatkan secara mudah di kebunnya dan sekitar desa tersebut.

Pengunjung pun dapat menyaksikan langsung kru dapur mengolah makanan dan merasakan aroma khas dapur tradisional. Dibantu sekitar enam orang petugas masak, menu andalan yang dimasak di antaranya ikan timbungan, yakni olahan ikan berkuah yang dibakar dalam bambu, satai lilit, satai ikan, hingga lawar gurita atau parutan kelapa, gurita, dan sayuran dengan bumbu khas Bali dengan tambahan cabai bun (piper longum).

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

Bayar seikhlasnya
Keunikan lain warung ini setelah menyantap makanan, sistem pembayarannya menggunakan metode donasi sukarela sehingga tidak ada patokan harga yang harus dikeluarkan pengunjung. Chef Yudi tidak merasa rugi dengan menerapkan sistem tersebut karena dengan donasi, ia tak pernah merasa kekurangan.

“Saya masak seadanya, apa adanya, orang juga menghargai seikhlasnya. Jika mematok harga maka ekspektasi mereka tinggi. Saya ingin kebebasan dan leluasa mengangkat potensi di desa,” kata pria yang sudah 20 tahun menekuni kuliner itu.

Filosofi ikhlas tersebut sesuai dengan peran lain yang ia lakoni, yakni menjadi pemangku atau pemuka agama Hindu yang melayani umat di Pura Dalem Pingit Desa Adat Les dan Desa Adat Penuktukan, Kabupaten Buleleng. Tak jarang, pria dengan nama adat Jero Mangku Dalem itu harus menutup warung kala ada panggilan untuk melayani umat saat ada upacara keagamaan besar di desanya.

Keunikan-keunikan tersebut mendorong orang untuk berkunjung dan menikmati masakan Chef Yudi. Seorang pengunjung mengaku pertama kali mengenal warung itu dari unggahan teman-temannya melalui media sosial.

“Saking penasarannya, makanya saya ajak keluarga dan ternyata makanannya mantul (mantap betul), mau datang lagi nanti,” katanya.

Mereka pun memasukkan sejumlah uang pecahan Rp 100.000 ke dalam toples bertuliskan donasi. Selain membuat penasaran orang, konsep di warung tersebut juga mengundang seorang mahasiswa jurusan pariwisata di Universitas Gadjah Mada, Buwana Marhenta, melakukan penelitian untuk tugas skripsinya. Selama satu bulan penelitian, ia tertarik mengangkat relasi antara pengalaman dan kepuasan pengunjung dengan metode pembayaran donasi tersebut.

Pilihan Editor: 5 Cara Menghindari Getok Harga di Warung Makan

Iklan



Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

 

Video Pilihan


7 Resort yang Wajib Dikunjungi Selama Berlibur di Pulau Bali

2 jam lalu

Kolam renang di Ayana Resort and Spa Bali.
(dok Ayana Resort and Spa Bali)
7 Resort yang Wajib Dikunjungi Selama Berlibur di Pulau Bali

Salah satu cara terbaik untuk menikmati semua keindahan Bali adalah dengan menginap di resor mewah yang tersebar di seluruh pulau menggunakan promo Tiba-Tiba EPIC Sale yang ada di Traveloka.


7 Rekomendasi Lokasi Melukat di Bali, Ini Rute Destinasi Plus Biaya Masuk

3 jam lalu

Wisatawan mancanegara melakukan ritual melukat atau pembersihan diri di Pura Tirta Empul, Tampaksiring, Gianyar, Bali, Rabu, 24 April 2024. Ritual tersebut direncanakan masuk dalam agenda World Water Forum (WWF) ke-10 di Bali yang akan diselenggarakan pada 18-25 Mei 2024 mendatang. ANTARA/Nyoman Hendra Wibowo
7 Rekomendasi Lokasi Melukat di Bali, Ini Rute Destinasi Plus Biaya Masuk

Belakangan ini, ritual melukat atau pembersihan diri di Bali kian populer. Berikut 7 rekomendasi lokasi melukat, berikut rute dan biaya masuknya.


Kembali Setelah 20 Tahun, Kunjungan Cindy Crawford ke Bali Bisa Jadi Inspirasi Liburan

13 jam lalu

Cindy Crawford membagikan beberapa foto saat liburan di Bali. Instagram.com/@cindycrawford
Kembali Setelah 20 Tahun, Kunjungan Cindy Crawford ke Bali Bisa Jadi Inspirasi Liburan

Model Cindy Crawford membagikan momen-momen ketika berlibur di Bali bersama sang suami


Sandiaga Sebut Bebas Visa untuk Tarik Minat Wisatawan Mancanegara: Indonesia Sejak Pandemi Belum Berubah

19 jam lalu

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno mengunjungi sentra Tenun dalam Festival Rimpu Mantika Sabtu 27 Apri 2024.
Sandiaga Sebut Bebas Visa untuk Tarik Minat Wisatawan Mancanegara: Indonesia Sejak Pandemi Belum Berubah

Menparekraf Sandiaga Uno mengatakan yang paling mudah dilakukan pemerintah dalam menarik wisatawan mancanegara adalah tanpa menggunakan visa.


Ledakan Tabung Uap Laundry di Karangasem, Tiga Karyawan Terluka

1 hari lalu

Kapolres Karangasem AKBP I Nengah Sadiarta (kanan) memimpin olah tempat kejadian perkara ledakan mesin laundry di Karangasem, Bali. ANTARA/HO-Humas Polres Karangasem.
Ledakan Tabung Uap Laundry di Karangasem, Tiga Karyawan Terluka

Menurut saksi, ledakan terjadi ketika korban hendak mengeluarkan uap dari tabung uap setrika.


6 Rekomendasi Tempat Melukat di Bali, Bisa Jadi Wisata Spiritual

1 hari lalu

Seorang wisatawan mancanegara melakukan ritual melukat atau pembersihan diri di Pura Tirta Empul, Tampaksiring, Gianyar, Bali, Rabu, 24 April 2024. Ritual tersebut direncanakan masuk dalam agenda World Water Forum (WWF) ke-10 di Bali yang akan diselenggarakan pada 18-25 Mei 2024 mendatang. ANTARA/Nyoman Hendra Wibowo
6 Rekomendasi Tempat Melukat di Bali, Bisa Jadi Wisata Spiritual

Bali menawarkan banyak pilihan wisata, salah satunya wisata spiritual seperti melukat. Berikut rekomendasi lokasinya.


7 Rekomendasi Wisata Kuliner di Bali, Ada Warung Tekor dan Warung yang Bayar Sukarela

1 hari lalu

Ikan goreng sambal di Warung Mak Beng,Pantai Sanur, Bali (TasteAtlas)
7 Rekomendasi Wisata Kuliner di Bali, Ada Warung Tekor dan Warung yang Bayar Sukarela

Tidak komplit rasanya jika berlibur ke Bali tanpa mencoba kuliner khas Bali. Berikut 7 rekomendasi wisata kuliner unik di Pulau Dewata.


11 Rekomendasi Wisata Hidden Gems di Bali, Silakan Telusur

1 hari lalu

Virgin Beach, Karang Asem, Bali. Tempo/Rita Nariswari
11 Rekomendasi Wisata Hidden Gems di Bali, Silakan Telusur

Selain Ubud, Kuta, dan Seminyak, masih banyak tempat wisata di Bali yang jarang diketahui pelancong. Mari berwisata hidden gems di Pulau Dewata.


Terpopuler: Rupiah Terpuruk Bos Apindo Sebut Cost of Doing Business Makin Mahal, Basuki Hadimuljono Sebut Rumah Menteri di IKN Bisa Digunakan saat 17 Agustus

2 hari lalu

Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Indonesia atau Apindo, Shinta Kamdani saat ditemui di Kantor Apindo, Jakarta, Rabu, 8 Mei 2024. Tempo/Aisyah Amira Wakang.
Terpopuler: Rupiah Terpuruk Bos Apindo Sebut Cost of Doing Business Makin Mahal, Basuki Hadimuljono Sebut Rumah Menteri di IKN Bisa Digunakan saat 17 Agustus

Pelemahan mata uang rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (dolar AS) membuat para pengusaha resah.


Libur Idul Adha, PLN Sediakan 74 SPKLU Tersebar di Bali

3 hari lalu

Pemudik mengisi daya mobil listrik di Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) PT PLN (Persero) di Rest Area KM 130A Tol Cikopo-Palimanan (Cipali), Indramayu, Jawa Barat, Minggu 16 April 2023. PLN menyediakan sebanyak 616 unit SPKLU di 237 lokasi, mulai dari jalan tol hingga di pelabuhan dengan tiga jenis pengisian daya, seperti medium charging, fast charging, hingga ultrafast charging untuk melayani pengguna kendaraan listrik pada arus mudik dan arus balik Lebaran 2023. ANTARA FOTO/Aditya Pradana Putra
Libur Idul Adha, PLN Sediakan 74 SPKLU Tersebar di Bali

Saat ini terdapat SPKLU Ultra Fast Charging, antara lain 12 unit yang berkapasitas 200 kilowatt (kW) dan enam unit SPKLU sebesar 60 kW.